Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PMII Banggai Desak Kejari dan Polisi Usut Dugaan Mahar Alat Pertanian Rp150 Juta

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGGAI, NULONDALO.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Banggai mendesak Kejaksaan Negeri Banggai dan aparat kepolisian mengusut tuntas dugaan “mahar” berupa alat pertanian senilai Rp150 juta yang mencuat dalam kegiatan Panen Raya di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, 9 September 2026.

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warga Batui Selatan secara terbuka menyampaikan pengakuan di hadapan Menteri Pertanian Republik Indonesia saat kegiatan berlangsung. Pernyataan itu kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai fakta sebenarnya di balik dugaan tersebut.

Ketua PC PMII Kabupaten Banggai, Muhamad Rajab, menegaskan bahwa PMII tidak bermaksud menuduh ataupun menghakimi pihak mana pun. Namun, pengakuan yang disampaikan secara terbuka dan telah menjadi perhatian masyarakat, menurutnya, harus mendapat kejelasan melalui proses hukum.

“Kami ingin mengawal proses hukum yang terjadi. Ketika ada pengakuan yang disampaikan secara terbuka dan menjadi perhatian masyarakat, aparat penegak hukum harus memastikan kebenarannya. Jika benar, harus ditelusuri siapa yang meminta, menerima atau terlibat, untuk kepentingan apa, serta bagaimana mekanisme yang terjadi,” tegas Rajab.

PMII Banggai juga meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada dugaan mahar alat pertanian senilai Rp150 juta. Jika dalam proses klarifikasi dan penyelidikan ditemukan informasi atau fakta lain yang berkaitan dengan pengadaan, bantuan, program pertanian, maupun penggunaan anggaran, seluruhnya diminta turut ditelusuri secara profesional sesuai ketentuan hukum.

“Jangan hanya berhenti pada satu pengakuan. Jika dalam proses pemeriksaan muncul dugaan lain yang berkaitan dan memiliki dasar untuk ditelusuri, maka aparat harus membuka semuanya secara terang. Jangan ada persoalan yang dipilih-pilih atau ditutup-tutupi,” ujarnya.

PMII meminta aparat segera meminta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui langsung persoalan tersebut, termasuk warga yang menyampaikan pengakuan, serta menelusuri dokumen dan informasi yang relevan berdasarkan fakta dan alat bukti.

Ketua I PC PMII Kabupaten Banggai, Abdul Majid, menilai pemeriksaan menyeluruh penting dilakukan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

“Buka persoalan ini secara terang. Jika memang tidak benar, sampaikan hasil klarifikasinya kepada publik. Tetapi jika ditemukan adanya pelanggaran hukum atau dugaan lain yang memiliki bukti dan berkaitan dengan persoalan ini, maka harus diusut sampai tuntas. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegas Abdul Majid.

Soroti Efisiensi Anggaran

PMII Banggai menilai persoalan tersebut semakin penting mendapat perhatian serius di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.

Menurut PMII, ketika pemerintah dan masyarakat dituntut melakukan penghematan, setiap penggunaan sumber daya dan anggaran publik harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Kebijakan efisiensi, kata PMII, tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan persoalan yang berpotensi merugikan kepentingan masyarakat. Terlebih, masyarakat saat ini membutuhkan program pemerintah yang tepat sasaran dan bebas dari praktik yang menyimpang.

“Di tengah situasi efisiensi, masyarakat sedang menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Petani membutuhkan bantuan yang benar-benar sampai kepada mereka, bukan persoalan yang kemudian menimbulkan dugaan dan pertanyaan publik. Karena itu, setiap rupiah dan setiap bantuan untuk masyarakat harus dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Rajab.

PMII menegaskan transparansi diperlukan untuk menjawab pertanyaan masyarakat mengenai apa yang sebenarnya terjadi, siapa yang terlibat, kapan dan di mana peristiwa berlangsung, mengapa hal tersebut terjadi, serta bagaimana mekanisme sebenarnya.

Akan Kawal hingga Tuntas

Muhamad Rajab memastikan PC PMII Kabupaten Banggai akan mengawal perkembangan persoalan tersebut melalui jalur konstitusional dan sesuai mekanisme hukum.

“Kami akan kawal sampai tuntas. Bukan untuk menghakimi siapa pun, tetapi untuk memastikan kebenaran terungkap. Jika tidak ada pelanggaran, harus ada klarifikasi terbuka. Tetapi jika ditemukan pelanggaran hukum atau dugaan lain yang memiliki dasar dan bukti, maka semuanya harus diproses. Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan persoalan yang dibiarkan menggantung,” tutup Rajab.

PC PMII Kabupaten Banggai berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah sesuai kewenangannya untuk mengungkap secara objektif dan profesional dugaan mahar alat pertanian Rp150 juta serta fakta lain yang ditemukan dalam proses penelusuran.

PMII Banggai menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut sampai tuntas demi kepastian hukum, transparansi, dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Di antara para sahabat Nabi  yang datang dari pinggiran struktur sosial Arab, nama Suhayb bin Sinan atau lebih dikenal dengan nama Suhayb ar-Rumi menempati posisi yang khas. Ia bukan tokoh dari kabilah besar Quraisy yang memiliki perlindungan kuat. Julukan ar-Rumi melekat padanya bukan karena ia berdarah Romawi, melainkan karena masa kecilnya yang panjang di wilayah Bizantium membuatnya fasih […]

  • Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

    Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Salah satu momen yang paling menarik perhatian jamaah adalah kehadiran dai kondangan Tionghoa, Koko Liem, yang membagikan kisah perjalanan spiritualnya memeluk Islam dalam dialog inspiratif yang menggugah hati. Dalam paparannya, Koko Liem menjelaskan bahwa kekagumannya terhadap umat Islam berawal dari tradisi membaca […]

  • UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan. Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi. Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini […]

  • Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

    Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

      Nulondalo.com, MAROS — Masyarakat di wilayah hukum Polsek Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibuat resah menyusul adanya informasi mengenai sebuah mobil yang diduga mengangkut bagian tubuh sapi dalam kondisi sudah dipotong. Informasi tersebut diterima awak media dari masyarakat yang mengaku menemukan kendaraan tersebut dalam keadaan mencurigakan. Saat warga mempertanyakan kepada pengemudi mengenai barang yang […]

  • DPRD Sulteng Desak Gubernur Hentikan Aktivitas PT Pantas Indomining

    DPRD Sulteng Desak Gubernur Hentikan Aktivitas PT Pantas Indomining

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 557
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Palu –DPRD Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi menyampaikan rekomendasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah terkait dugaan aktivitas pertambangan ilegal yang dilakukan oleh PT Pantas Indomining di wilayah Batu Mahik Dongkalan, Kabupaten Banggai. Surat tersebut ditandatangani Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, sebagai tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD […]

  • Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Gagal membawa pulang bongkahan emas dari Lembah Tupalo, kaum kolonial Belanda tidak lantas meninggalkan kawasan itu. Mereka kemudian menyusuri aliran sungai dengan harapan menemukan bongkahan emas lain yang lebih mudah diangkat. Setelah menempuh perjalanan sekitar 17 kilometer menurut penututan warga, rombongan serdadu itu memutuskan berhenti di sebuah puncak perbukitan. Di tempat itulah mereka mendirikan sebuah […]

expand_less