Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com- Di tengah semangat Ramadan, suasana sekolah seharusnya dipenuhi keceriaan anak-anak yang menanti paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun, yang terjadi justru membuat dahi orangtua berkerut. Alih-alih menerima makanan bergizi sesuai harapan, siswa mendapati isi paket yang sederhana: roti, rambutan, kacang goreng, telur rebus, kurma, dan kentang rebus.

Meski variasi menu berbeda di tiap sekolah, ada yang berisi kurma, jagung, telur rebus, kacang goreng, susu kotak, biskuit, dan jeruk, namun roti dan telur rebus tetap menjadi isi paket yang paling dominan. Menu sederhana ini dianggap jauh dari janji “bergizi gratis” yang digadang pemerintah, sehingga menimbulkan kekecewaan di kalangan orangtua dan siswa.

Kritik pun ramai bermunculan di media sosial. Berdasarkan pantauan redaksi Nulondalo.com, hingga 24 Februari 2026 tercatat 825 laporan masuk ke platform MBG Watch, dengan 113 laporan terverifikasi. Mayoritas keluhan terkait kualitas gizi dan distribusi.

Sejumlah netizen bahkan mengunggah foto paket MBG dengan komentar pedas, menyebut bahwa “takjil buka puasa jauh lebih bergizi dibanding makanan MBG di sekolah.”

Di Depok, orangtua siswa melaporkan anaknya hampir setiap hari hanya menerima roti dan kacang polong dalam porsi kecil. “Iya hampir tiap hari menunya kayak gini,” ujar seorang wali murid berinisial A, sebagaimana dilansir monitorindonesia.com, Selasa 24 Februari 2026.

Fenomena serupa juga ditemukan di Jawa, Batam, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat. Foto-foto yang beredar menunjukkan isi paket berupa roti murah, jeruk, telur, salak, pisang, hingga kacang goreng.

Selain mempersoalkan kandungan gizi, warga juga menyoroti nilai paket yang dinilai jauh di bawah standar biaya Rp10.000 per porsi, sebagaimana ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sejak Januari 2025.

Program MBG sebelumnya dipuji sebagai langkah strategis pemerintah dalam mendukung pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, sorotan kali ini menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep dan pelaksanaan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi agar MBG benar-benar menjadi solusi, bukan sekadar formalitas. Media sosial pun terbukti menjadi kanal utama masyarakat untuk menyuarakan kritik, yang perlu direspons serius oleh pemerintah.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Daerah Dipilih DPRD, Pemerintah Nilai Perkuat Stabilitas Pemerintahan Daerah

    Kepala Daerah Dipilih DPRD, Pemerintah Nilai Perkuat Stabilitas Pemerintahan Daerah

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mekanisme pemilihan kepala daerah oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan. Pemerintah menilai skema tersebut dapat memperkuat stabilitas pemerintahan daerah serta menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara eksekutif dan legislatif. Melalui mekanisme ini, gubernur, bupati, dan wali kota tidak dipilih langsung oleh rakyat, melainkan melalui proses pemilihan di DPRD. Pemerintah berpendapat, […]

  • PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 508
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) angkat bicara terkait rangkaian teror dan intimidasi yang menimpa kader HMI di sejumlah daerah. Organisasi tersebut menilai ancaman yang terjadi bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius terhadap ruang demokrasi. Teror dialami Ketua Badan Koordinasi HMI Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butar Butar, pada Minggu, 29 Maret […]

  • Gus Yahya dan Ikhtiar Menguatkan Khidmah Keagamaan NU

    Gus Yahya dan Ikhtiar Menguatkan Khidmah Keagamaan NU

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – Satu periode membersamai KH Yahya Cholil Staquf dalam kepengurusan PBNU 2022–2026 memberikan banyak pengalaman dan pelajaran bagi saya. Tentu setiap masa kepemimpinan memiliki dinamika, tantangan, kekurangan, sekaligus capaian yang kelak akan dinilai secara lebih jernih oleh sejarah. Namun, ada satu hal yang sejak awal saya tangkap dari Gus Yahya: kesadarannya bahwa Nahdlatul Ulama […]

  • Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Julman Hente
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Oleh: Julman Hente, SH., MH (Penulis) Demokrasi kita hari ini seperti pohon yang tumbuh tanpa akar. Tampak hijau di permukaan, penuh daun dan ranting yang menjulang, tetapi mudah roboh ketika angin kencang datang. Ia berdiri di atas tanah yang semakin rapuh, tanah yang terus terkikis oleh keputusan-keputusan yang mengatasnamakan rakyat tetapi mengkhianati bumi tempat rakyat […]

  • Pertemuan Penuh Makna! Ini Harapan Besar dari Safari Idulfitri di Gorontalo

    Pertemuan Penuh Makna! Ini Harapan Besar dari Safari Idulfitri di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Kunjungan Safari Idulfitri 1447 Hijriah yang dilakukan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, disambut hangat oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus di Rumah Dinas Bupati, Selasa (24/03/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini menjadi bagian dari tradisi tahunan pasca-Idulfitri yang tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai […]

  • Pesawat Kargo Pelita Air Diduga Jatuh Usai Lepas Landas dari Long Bawan

    Pesawat Kargo Pelita Air Diduga Jatuh Usai Lepas Landas dari Long Bawan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pesawat kargo milik Pelita Air Service dengan nomor penerbangan PAS 7101 rute Long Bawan–Tarakan diduga jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2) sekitar pukul 12.20 WITA. Berdasarkan informasi awal, pesawat tersebut baru menempuh jarak sekitar lima kilometer dari ujung landasan pacu sebelum diduga mengalami […]

expand_less