Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Khutbah Jumat : Ampunan Allah Tak Terbatas

  • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 332
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah kehidupan yang sering membuat manusia terjatuh dalam kesalahan, ada satu hal yang tak pernah berubah: luasnya ampunan Allah. Betapapun jauh langkah kita menyimpang, betapapun sering kita mengulang dosa yang sama, pintu rahmat itu tetap terbuka—tidak pernah dikunci, tidak pernah habis.

Manusia adalah tempatnya lupa dan salah. Ia berjalan dengan keterbatasan, tersandung oleh hawa nafsu, dan kerap tersesat oleh dunia. Namun di balik semua itu, Allah tidak menuntut kesempurnaan dari hamba-Nya. Yang Dia kehendaki hanyalah satu, yakni hati yang mau kembali.

Ampunan Allah bukan sekadar janji, tetapi kenyataan yang selalu menanti. Ia hadir dalam setiap istighfar yang tulus, dalam setiap air mata penyesalan, dan dalam setiap langkah kecil menuju perbaikan diri. Bahkan ketika manusia merasa dirinya terlalu kotor untuk kembali, Allah justru memanggilnya dengan penuh kelembutan.

Karena pada akhirnya, sebesar apa pun dosa manusia, ampunan Allah selalu lebih besar.

Khutbah Pertama

الحمد لله الحمد لله الغفور الرحيم، الحليم الكريم، الذي سبقت رحمته غضبه، وبسط يده لعباده التائبين آناء الليل وأطراف النهار. نحمده سبحانه ونشكره، ونتوب إليه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا.
من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك عليه وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا أيها المسلمون، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فإن تقوى الله خير زادٍ ليوم المعاد.

قال الله تعالى:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
(QS. آل عمران: 102)

Wahai kaum Muslimin yang dimuliakan Allah,

Marilah kita menundukkan hati dalam syukur yang dalam kepada Allah, karena kita masih diberi kesempatan untuk bernafas dalam ampunan-Nya, berjalan di atas bumi rahmat-Nya, dan bersujud di bawah kasih sayang-Nya. Betapa sering kita terjatuh dalam dosa, namun Allah menutup aib kita. Betapa banyak nikmat yang kita lalaikan, namun Dia tidak mencabutnya. Betapa sering kita kembali mengulang kesalahan, namun pintu taubat itu tidak pernah tertutup.

Allah ﷻ berfirman:

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ

“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS. الأعراف: 156)

Rahmat Allah itu luas, melampaui hitungan dosa kita. Ia hadir dalam tangisan orang yang menyesal, dalam doa yang lirih, dan dalam langkah kecil seseorang yang ingin kembali. Bahkan ketika kita menjauh, Allah tetap menanti. Ketika kita berpaling, Allah tidak memutus kasih-Nya.

Dalam sebuah hadis qudsi, Allah berfirman:

يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلَا أُبَالِي
“Wahai anak Adam, selama engkau berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, Aku akan mengampunimu atas apa pun yang telah engkau lakukan, dan Aku tidak peduli.” (HR. الترمذي)

Betapa dalam kasih sayang Allah. Ia tidak menuntut kesempurnaan, tetapi hanya menghendaki harapan dan kepulangan hati.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ (رواه مسلم)

“Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya di malam hari agar orang yang berbuat dosa di siang hari bertaubat, dan membentangkan tangan-Nya di siang hari agar orang yang berbuat dosa di malam hari bertaubat.”

Manusia bisa lelah memaafkan, tetapi Allah tidak pernah. Manusia mudah menutup pintu, tetapi Allah justru membukanya lebih lebar.

Dikisahkan seorang lelaki yang telah membunuh seratus jiwa, namun ketika ia melangkah menuju Allah dengan hati yang menyesal, Allah menerima taubatnya. Ia wafat sebelum sampai, tetapi Allah menilai arah langkahnya.

Allah ﷻ kembali memanggil dengan penuh kelembutan:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. الزمر: 53)

Wahai kaum Muslimin,

Hidup ini bukan tentang seberapa sering kita jatuh, tetapi tentang seberapa sering kita kembali. Allah tidak mencari manusia tanpa dosa, tetapi mencari hati yang tidak lelah untuk kembali kepada-Nya.

أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله الغفور الرحيم، لا إله إلا هو، عليه توكلنا وإليه المصير. وأشهد أن لا إله إلا الله، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.

أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته ولاتموتن إلا وأنتم مسلمون.

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Wahai kaum Muslimin rahimakumullah,

Setiap kita memiliki masa lalu, tetapi rahmat Allah lebih besar dari masa lalu itu. Setiap kita memiliki luka, namun kasih Allah lebih dalam dari luka itu. Setiap kita memiliki dosa, namun ampunan Allah melampaui semuanya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

التَّائِبُ مِنَ الذَّنْبِ كَمَنْ لَا ذَنْبَ لَهُ (رواه ابن ماجه)

“Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak memiliki dosa sama sekali.”

Maka jangan menunda taubat. Karena ajal tidak menunggu kesiapan, dan waktu tidak bisa ditarik kembali. Selama pintu rahmat masih terbuka, kembalilah.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه اجمعين

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.
اللهم اغفر لنا ذنوبنا كلها، دقها وجلها، أولها وآخرها، سرها وعلانيتها.
اللهم اجعلنا من التوابين الصادقين، ومن عبادك الصالحين، ومن المستغفرين بالأسحار.
اللهم أصلح قلوبنا، واغسل ذنوبنا، وارزقنا لذة القرب منك يا أرحم الراحمين.

اللهم احفظ بلادنا، وولاة أمورنا، واجعل هذا البلد آمناً مطمئناً وسائر بلاد المسلمين.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة، وفي الآخرة حسنة، وقنا عذاب النار.

عباد الله إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى، وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي، يعظكم لعلكم تذكرون.

فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

  • Penulis: Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News! Kebakaran Rumah di Kompleks Asrama Haji Gorontalo, Petugas Damkar Sigap Padamkan Api

    Breaking News! Kebakaran Rumah di Kompleks Asrama Haji Gorontalo, Petugas Damkar Sigap Padamkan Api

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kebakaran melanda sejumlah rumah di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo pada Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Wahana Ceria atau kawasan kompleks Asrama Haji Gorontalo dan sempat menghebohkan warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api terlihat membakar sejumlah rumah warga di […]

  • DPR Dorong Sinergi Pusat–Daerah Demi Jaminan Kesehatan Warga Kurang Mampu

    DPR Dorong Sinergi Pusat–Daerah Demi Jaminan Kesehatan Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu tetap terlayani secara optimal dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur, Makassar, Jumat (20/2/2026). […]

  • Jejak Anggaran Tak Terlihat: Mengapa Dampak APBN Sulit Dirasakan Masyarakat?

    Jejak Anggaran Tak Terlihat: Mengapa Dampak APBN Sulit Dirasakan Masyarakat?

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Hanifa Aulia
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Di atas kertas, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selalu tampak menjanjikan. Angkanya besar, programnya luas, dan tujuannya jelas: meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, di lapangan, banyak warga justru merasa dampaknya “jauh” dari kehidupan sehari-hari. Pertanyaan yang sering muncul sederhana tapi mengganggu: kalau anggaran negara terus meningkat, kenapa hidup masih terasa sulit? Isu ini kembali hangat […]

  • Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Husin Ali
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Ada sebuah pertanyaan yang terus mengikuti saya sejak senin sore kemarin: siapa sebenarnya yang menggerakkan Walima? Pertanyaan itu muncul ketika saya melihat seorang anak sekolah berlari kecil menuju warung. Di tangannya ada uang seadanya. Ia membeli beberapa butir telur untuk direbus. Tidak jauh dari situ, seorang ibu berjalan menuju warung lain. Ia membeli bahan untuk […]

  • Konfercab Tetapkan Kepemimpinan Baru PCNU Barru

    Konfercab Tetapkan Kepemimpinan Baru PCNU Barru

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Multazam
    • visibility 153
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BARRU – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Barru resmi menetapkan kepengurusan baru untuk masa khidmat berikutnya dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kabupaten Barru yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026, di Gedung Haji dan Umroh Barru. Dalam forum permusyawaratan tertinggi tingkat cabang tersebut, H. Syamsul Bahri Amin terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Kabupaten […]

  • Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di antara hari-hari di bulan ini, terdapat satu hari yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Asyura bukan hanya sekadar penanda waktu, namun ia sarat dengan nilai sejarah, spiritualitas, dan pelajaran moral […]

expand_less