Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PMII Barru Semprot RSUD Lapatarai: Jangan Baru Berbenah Setelah Viral, Komisi III DPRD Harus Turun Tangan!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, BARRU – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Barru melayangkan kritik keras terhadap manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lapatarai Kabupaten Barru. Organisasi mahasiswa ini menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat dan memonitor fasilitas pelayanan medis yang dinilai masih jauh dari kata layak.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons konkret atas keluhan masyarakat terkait buruknya fasilitas vital di rumah sakit pelat merah tersebut. Berdasarkan temuan di lapangan, PMII Barru menyoroti sejumlah fasilitas yang memprihatinkan, mulai dari tempat tidur pasien yang tidak layak pakai, toilet bersih yang krisis air, hingga keterbatasan fasilitas medis esensial.

Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Barru menegaskan, manajemen RSUD Lapatarai dan pemerintah daerah tidak boleh mengadopsi gaya manajemen “pemadam kebakaran” yang baru bergerak sibuk berbenah ketika boroknya dikritik atau viral di media sosial.

“Jangan hanya ketika dikritik kemudian baru mau berbenah. Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Fasilitas rumah sakit harus terus dipastikan dalam kondisi layak, bukan menunggu viral atau mendapat tekanan terlebih dahulu,” tegas Ketua PC PMII Barru dalam keterangan tertulisnya.

Menyikapi temuan fasilitas yang bobrok tersebut, PMII Barru mendesak Komisi III DPRD Kabupaten Barru yang membidangi sektor kesehatan untuk segera turun tangan. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, legislatif dituntut tidak tinggal diam dan segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) guna melihat langsung penderitaan pasien di lapangan.

PMII menilai, pengawasan dari meja kerja tidak lagi efektif. Komisi III DPRD Barru harus memanggil pihak manajemen RSUD Lapatarai dan Dinas Kesehatan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk meminta pertanggungjawaban konkret mengenai realokasi dan pengelolaan anggaran pemeliharaan fasilitas.

PMII Barru juga mengkritisi sikap jemawa pemerintah daerah atas berbagai penghargaan administratif di bidang akses dan kualitas layanan kesehatan. Menurut mereka, ada jurang pemisah yang lebar antara prestasi di atas kertas dengan realitas pahit yang dihadapi pasien sehari-hari.

“Penghargaan tentu patut diapsresiasi. Namun, ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan itu ada pada kepuasan pasien yang menggunakan fasilitas setiap hari, bukan pada trofi atau piagam administratif. Jangan sampai prestasi di atas kertas justru menutupi bobroknya realitas pelayanan di lapangan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, PMII Barru memastikan fungsi kontrol sosial mereka tidak akan kendur. Pengawasan ini diklaim bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai dorongan konstruktif agar hak masyarakat Barru mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan manusiawi dapat terpenuhi.

Bagi PMII, layanan kesehatan yang prima adalah hak mutlak rakyat yang dibayar melalui pajak, bukan bentuk kebaikan hati atau kemurahan tangan pemerintah. Oleh karena itu, komitmen perbaikan di RSUD Lapatarai dituntut berjalan secara berkelanjutan dan jangka panjang, bukan sekadar pemanis sesaat untuk meredam amarah publik.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Informasi Akuntansi Langit

    Sistem Informasi Akuntansi Langit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Dalam dunia akuntansi modern, kita mengenal istilah Sistem Informasi Akuntansi (SIA)—sebuah sistem yang mengumpulkan, mencatat, memproses, dan melaporkan transaksi keuangan agar organisasi bisa mengambil keputusan yang tepat. Ada server, database, audit trail, hingga sistem pengendalian internal. Semua tampak rapi, logis, dan bisa diaudit. Namun setiap Ramadhan, umat manusia sebenarnya sedang berhadapan dengan sebuah Sistem Informasi […]

  • Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

    Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Ada sebuah kisah yang sejatinya akan terdengar pada peringatan Haul ke-16 Gus Dur, yang diselenggarakan di Masjid At-Taqwa, Pambusuang, Polewali Mandar, 12 Februari 2026. Kisah itu semula hendak disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn.) Salim S. Mengga. Namun, cerita sejarah tersebut tampaknya tidak akan pernah terucap, sebab Puang Salim, sapaan akrab beliau telah berpulang ke hadirat […]

  • Dampak Kerusakan Ekologis Batang Toru, Direktur APPRI: Bencana Ini Bukan Kebetulan

    Dampak Kerusakan Ekologis Batang Toru, Direktur APPRI: Bencana Ini Bukan Kebetulan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Banjir bandang dan longsor kembali meluluhlantakkan Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan. Sungai Batang Toru — nadi kehidupan masyarakat Tapanuli dan habitat terakhir orangutan Tapanuli — meluap luar biasa, membawa batu-batu besar dan gelondongan kayu raksasa dari hulu. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dengan perspektif yang berbeda oleh Direktur Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia […]

  • Yang Nanam Malah Lapar

    Yang Nanam Malah Lapar

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Satu abad Nahdlatul Ulama (NU) adalah usia yang cukup matang untuk merenung: apakah jam’iyah ini masih sekadar kuat di tahlilan, atau sudah cukup berani kuat di laporan keuangan? Gus Dur pernah berkelakar, “NU itu besar sekali, tapi kalau ditanya asetnya, jawabannya sering: berkah.” Masalahnya, berkah saja tidak cukup untuk bayar pupuk, solar kapal nelayan, dan […]

  • Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat Play Button

    Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 390
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pergantian tahun Masehi kerap identik dengan hiruk-pikuk perayaan, kembang api, dan berbagai euforia yang melibatkan keramaian. Namun, dalam sebuah pengajian penuh makna, almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi justru mengajak jamaah untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang berbeda: dzikir sederhana, sunyi, dan penuh kesadaran spiritual. Kiai Ghofur mengisahkan bahwa amalan ini merupakan ijazah […]

  • Abdullah bin Salam: Seorang Rabbi yang Mengenali Kebenaran (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #23)

    Abdullah bin Salam: Seorang Rabbi yang Mengenali Kebenaran (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #23)

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Abdullah bin Salam adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang berasal dari kalangan Yahudi di Madinah. Sebelum memeluk Islam, ia dikenal sebagai seorang rabbi, sebutan untuk pemimpin agama Yahudi yang memahami Taurat dan hukum-hukum keagamaan Bani Israil. Ia berasal dari Bani Qaynuqa’, salah satu komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah sebelum kedatangan Nabi. Nama aslinya sebelum […]

expand_less