Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 823
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada sebuah kisah yang sejatinya akan terdengar pada peringatan Haul ke-16 Gus Dur, yang diselenggarakan di Masjid At-Taqwa, Pambusuang, Polewali Mandar, 12 Februari 2026. Kisah itu semula hendak disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn.) Salim S. Mengga. Namun, cerita sejarah tersebut tampaknya tidak akan pernah terucap, sebab Puang Salim, sapaan akrab beliau telah berpulang ke hadirat Ilahi pada 31 Januari 2026 di RS. Siloam Makassar.

Sebelum kepergiannya yang mengejutkan, almarhum Puang Salim telah menyatakan kesediaannya hadir dalam acara haul Gus Dur yang digelar oleh Lesbumi Sulbar bersama Lembaga Inspirasi Anak Rakyat (LIAR) dan GUSDURian Polman. Kehadirannya bukan sekadar fisik, melainkan untuk menghadirkan kembali sebuah fragmen penting dalam perjalanan hidupnya, yaitu cerita tentang Nahdlatul Ulama dan persahabatan karibnya dengan Sang Guru Bangsa, Gus Dur.

Sebagaimana dituturkan oleh Ahmad Zaky dan Suaib Prawono, Puang Salim telah menyiapkan narasi itu. Ia ingin berkisah tentang hari-hari panjang belasan tahun saat bertugas di Jawa Tengah; masa di mana benang merah persahabatannya dengan KH. Maimoen Zubair dan Gus Dur terjalin erat.

Kita bisa membayangkan, betapa kayanya kisah itu; tentang tawa Gus Dur yang meledak, diskusi sunyi di sudut pesantren, hingga bagaimana nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dirawat dalam relasi yang berlandaskan kemanusiaan.

Namun, takdir kerap bekerja dalam keheningan yang tak terduga. Sebelum lisan sempat berucap, sebelum khalayak sempat menyerap hikmah dari ceritanya, Puang Salim dipanggil pulang. Maut mendahului suara, meninggalkan keluarga, sahabat, dan pengagumnya dalam rasa penasaran yang menggantung.

Kendati demikian, kepergian mendadak itu justru mengubah rasa penasaran menjadi refleksi yang lebih dalam. Salah satunya adalah kesadaran bahwa Puang Salim tidak perlu lagi bercerita banyak, sebab seluruh hidupnya sudah menjadi cerita itu sendiri.

Beliau dan Gus Dur adalah dua teladan yang melampaui fase “berbicara tentang agama” dan telah sampai pada fase “menghidupkan ajaran agama.” Mereka tidak terjebak dalam retorika, melainkan menjalani hari-harinya dengan khidmat dan penghayatan religiusitas yang tulus.

Bagi Puang Salim, religiusitas bukan soal panggung atau validasi publik, melainkan tentang bagaimana menjadi pribadi yang meneduhkan bagi sesama. Jejak pengabdiannya yang panjang adalah bukti nyata dari hal itu.

Agenda haul di Polman mungkin terasa sepi tanpa kehadiran fisiknya. Namun, kita tahu bahwa dalam dimensi yang lebih abadi, cerita itu telah tergenapi. Di alam keabadian, barangkali Puang Salim dan Gus Dur tengah melanjutkan tawa dan diskusi mereka, menuntaskan rindu yang belum sempat terucap di dunia.

Puang Salim, terima kasih telah mengajarkan kami bahwa hidup yang berkualitas adalah hidup yang diwakafkan untuk kemanusiaan. Cerita tentang Jawa Tengah itu kini telah abadi bersama langkahmu yang tenang menuju keabadian. Dan kami yakin, engkau akan dikenang sebagai kesatria yang “mate di batang, tammate dipau-pau'” (jasadmu boleh hancur berkalang tanah, tetapi kebaikanmu akan senantiasa hidup dalam hati sanubari rakyat Sulbar).

Penulis:  Alumni PascaSarjana Sosiologi Agama UIN SUKA

  • Penulis: Muhammad Kamal
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Komoditas Gorontalo yang Diekspor Melalui Daerah Lain

    Inilah Komoditas Gorontalo yang Diekspor Melalui Daerah Lain

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Ada yang menarik dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo terkait ekspor sejumlah komoditas asal daerah ini. Dwi Alwi Astuti Plt Kepala BPS Provinsi Gorontalo menyebut sebagian komoditas yang berasal dari Provinsi Gorontalo diekspor melalui pelabuhan/bandara di provinsi lain. Komoditas tersebut adalah kelompok komoditas Ikan dan Udang/Kepiting (HS 03) senilai US$58.762 diekspor melalui Bandara […]

  • Mengapresiasi Transparansi, Sulawesi Tengah Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025

    Mengapresiasi Transparansi, Sulawesi Tengah Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 204
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komitmen menghadirkan pemerintahan yang terbuka dan melayani kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah ini berlangsung di Ruang Polibu, Senin (15/12/2025). Acara tersebut menjadi ruang […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 657
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar setelah pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia. Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan di lebih dari seratus titik di seluruh […]

  • BAM DPR RI Ingatkan Perusahaan Sawit: Penuhi Hak Rakyat atau IUP Dicabut

    BAM DPR RI Ingatkan Perusahaan Sawit: Penuhi Hak Rakyat atau IUP Dicabut

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mengingatkan perusahaan-perusahaan sawit di Sumatera Selatan agar segera memenuhi hak-hak masyarakat dalam konflik agraria yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur). Jika kewajiban tersebut diabaikan, pemerintah daerah diminta tidak ragu mencabut izin usaha perkebunan (IUP). Peringatan itu disampaikan Ketua BAM […]

  • Detik-Detik Mencekam Kebakaran Panti Jompo Manado, Lansia Terpanggang Saat Tidur!

    Detik-Detik Mencekam Kebakaran Panti Jompo Manado, Lansia Terpanggang Saat Tidur!

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Malam Minggu (28/12/2025) menjadi malam yang penuh duka bagi Panti Werdha Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado. Sebanyak 16 lansia meninggal dunia dalam kebakaran hebat, sementara belasan lainnya selamat tetapi mengalami luka bakar dan trauma mendalam. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan bahwa pihak kepolisian dan Polda […]

  • Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Panji Sukma Nugraha, menyampaikan kritik tajam terhadap manajemen PT Pelindo seiring kemacetan parah yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok beberapa hari terakhir. Menurutnya, insiden ini merupakan bentuk nyata dari kegagalan perencanaan dan pengendalian sistem logistik nasional yang semestinya dapat diantisipasi sejak awal. “Ini bukan sekadar kemacetan lalu […]

expand_less