Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Khutbah Jumat: Hari Arafah sebagai Madrasah Kemanusiaan dan Peradaban

  • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hari Arafah bukan hanya momentum agung dalam rangkaian ibadah haji, tetapi juga menyimpan pelajaran besar tentang kemanusiaan, persaudaraan, dan pembangunan peradaban. Melalui khutbah Jumat ini, jamaah diajak memahami makna Arafah sebagai ruang muhasabah diri sekaligus refleksi sosial bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai kesetaraan, persatuan, serta pentingnya spiritualitas dalam menjaga keutuhan bangsa menjadi pesan utama yang disampaikan, agar umat Islam tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan kedamaian dan keadaban di tengah masyarakat.

 

Khutbah Pertama

الحمد لله الحمد لله الذي جعل الأيام مواسم للخيرات، وفتح لعباده أبواب الرحمات، أحمده سبحانه وأشكره، وأتوب إليه وأستغفره، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، شهادةً تُنجينا يوم الحسرات، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، سيد السادات، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أولي المكرمات.

أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فقد فاز المتقون.

قال الله تعالى في كتابه الكريم:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Di antara hari-hari yang paling agung dalam Islam adalah Hari Arafah. Hari ketika jutaan manusia berdiri di Padang Arafah dengan pakaian yang sama, tanpa membedakan pangkat, jabatan, suku, warna kulit, maupun status sosial. Semuanya larut dalam lautan penghambaan kepada Allah سبحانه وتعالى.

Hari Arafah bukan sekadar momentum ritual ibadah haji. Ia adalah madrasah kemanusiaan, sekolah peradaban, dan cermin kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab kata “Arafah” berasal dari kata عرف yang berarti mengenal, menyadari, dan memahami. Maka Arafah sejatinya adalah panggilan agar manusia mengenali dirinya, mengenali Tuhannya, dan mengenali tanggung jawab sosialnya sebagai khalifah di muka bumi.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Wukuf di Arafah mengajarkan kepada kita makna kesetaraan. Di sana tidak ada bangsawan dan rakyat jelata. Tidak ada pejabat dan rakyat kecil. Semua berdiri sama di hadapan Allah. Inilah pelajaran besar bahwa kemuliaan manusia bukan ditentukan oleh jabatan dan kekayaan, tetapi oleh ketakwaan dan kemanfaatannya bagi sesama.

Allah سبحانه وتعالى berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

Ayat ini mengajarkan bahwa keberagaman bukan alasan untuk bermusuhan, tetapi jalan untuk saling mengenal dan saling memahami. Maka Hari Arafah sesungguhnya mengajarkan persatuan nasional, solidaritas sosial, dan persaudaraan kemanusiaan.

Dalam kehidupan berbangsa hari ini, kita sering menyaksikan masyarakat mudah dipecah belah oleh ujaran kebencian, fanatisme politik, dan pertikaian identitas. Padahal, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga persaudaraan di tengah perbedaan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenali sejarahnya dan menghargai Jasa pahlawannya. Semangat Arafah mengajarkan kita bahwa perbedaan sejatinya tidak boleh menghancurkan persatuan.

Hadirin rahimakumullah,

Hari Arafah juga mengandung makna muhasabah atau introspeksi. Ketika jamaah haji berdiam diri di Padang Arafah, mereka merenungi dosa-dosa dan memperbaiki niat hidupnya. Maka, bangsa ini pun membutuhkan momentum muhasabah nasional.

Kita perlu bertanya kepada diri kita:
Sudahkah kekuasaan dijalankan dengan amanah?
Sudahkah keadilan benar-benar dirasakan rakyat kecil?
Sudahkah ilmu digunakan untuk kemaslahatan?
Sudahkah agama menjadi cahaya kedamaian, bukan sebagai alat permusuhan?

Syaikh Muhammad Thahir bin ‘Asyur dalam kitab Ushul an-Nizhom al-Ijtima’i fi al-Islam menjelaskan bahwa perubahan besar sebuah bangsa berawal dari perubahan moral individu. Jika manusianya baik, keluarganya akan baik. Jika keluarga baik, masyarakat akan baik. Dan bila masyarakat baik, maka negara akan menjadi baik pula. 

Karena itu, jangan pernah meremehkan kebaikan kecil. Sebab peradaban besar selalu lahir dari hati-hati yang jujur, lisan yang santun, dan jiwa yang takut kepada Allah.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Hari Arafah juga mengajarkan pentingnya spiritualitas dalam membangun peradaban. Dunia modern hari ini maju dalam teknologi, tetapi banyak kehilangan nurani karena kekosongan sipiritual. Manusia mampu menjangkau langit, tetapi gagal menjaga kedamaian di bumi. Konflik, peperangan, ketimpangan sosial, dan krisis moral terus terjadi karena manusia kehilangan makna penghambaan kepada Allah.

Padahal Nabi Ibrahim عليه السلام membangun peradaban bukan hanya dengan batu dan bangunan, tetapi dengan iman, pengorbanan, dan ketulusan. Maka Indonesia pun akan menjadi bangsa yang kuat jika dibangun di atas nilai kejujuran, keadilan, gotong royong, dan ketakwaan kepada Allah سبحانه وتعالى.

Mudah-mudahan semangat Arafah menjadikan kita bangsa yang saling mengenal, saling menghormati, dan saling menolong demi terwujudnya negeri yang damai dan diberkahi Allah.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، وتقبل مني ومنكم تلاوته، إنه هو السميع العليم.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق التقوى.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Hari Arafah mengajarkan kepada kita bahwa kekuatan terbesar manusia bukan pada kekuasaan dan kekayaan, tetapi pada kesadaran spiritual dan persatuan hati. Ketika manusia mengenal Tuhannya, ia akan menjaga lisannya. Ketika manusia mengenal dirinya, ia tidak akan sombong. Dan ketika manusia mengenal saudaranya, ia tidak akan mudah memecah belah persatuan.

Karena itu, marilah kita menjaga bangsa ini dengan akhlak, ilmu, dan doa. Jangan wariskan kebencian kepada generasi mendatang. Wariskan persaudaraan, keadaban, dan cinta tanah air sebagai bagian dari iman.

Semoga Allah menjaga Indonesia, menjaga para pemimpinnya, menjaga para ulama, aparat keamanan, dan seluruh rakyatnya dari perpecahan dan kebencian.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.

اللهم أصلح ولاة أمورنا، ووفق قادتنا لما تحب وترضى، واجعل هذا البلد آمناً مطمئناً سخاءً رخاءً وسائر بلاد المسلمين.

اللهم ادفع عنا الغلاء والوباء والربا والزنا والزلازل والمحن وسوء الفتن ما ظهر منها وما بطن عن بلدنا هذا خاصة وعن سائر بلاد المسلمين عامة.

اللهم اجعلنا من أهل التقوى، ومن أهل العفو والمغفرة، ومن عبادك الصالحين.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون.

فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

  • Penulis: Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Meributkan SPMB Kadis Dikbud Menjelaskan

    Warga Meributkan SPMB Kadis Dikbud Menjelaskan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemprov Gorontalo Rusli Nusi memberikan penjelasan terkait proses Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) yang menuai atensi publik. Dikatakan Rusli, proses SPMB sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. Mekanisme SPMB tahun ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025. Regulasi itu dijabarkan […]

  • Si Jago Merah Mengamuk di Kota Gorontalo, Permukiman Padat Penduduk Terbakar photo_camera 11

    Si Jago Merah Mengamuk di Kota Gorontalo, Permukiman Padat Penduduk Terbakar

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Rival
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (16/12/2025). Sedikitnya lima rumah warga dilaporkan hangus dilalap si jago merah. Informasi yang dihimpun redaksi di lokasi kejadian, api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah warga yang saling berdekatan. Warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU 24 detik Play Button photo_camera 6

    PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar Rapat Syuriyah dan Tanfidziyah diperluas dengan menghadirkan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Gorontalo. Pertemuan ini berlangsung pada Ahad, 30 November 2025, bertempat di Kantor PWNU Gorontalo Jalan Samratulangi, Kota Gorontalo. Rapat tertutup tersebut digelar untuk membahas dinamika dan polemik yang tengah terjadi […]

  • THR Harus Dibayar Dua Minggu Sebelum Lebaran, DPR Siap Kawal Langsung

    THR Harus Dibayar Dua Minggu Sebelum Lebaran, DPR Siap Kawal Langsung

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menegaskan bahwa pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja wajib dilakukan paling lambat dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Ia memastikan DPR RI akan mengawal langsung pelaksanaan aturan tersebut agar tidak ada perusahaan yang mengabaikan kewajibannya. Menurut Irma, ketentuan tersebut merupakan regulasi yang telah dikeluarkan […]

  • Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia

    Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Filipina, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Ahad (8/2/2026) pukul 20.15 WIB. Kabar duka tersebut beredar melalui pesan singkat keluarga. Dalam pesan itu disampaikan, “Innalillahi wainnailaihi rajiun… Telah berpulang ke rahmatullah pada Minggu, 8 […]

  • SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden kepada jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa jabatan 2026–2031. Penyerahan SK dari Presiden Prabowo Subianto tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Momentum ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan Baznas yang akan menjalankan tugas selama lima tahun ke […]

expand_less