Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Salah satu momen yang paling menarik perhatian jamaah adalah kehadiran dai kondangan Tionghoa, Koko Liem, yang membagikan kisah perjalanan spiritualnya memeluk Islam dalam dialog inspiratif yang menggugah hati.

Dalam paparannya, Koko Liem menjelaskan bahwa kekagumannya terhadap umat Islam berawal dari tradisi membaca Al-Qur’an. Ia mengatakan, “Salah satu alasan saya masuk Islam adalah karena kagum melihat orang-orang Islam yang bisa membaca Al-Qur’an.” Kekaguman sederhana itu kemudian menjadi pintu hidayah yang mengantarkannya memeluk Islam dan menekuni dakwah.

Di hadapan jamaah, ia juga menjelaskan prinsip pendidikan Al-Qur’an yang menjadi dasar pesantren yang sedang ia bangun. Menurutnya, umat terbaik adalah mereka yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Menjadi umat terbaik itu dengan membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya melalui 5M: membaca, memahami, menghafal, mengamalkan, dan mengajarkannya,” ujar Koko Liem. 10/03/2016.

Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga keberkahan hidup. “Al-Qur’an diturunkan untuk mengajarkan keberkahan. Berkah itu bukan hanya bahagia di dunia, tetapi juga bahagia di alam kubur dan alam akhirat,” tuturnya. Koko Liem juga menyelipkan filosofi hidup masyarakat Tionghoa yang ia pegang teguh, “Orang Tionghoa sukses punya prinsip kerja keras dulu, baru bisa makan yang kenyang.”

Ketua Panitia Nuzulul Qur’an, Mas’ud Halimin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, “Kami bersyukur dapat berkumpul dalam momentum istimewa peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan.” Ia menambahkan bahwa tema kegiatan tahun ini adalah “Jembatan Harmoni Peradaban.” Menurutnya, “Indonesia adalah negeri yang kaya peradaban dan kebudayaan, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi ruh yang mempersatukan keberagaman tersebut.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Serian Wijatno, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak sekadar mengenang sejarah. “Momentum ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali peran Al-Qur’an dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Al-Qur’an memiliki kekuatan yang melintasi batas etnis, budaya, dan bangsa.”

Sementara itu, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya menjadikan Nuzulul Qur’an sebagai refleksi spiritual. Ia menyampaikan, “Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum refleksi tentang peran Al-Qur’an dalam kehidupan umat.”

Acara tersebut juga ditandai dengan peluncuran program Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa yang diharapkan dapat menyebarkan cahaya Al-Qur’an ke seluruh Nusantara sebagai simbol harmoni peradaban dan keberagaman Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abd al-Rahman bin Abu Bakr Anak Yang Pernah Berhadapan dengan Sang Ayah di Medan Perang

    Abd al-Rahman bin Abu Bakr Anak Yang Pernah Berhadapan dengan Sang Ayah di Medan Perang

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Abu Bakar al-Siddiq r.a adalah salah satu sahabat utama dan pemimpin Islam pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad. Kedekatannya dengan Nabi bukan hanya dalam perjuangan dakwah, tetapi juga dalam kehidupan keluarganya. Abu Bakar memiliki enam orang putra-putri: Abdullah bin Abu Bakar, Abdurrahman bin Abu Bakar, Muhammad bin Abu Bakar, Asma binti Abu Bakar, Aisyah binti Abu Bakar, dan Umm Kulsum binti Abu Bakar. […]

  • 64 Pejabat Dilantik, Pemkab Maros Siap Gaspol Jalankan Program

    64 Pejabat Dilantik, Pemkab Maros Siap Gaspol Jalankan Program

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros kembali melakukan perombakan birokrasi melalui pengumuman dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta pejabat administrator, Senin, 5 Januari 2025. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros. Sebanyak 10 jabatan eselon II resmi diisi melalui mekanisme lelang jabatan, menandai tuntasnya pengisian seluruh posisi strategis di lingkup […]

  • Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Reformasi birokrasi yang diarahkan pada ParCok semakin hari terdengar seperti retorika kosong. Ia berulang kali diproduksi sebagai janji politik dan simbol pembaruan, namun minim jejak transformasi substantif. Alih-alih menjadi proyek koreksi struktural, reformasi justru tereduksi menjadi narasi populis kekuasaan—bahasa manis yang meredam kritik publik, tanpa sungguh-sungguh menyentuh sumber penyakit yang mengendap dan telah menjadi habitus […]

  • Bukan Menafikan Zakat, Ini Makna Strategis Seruan Menag soal Ekonomi Umat

    Bukan Menafikan Zakat, Ini Makna Strategis Seruan Menag soal Ekonomi Umat

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pernyataan Menteri Agama yang menyerukan agar pembangunan ekonomi umat tidak semata bertumpu pada zakat terus menjadi perbincangan publik. Sebagian pihak menilai seruan tersebut berpotensi menggeser posisi zakat sebagai rukun Islam. Namun, menurut Dr. Ahmad Shaleh Amin, M.A., pandangan demikian lahir dari pembacaan yang tidak utuh terhadap konteks yang disampaikan. Dr. Ahmad menegaskan bahwa […]

  • Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayahnya di Tengah Konflik Timur Tengah

    Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayahnya di Tengah Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Iran resmi menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran, menggantikan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei yang dilaporkan meninggal dunia setelah serangan militer yang terjadi di tengah eskalasi konflik kawasan Timur Tengah. Keputusan tersebut diumumkan oleh Majelis Ahli Iran pada Minggu, 8 Maret 2026. Lembaga yang berwenang memilih pemimpin […]

  • Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

    Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi III DPR RI menegaskan bahwa reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus diarahkan pada penguatan pengawasan internal dan perubahan kultur organisasi, bukan sekadar perombakan struktur. Penegasan ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menuntut Polri menjadi institusi yang bersih, tangguh, dan berpihak pada rakyat kecil. Melalui Panitia Kerja (Panja) Reformasi […]

expand_less