Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Salah satu momen yang paling menarik perhatian jamaah adalah kehadiran dai kondangan Tionghoa, Koko Liem, yang membagikan kisah perjalanan spiritualnya memeluk Islam dalam dialog inspiratif yang menggugah hati.

Dalam paparannya, Koko Liem menjelaskan bahwa kekagumannya terhadap umat Islam berawal dari tradisi membaca Al-Qur’an. Ia mengatakan, “Salah satu alasan saya masuk Islam adalah karena kagum melihat orang-orang Islam yang bisa membaca Al-Qur’an.” Kekaguman sederhana itu kemudian menjadi pintu hidayah yang mengantarkannya memeluk Islam dan menekuni dakwah.

Di hadapan jamaah, ia juga menjelaskan prinsip pendidikan Al-Qur’an yang menjadi dasar pesantren yang sedang ia bangun. Menurutnya, umat terbaik adalah mereka yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Menjadi umat terbaik itu dengan membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya melalui 5M: membaca, memahami, menghafal, mengamalkan, dan mengajarkannya,” ujar Koko Liem. 10/03/2016.

Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga keberkahan hidup. “Al-Qur’an diturunkan untuk mengajarkan keberkahan. Berkah itu bukan hanya bahagia di dunia, tetapi juga bahagia di alam kubur dan alam akhirat,” tuturnya. Koko Liem juga menyelipkan filosofi hidup masyarakat Tionghoa yang ia pegang teguh, “Orang Tionghoa sukses punya prinsip kerja keras dulu, baru bisa makan yang kenyang.”

Ketua Panitia Nuzulul Qur’an, Mas’ud Halimin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, “Kami bersyukur dapat berkumpul dalam momentum istimewa peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan.” Ia menambahkan bahwa tema kegiatan tahun ini adalah “Jembatan Harmoni Peradaban.” Menurutnya, “Indonesia adalah negeri yang kaya peradaban dan kebudayaan, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi ruh yang mempersatukan keberagaman tersebut.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Serian Wijatno, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak sekadar mengenang sejarah. “Momentum ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali peran Al-Qur’an dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Al-Qur’an memiliki kekuatan yang melintasi batas etnis, budaya, dan bangsa.”

Sementara itu, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya menjadikan Nuzulul Qur’an sebagai refleksi spiritual. Ia menyampaikan, “Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum refleksi tentang peran Al-Qur’an dalam kehidupan umat.”

Acara tersebut juga ditandai dengan peluncuran program Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa yang diharapkan dapat menyebarkan cahaya Al-Qur’an ke seluruh Nusantara sebagai simbol harmoni peradaban dan keberagaman Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Supremasi Sipil dan Ancaman Normalisasi Militerisasi

    Supremasi Sipil dan Ancaman Normalisasi Militerisasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Ketika kita berbicara tentang negara demokrasi modern, pemisahan peran antar institusi keamanan sebenarnya bukan sekadar soal administrasi negara atau pembagian tugas birokratis. Ia adalah fondasi dasar dari negara hukum. Dalam prinsip demokrasi modern, urusan kriminalitas, ketertiban publik, dan keamanan domestik berada di tangan kepolisian serta otoritas sipil. Sementara militer dibentuk untuk menghadapi ancaman eksternal dan […]

  • Sebuah Prestasi! Satresnarkoba Polres Maros Tangani 48 Perkara Sepanjang 2026

    Sebuah Prestasi! Satresnarkoba Polres Maros Tangani 48 Perkara Sepanjang 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, MAROS –Komitmen Polres Maros dalam memerangi peredaran narkotika terus dibuktikan melalui berbagai pengungkapan kasus. Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan sepanjang tahun 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Maros berhasil menangani 48 perkara penyalahgunaan narkotika, sekaligus mengungkap jaringan peredaran sabu di wilayah hukumnya. Kasat Resnarkoba Polres Maros mengatakan pihaknya terus mengintensifkan penindakan terhadap pelaku […]

  • Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Orang NU kalau melihat bencana biasanya langsung bilang, “Ini bukan murka Tuhan, tapi kelalaian manusia.” Gus Dur malah lebih tajam: “Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak pengampun itu manusia”terutama kalau sudah pegang izin tambang. Di Aceh dan Sumatera, izin usaha ekstraktif tumbuh lebih subur daripada pohon mahoni. Bedanya, mahoni menahan air, izin tambang menahan akal […]

  • Menjemput Hari Raya Idul Fitri, FPPMB dan Pemdes Bobawa Gelar Bukber Dengan Masyarakat 

    Menjemput Hari Raya Idul Fitri, FPPMB dan Pemdes Bobawa Gelar Bukber Dengan Masyarakat 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Bobawa (FPPMB) menggelar agenda buka puasa bersama di Masjid Al-Fajri, Desa Bobawa, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan. Jum’at, 28 Maret 2025. Acara ini melibatkan masyarakat, badan syara, serta pemerintah desa dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kepala Desa Bobawa, Ludin Halek, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berbuka bersama, […]

  • Tingkat Hunian Kamar Hotel Bintang di Gorontalo Naik 3,64 Persen

    Tingkat Hunian Kamar Hotel Bintang di Gorontalo Naik 3,64 Persen

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Provinsi Gorontalo pada Mei 2025 sebesar 32,90 persen naik 3,64 poin dibandingkan bulan April 2025. “Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel merupakan gambaran produktivitas usaha jasa akomodasi,” kata Dwi Alwi Astuti Plt Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Selasa (1/7/2025). Dwi Alwi menjelaskan peningkatan TPK hotel […]

  • Arus Balik dari Sebuah Negeri yang Tidak Dibiarkan Berkuasa

    Arus Balik dari Sebuah Negeri yang Tidak Dibiarkan Berkuasa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 448
    • 0Komentar

    “Biar aku ceritai kalian. Dahulu, di jaman kejayaan Majapahit, arus bergerak dari selatan ke utara, dari Nusantara ke Atas Angin.” Kalimat ini ditulis Pramoedya Ananta Toer dalam Arus Baliknya. Ia seakan memberi tahu dengan seksama bahwa kalimat itu tak hanya sekadar nostalgia sejarah. Tetapi merupakan sebuah pernyataan geopolitik yang tajam. Kalimat itu seolah menantang asumsi […]

expand_less