Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Viral! Turis Italia Sebut Diancam Dibunuh Setelah Rekam Dugaan Praktik Wisata Hiu Paus di Gorontalo

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 952
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Gorontalo – Unggahan seorang turis asal Italia yang menetap di Australia, Agnese Fontana, viral di media sosial setelah mengaku mendapat ancaman pembunuhan usai merekam dugaan praktik wisata hiu paus (whale shark tourism) yang dinilainya tidak etis di Gorontalo.

Melalui akun Instagram pribadinya, Agnese menceritakan pengalaman yang dialaminya saat berkunjung ke Gorontalo. Ia mengaku awalnya datang dengan harapan dapat mengikuti wisata hiu paus yang dikelola secara bertanggung jawab terhadap satwa liar.

Namun, setibanya di lokasi, ia mengaku justru menyaksikan hiu paus diberi makan secara langsung (hand-feeding) hanya beberapa meter dari bibir pantai. Menurutnya, hiu paus sengaja dipertahankan berada di lokasi dengan pemberian pakan agar wisatawan dapat berinteraksi dan berfoto.

“Saya pergi ke Gorontalo di Sulawesi dengan berpikir akan mengalami tur hiu paus yang setidaknya cukup etis. Saya tidak terlalu mempertanyakannya saat itu karena saya belum melihat informasi mengenai hal ini secara online,” tulis Agnese.

Unggahan Jadi Sorotan Warganet

Hingga Kamis, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 800 pengguna Instagram dan memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mendukung langkah Agnese karena dinilai meningkatkan kesadaran tentang perlindungan satwa liar. Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat persoalan tersebut sebaiknya diselesaikan melalui dialog dengan para pengelola wisata.

Salah satu komentar yang menarik perhatian datang dari akun Instagram @gjmgeorgi.

“Saya paham maksud Anda; menurut saya, mengeksploitasi hewan untuk tujuan apa pun itu salah. Namun, apakah mengunggahnya di Instagram benar-benar membantu? Bukankah itu hanya sekadar demi mendapatkan views bagi Anda?”

Menurut akun tersebut, meski unggahan Agnese dapat meningkatkan kesadaran wisatawan mengenai praktik wisata yang dianggap tidak etis, dampaknya juga berpotensi memengaruhi mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meresmikan revitalisasi fasilitas pendidikan di SMK Negeri 4 Gorontalo Utara dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Gorontalo Utara, Rabu (21/1/2025). Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman […]

  • Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Pada awal tahun 2000-an, di tubuh Nahdlatul Ulama, muncul satu arus pemikiran penting yang digerakkan terutama oleh anak-anak muda NU di level kultural, yang kemudian dikenal sebagai Postradisionalisme Islam. Gerakan pemikiran ini lahir dan tumbuh dari ruang-ruang intelektual dan kebudayaan yang relatif cair. LKiS di Yogyakarta dan Desantara di Jakarta menjadi dua simpul penting yang […]

  • Mengulik “Haji Bawakaraeng”: Cerita dari Kaki Langit

    Mengulik “Haji Bawakaraeng”: Cerita dari Kaki Langit

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    “Panggilan haji Telah tiba lagi Menunaikan ibadah Panggilan Baitullah Tanah Suci Makkah Ya Makkatul Mukarramah” Lagu “Panggilan Haji”, dari grup Kasidah ‘Nasida Ria’ mengalun lembut dari pita kaset radio yang sudah terlihat kucar-kacir tersebut. Jangan heran, di tempat lain, kasidah bolehlah ditelan waktu, digilas masa dan ditinggalkan zaman, tetapi di kampungku, kasidahan, apalagi punya Nasida […]

  • Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M. Thomas Mopili, menemui aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Bundaran Tugu Saronde, Senin (1/9/2025). Mahasiswa UNG yang tergabung dalam Aliansi Merah Maron menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, DPRD, […]

  • Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2019
    • account_circle Yusran Laindi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mengantisipasi berkurangnya jumlah dukungan terhadap Pancasila di Kota Gorontalo, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo gelar Ngaji Kebangsaan dengan tema ‘Pancasila Sebagai Living Ideologi Bangsa.’ Narasumber kegiatan tersebut, KH. Abdul Rasyid Kamaru (Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gotontalo), Alim Niode M.Si (Budayawan) dan DR Sastro Wantu […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

expand_less