Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

  • account_circle Rahmat Hidayat
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 1.304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan di bawah nahkoda Muhammad Afdal saat ini menghadapi persoalan serius dalam aspek kepemimpinan organisasi. Banyak kader menilai bahwa roda organisasi tidak lagi dijalankan dengan semangat tanggung jawab sebagaimana mestinya sebagai penggerak, pengarah, sekaligus penghubung bagi seluruh cabang PMII di Sulawesi Selatan. Kepemimpinan yang seharusnya mampu menghadirkan gagasan, konsolidasi, dan arah perjuangan justru dinilai kehilangan daya dorong dalam menghidupkan organisasi. Dalam sebuah organisasi kader seperti PMII, keberadaan seorang ketua bukan hanya simbol administratif, melainkan figur sentral yang bertugas memastikan seluruh perangkat organisasi bergerak dalam satu visi dan orientasi perjuangan yang sama.

Berbagai persoalan internal yang muncul di tingkat cabang maupun di lingkup PKC terkesan dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas. Dinamika organisasi yang semestinya dapat menjadi ruang pendewasaan justru berlarut-larut tanpa adanya langkah penyelesaian yang tegas dan terukur. Tidak terlihat adanya upaya serius untuk membangun komunikasi yang intensif ataupun menyatukan energi kader dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi. Sementara itu, agenda-agenda strategis yang seharusnya menjadi prioritas kepengurusan bukan hanya tidak berjalan optimal, tetapi bahkan menimbulkan kesan bahwa kepemimpinan PKC tidak memiliki arah dan visi gerakan yang jelas.

Kondisi tersebut menimbulkan kegelisahan yang besar di kalangan kader. Organisasi sebesar PMII yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis gerakan mahasiswa Islam yang kuat justru terlihat kehilangan kompas perjuangan. Padahal, di tengah berbagai persoalan sosial, ekonomi, politik, dan kebangsaan yang berkembang saat ini, PMII seharusnya hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu memberikan gagasan dan solusi. Sayangnya, yang tampak justru organisasi berjalan tanpa arah yang jelas dan kehilangan peran strategisnya di tengah masyarakat.

Secara struktural, PKC PMII Sulawesi Selatan memiliki tugas penting untuk mengoordinasikan seluruh Pengurus Cabang PMII di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Fungsi koordinasi tersebut tidak hanya terbatas pada aspek administratif, tetapi juga mencakup pembinaan kader, penguatan ideologi organisasi, konsolidasi gerakan, serta mendorong lahirnya inovasi dan pengembangan kapasitas di tingkat cabang. PKC seharusnya menjadi rumah bersama yang mampu menjembatani kebutuhan dan persoalan setiap cabang, sekaligus menjadi pusat pengembangan gerakan mahasiswa yang progresif dan transformatif.

  • Penulis: Rahmat Hidayat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestari Moerdijat Dorong Kesehatan Mental Masuk Kurikulum Nasional

    Lestari Moerdijat Dorong Kesehatan Mental Masuk Kurikulum Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menilai kesehatan mental harus menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan nasional. Hal ini menyusul kondisi darurat kesehatan mental yang tengah dihadapi anak dan remaja di Indonesia. “Penanganan yang terintegrasi untuk mengatasi masalah kesehatan mental anak dan remaja sangat krusial, demi menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa,” […]

  • Lapar Menguji Likuiditas Iman

    Lapar Menguji Likuiditas Iman

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua laporan yang tak pernah diaudit Kantor Akuntan Publik: laporan perut dan laporan hati. Yang pertama bunyinya nyaring menjelang zuhur. Yang kedua sunyi, tapi menentukan nasib kita di akhirat. Di sinilah saya sering bercanda kepada mahasiswa akuntansi: “Ramadhan itu semester pendek untuk mata kuliah Likuiditas Iman.” Dalam ilmu akuntansi, kita mengenal […]

  • Gerakan Nurani Bangsa Desak Presiden Hentikan Kekerasan dan Kembalikan Kepercayaan Publik

    Gerakan Nurani Bangsa Desak Presiden Hentikan Kekerasan dan Kembalikan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Gerakan Nurani Bangsa yang digerakkan sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan menyampaikan seruan moral kepada Presiden Prabowo Subianto terkait situasi sosial politik yang belakangan ini memanas akibat gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Dalam pernyataannya, Gerakan Nurani Bangsa meminta Presiden selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan menjadikan kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat sebagai […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Langkah tegas diambil Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memimpin apel pembinaan pegawai pada Kamis (26/3/2026). Apel ini menjadi tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada hari pertama masuk kerja. Dari hasil evaluasi, terungkap angka ketidakhadiran yang cukup mencolok. Dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan […]

  • 500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Praktek berpuasa bagi umat Islam selama bulan Ramadan telah berlangsung ribuan kali sejak era Nabi. Khusus untuk kita di Gorontalo, puasa baru berlangsung sekitar 500 tahun. Hitungan “kasar” ini bermula dari tahun 1525 sejak Islam menjadi agama resmi di Gorontalo. Artinya, untuk Gorontalo sendiri, baru 500 kali puasa Ramadan dilangsungkan. Bagi peradaban lain, puasa Ramadan […]

expand_less