Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kevin Lapendos Soroti Dugaan Wacana Dialog Seluruh Unsur Pimpinan Forkopimda Gorontalo, Menjelang Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.”

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemuda Gorontalo Kevin Lapendos kembali mengeluarkan pernyataan kritisnya terhadap dugaan wacana kegiatan dialog publik Forkopimda Provinsi Gorontalo yang disebut-sebut akan digelar pada 20 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Isu yang beredar menyebutkan, kegiatan tersebut akan dihadiri seluruh unsur pimpinan Forkopimda dan diarahkan untuk menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sejumlah agenda strategis pemerintahan pusat.

Namun, menurut Kevin Lapendos, langkah tersebut tidak dapat diterima secara akademik maupun moral jika dilakukan tanpa kajian mendalam terhadap dampak kebijakan di daerah.

“Kami mendengar isu soal rencana dialog publik Forkopimda yang digelar untuk mendukung program pusat. Kalau benar, itu langkah yang terburu-buru dan tidak substansial. Dukungan terhadap program Presiden harus berbasis kajian ilmiah, bukan sekadar seremonial politik,” ujar Kevin Lapendos, Rabu (15/10/2025).

Dialog atau Deklarasi Politik?

Kevin menilai istilah “dialog publik” menjadi keliru jika tidak disertai ruang kritik dan partisipasi ilmiah.
Menurutnya, Forkopimda semestinya menjadi wadah refleksi kebijakan, bukan forum deklarasi politik yang kehilangan makna substantif.

“Kalau yang disebut dialog itu hanya pembacaan naskah dukungan dan sambutan formal, itu bukan dialog publik. Itu seremoni loyalitas politik. Forkopimda seharusnya menjadi pengawal rasionalitas kebijakan, bukan pelengkap legitimasi kekuasaan,” tegas Kevin.

Ia juga menyoroti bahwa program-program nasional seperti MBG harus dikaji sesuai karakteristik sosial dan ekonomi daerah agar tidak menimbulkan efek kebijakan yang salah sasaran.

“Kebijakan pusat tidak bisa disalin mentah-mentah ke daerah. Gorontalo punya kondisi berbeda. Kalau Forkopimda hanya meniru tanpa riset, mereka gagal menjalankan fungsi kritisnya. Apalagi MBG belum lama ini mengalami masalah besar dengan banyak yang keracunan, Contohnya di Sulawesi Tengah.” tambah Kevin.

Dalam pandangan Kevin, banyak kebijakan publik di daerah selama ini gagal karena lahir dari kegiatan seremonial dan pencitraan politik, bukan hasil analisis berbasis data.
Ia menilai, jika wacana Forkopimda benar adanya tanpa kajian akademik yang terbuka, maka hal itu akan menjadi kemunduran intelektual bagi lembaga daerah.

“Saya tidak menolak Presiden Prabowo, tapi saya menolak cara kerja yang tidak rasional. Kalau Forkopimda hanya jadi alat legitimasi tanpa riset, itu bukan dukungan — itu degradasi moral kebijakan,” ujarnya dengan nada tajam.

Kevin juga memperingatkan bahwa bila kegiatan itu tetap dilanjutkan tanpa mekanisme partisipatif, akan muncul reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, dan akademisi.

“Kalau Forkopimda tetap jalan tanpa keterbukaan, jangan salahkan kalau rakyat turun ke jalan. Ini bukan politik partisan, ini moral kebijakan publik,” tegasnya.

Seruan untuk Keterbukaan dan Evaluasi

Lebih lanjut, Kevin menyerukan agar Forkopimda membuka ruang dialog inklusif dan transparan dengan melibatkan akademisi, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat sipil.
Langkah itu, katanya, penting agar setiap bentuk dukungan terhadap program nasional memiliki dasar empiris dan konseptual yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami berharap wacana ini hanya isu liar, bukan rencana resmi. Kalau memang ada niat berdialog, jadikan itu forum reflektif dan berbasis riset. Jangan jadikan peringatan satu tahun pemerintahan sebagai panggung seremonial,” pungkas Kevin Lapendos.

Sikap kritis Kevin Lapendos menjadi peringatan moral dan akademik bagi Forkopimda Provinsi Gorontalo agar tidak terjebak pada politik simbolik dalam momentum satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia menegaskan, Forkopimda harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang didukung berpihak pada rakyat dan sesuai dengan konteks daerah.

“Peringatan satu tahun kepemimpinan Presiden harusnya menjadi momentum evaluasi kebijakan, bukan seremoni loyalitas,” tutup Kevin.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

    Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka banyak peluang positif dalam dunia digital. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga menghadirkan ancaman serius terhadap privasi dan martabat manusia. Salah satu bentuk penyalahgunaan yang kini menjadi sorotan global adalah pembuatan gambar telanjang palsu atau berpakaian minim menggunakan AI, tanpa persetujuan subjeknya. Isu ini kembali […]

  • Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 446
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertahanan untuk segera menghentikan pembangunan jalan akses sepanjang 135 kilometer di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Desakan ini disampaikan menyusul dugaan bahwa proyek sarana prasarana ketahanan pangan tersebut dijalankan tanpa memenuhi ketentuan lingkungan hidup serta berpotensi melanggar hak masyarakat […]

  • Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ratusan Pendamping Desa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, pada Rabu, 16 April 2025. Dalam aksi tersebut mereka menolak Kebijakan Menteri Desa Yandri Susanto yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.040 pendamping desa eks caleg di Pemilu 2024. Koordinator Aksi Robby Maulana menyebut demonstrasi ini […]

  • Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 136
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua DPD Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Kota Gorontalo, Ikbal Ka’u, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataannya, ia menilai BK DPRD seolah-olah menjalankan fungsi pengawasan etik secara tebang pilih. Ikbal menyampaikan apresiasi bahwa BK DPRD mampu menyelesaikan persoalan terkait ucapan kontroversial anggota DPRD, Wahyu Moridu, […]

  • Jokowi Yang Sedang Turun Kelas? (Refleksi tentang Kekuasaan, Politik, dan Kematangan Demokrasi Kita)

    Jokowi Yang Sedang Turun Kelas? (Refleksi tentang Kekuasaan, Politik, dan Kematangan Demokrasi Kita)

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Ini bukan tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Bukan tentang siapa yang patut dibela atau digugat. Tulisan ini tidak berdiri di satu pihak, tidak pula hadir untuk menyokong atau menjatuhkan. Yang ingin disorot di sini adalah sebuah peristiwa politik yang mengandung makna lebih dalam: mantan Presiden Jokowi menggugat pihak-pihak yang menuduh ijazahnya palsu. […]

  • Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

    Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kondisi jalan Ake Tubo di RT 007 dan RT 008 Kelurahan Tubo, Ternate Utara, Kota Ternate mengalami RUSAK TOTAL. Jalan ake Tubo adalah jalan satu-satunya yang digunakan tiap hari oleh warga untuk bolak balik ke tempat kerja, pasar dan juga aktifitas kebun masyarakat setempat. Selain itu, jalan ake Tubo juga merupakan akses jalan satu-satunya menuju […]

expand_less