Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 519
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Transmigrasi merupakan bagian integral dari program pembangunan nasional yang yang digadang-gadang mampu mewujudkan pemerataan pembangunan, tumbuhnya pusat-pusat ekonomi, dan mempererat persatuan bangsa. Namun absennya kebijakan negara dalam pengembangan transmigrasi membuat masyarakat semakin terseret kedalam kemiskinan, ketertinggalan pembangunan, dan retaknya modal sosial-budaya.

Hal itu tampak jelas terjadi di Transmigrasi Patlean, Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang terdiri dari SP 1, SP 2, SP4, dan SP 5.

“Berdasarkan hasil penelitian Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan bahwa kawasan trasnmigrasi Patlean, Maba Utara berada dalam kondisi stagnan secara insfrastruktur, sosial-ekonomi, kelembagaan melemah, dan pemanfaatan belum meksimal,” ungkap Ketua IKPM-HT Yogyakarta Ikmal Ali M. Nur.

Menurutnya, meskipun disebut masih ada peluang pengembangan kawasan transmigrasi UPT Patlean Maba Utara, hal itu sulit tercapai jika kebijakan negara belum berpihak kepada masyarakat transmigrasi.

“Dialog yang akan digelar oleh IKPM-HT dan PSPK UGM Yogyakarta, tidak sekadar membuka ulang lembar hasil penelitian, lebih dari itu untuk mewujudkan pembangunan kawasan pedesaan yang berkeadilan,” tegas Ikmal.

Untuk diketahui, dialog publik akan digelar pada Selasa (13/01/2026), pukul 14.00 WIB, di Gedung Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada.

Dialog ini turut mengundang secara langsung Pemerintah Daerah, Bupati Kab. Halmahera Timur dan Ketua DPRD Kab. Halmahera Timur.

“Kehadiran Pemda Haltim tentu penting bagi nasib pembangunan kawasan Maba Utara yang selama ini kurang mendapat perhatian serius,” tutupnya.

  • Penulis: Risman Lutfi
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UII Keluarkan Pernyataan Sikap, Soroti Politik Luar Negeri hingga Kebijakan Dalam Negeri

    UII Keluarkan Pernyataan Sikap, Soroti Politik Luar Negeri hingga Kebijakan Dalam Negeri

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Universitas Islam Indonesia (UII) menyampaikan pernyataan sikap resmi merespons perkembangan mutakhir praktik berbangsa dananiro, Selasa (3/3/2026). Pernyataan tersebut ditandatangani Rektor UII, Fathul Wahid, atas nama warga kampus. Dalam dokumen yang dirilis di Yogyakarta bertepatan dengan 一级ramadan 1447 H, UII menyesalkan sikap Pemerintah Republik Indonesia yang dinilai belum menunjukkan ketegasan memadai dalam menyikapi serangan […]

  • Gorontalo Targetkan 155 Titik Dapur MBG

    Gorontalo Targetkan 155 Titik Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menargetkan pembangunan 155 titik Sentra Produksi Pangan dan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Target tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG yang dibuka Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan, Kamis (4/9/2025). Sofian menyampaikan, hingga saat ini baru 15 titik yang beroperasi dan akan bertambah […]

  • Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Siti Sara Malase
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Penulis : Siti Sara Malase Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan yang paling banyak diadopsi di dunia modern. Sejak akhir Perang Dingin, demokrasi menjadi standar legitimasi politik bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Secara konseptual, demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, dalam praktiknya, demokrasi kerap mengalami penyempitan makna dengan direduksi […]

  • ISNU Talent Pool Academy Gelar Kelas Proposal Penelitian, Dorong Lahirnya Intelektual Menuju Indonesia Emas 2045

    ISNU Talent Pool Academy Gelar Kelas Proposal Penelitian, Dorong Lahirnya Intelektual Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) melalui ISNU Talent Pool Academy kembali menghadirkan kelas inspiratif bertajuk “Kelas Proposal Penelitian” pada Jumat, 10 April 2026 pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Aras Prabowo, Kaprodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) sekaligus awardee Beasiswa Unggulan, dan menjadi bagian dari upaya membangun jalur terstruktur BIB 2026 […]

  • Praperadilan Kandas, Yaqut Cholil Qoumas Langsung Ditahan KPK dalam Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar

    Praperadilan Kandas, Yaqut Cholil Qoumas Langsung Ditahan KPK dalam Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    nulondalo.com- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (12/3/2026) malam usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan periode 2023–2024. Penahanan dilakukan tidak lama setelah gugatan praperadilan yang diajukan Yaqut ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (11/3/2026). Hakim menyatakan […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

expand_less