Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Diskusi Nasional Soroti ‘Paradoks Prabowo’ dan Arah Ekonomi-Politik Bangsa

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, JAKARTA – Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan lembaga kepemudaan menggelar Diskusi Nasional bertajuk “Paradoks Indonesia, Paradoks Prabowo: Kemana Arah Ekonomi-Politik Bangsa?” yang berlokasi di Sekretariat PB PMII, Jl. Salemba Tengah, Jakarta Pusat pada Jum’at, 12 Juni 2026.

Acara yang dibuka dengan pembacaan Puisi oleh dua orang KOPRI PMII Ciputat terselenggara atas kolaborasi lintas lembaga, yaitu Terra Justicia Indonesia (TJI), Indomassive, Gas Gus Indonesia, dan Lembaga Pengembangan Pertanian PB PMII. Diskusi dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai perwakilan organisasi dan kader PMII.

Turut Hadir Ketua Umum PB PMII M. Shofiyulloh Cokro dan Sekretaris Jenderal PB PMII Ahmad Syahrul Fadhil berserta beberapa jajaran BPH PB PMII.

Diskusi ini membedah secara kritis arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai bertolak belakang dengan retorika kebangsaan yang sering digaungkannya. Berangkat dari pola pembacaan kritis terhadap buku “Paradoks Indonesia dan Solusinya” (2022) yang ditulis oleh Presiden Prabowo.

Jika sebelumnya publik membaca “Paradoks Jokowi” lewat formula ‘apa yang dikatakan, maka yang terjadi sebaliknya’, diskusi ini menguliti “Paradoks Prabowo” dengan pisau analisis yang lebih tajam: apa yang ia tuduhkan, maka itu pula yang ia lakukan.

“Prabowo kerap menyoroti bagaimana kekayaan alam dan SDM Indonesia dikuasai segelintir orang, serta bagaimana demokrasi dibegal oleh kekuatan modal oligarki. Namun saat berkuasa, kenyataannya justru memperlihatkan ironi besar dengan memberikan gelar kehormatan negara dan garansi atas proyek oligarki,” ujar Abdul Haris Nepe selaku moderator.

Sementara para narasumber menyoroti sejumlah ironi kebijakan.

Menurut Hilful Fudhul Wasekjen Bid. Ekonomi dan Investasi, Pemerintahan Presiden Prabowo tidak komunikatif.

“Di masa SBY ketika BBM naik Presiden mengumumkan di TV Nasional, tapi di era Presiden Prabowo saat ini tidak ada. Tiba-tiba harga BBM naik,” ungkapnya.

Ia menilai, di satu sisi Prabowo mengakui oligarki merusak distribusi keadilan, namun di sisi lain ia merangkul para figur tersebut dalam jabatan strategis, memberikan status Proyek Strategis Nasional (PSN) pada bisnis mereka, hingga menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama.

Ketua Umum PB PMII dan Sekjen pada agenda diskusi publik.

Lebih lanjut, Direktur Keuangan dan Perbankan PB PMII Farhan Nugraha menyoroti krisis multi dimensi Presiden Prabowo yang membebani ruang fiskal dan iklim pasar.

“Program prioritas seperti MBG, KDMP, hanya akan menambah beban fiskal kita di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah dan utang negara yang jatuh tempo,” paparnya.

Selain itu, Peneliti Indomassive Hamzah Sidik mengatakan, muncul gejala demokrasi tanpa oposisi, pelibatan militer (TNI-Polri) di ruang sipil, serta pelabelan “antek asing” bagi suara-suara rakyat yang kritis memperjuangkan haknya.

“Hal ini sangat mengkawatirkan demokrasi kita. Dampak turunan lainnya adalah perampasan ruang hidup masyarakat adat, kerusakan lingkungan, hingga deforestasi skala besar,” tegasnya.

Dalam pembahasan yang mendalam, forum menggarisbawahi kekhawatiran atas hasrat politik Prabowo yang dinilai ingin membawa Indonesia meniru model Kapitalisme Negara (State Capitalism) seperti Tiongkok.

Sistem ini dinilai berbahaya karena secara politik mengarah pada sistem Totalitarianisme. Sistem ini sangat bertentangan dengan prinsip demokrasi yang diamanatkan Pancasila dan UUD 1945, khususnya Pasal 33 yang menekankan pada “Ekonomi Konstitusi” demi kemakmuran rakyat, bukan kapitalisme yang dikontrol elite penguasa.

Diskusi ditutup dengan pernyataan sikap dan penandatanganan petisi oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PB PMII sebagai bentuk respon tegas atas situasi bangsa dan negara saat ini.

“Saya rasa sekalian kita secara simbolis tanda tangan, biar lebih meneguhkan hati kita, menguatkan perjuangan kita, saya sampaikan bahwasannya kita pada saat ini, pada malam hari ini benar-benar insyaf dan sadar kita merespon situasi nasional karena melihat bangsa kita ini sedang tidak baik-baik saja. Saya sepakat dengan apa yang didiskusikan tadi bahwa kondisi negara yang tidak baik-baik saja justru membutuhkan PMII untuk hadir mengawal secara kritis bangsa dan negara kita kedepannya,” tutup M. Shofiyulloh Cokro Ketua Umum PB PMII.

  • Penulis: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

    Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gelombang kritik publik terhadap penanganan kasus hukum yang menjerat Hogi Minaya, seorang suami korban penjambretan, akhirnya berujung pada keputusan tegas dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto resmi dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil menyusul polemik penetapan status tersangka terhadap Hogi Minaya, yang justru diproses hukum setelah berusaha […]

  • Konfercab Tetapkan Kepemimpinan Baru PCNU Barru

    Konfercab Tetapkan Kepemimpinan Baru PCNU Barru

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Multazam
    • visibility 93
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BARRU – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Barru resmi menetapkan kepengurusan baru untuk masa khidmat berikutnya dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kabupaten Barru yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026, di Gedung Haji dan Umroh Barru. Dalam forum permusyawaratan tertinggi tingkat cabang tersebut, H. Syamsul Bahri Amin terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Kabupaten […]

  • IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

    IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    TANGERANG, NULONDALO.COM – Ketua Panitia International Grand Imam Conference (IGIC) 2026, Faried F. Saenong, Ph.D., menegaskan bahwa imam masjid di era global tidak lagi cukup menjalankan fungsi sebagai pemimpin ritual keagamaan. Menurutnya, imam juga harus tampil sebagai diplomat peradaban yang mampu menjembatani nilai-nilai Islam dengan berbagai tantangan kemanusiaan kontemporer. Pernyataan tersebut disampaikan Faried saat membuka […]

  • Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Tim riset Internasional Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi khususnya grup peneliti Net Zero 2.5 sukses menggelar diskusi kelompok terpumpun bertajuk “Pengelolaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”  di aula Prof. Abdul Sammadkadir, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset kolaboratif Indonesia–Australia yang difasilitasi oleh Australia–Indonesia Centre (AIC). Melalui forum […]

  • How Jakarta and Singapore Are Redefining Resilience Amid a Climate Crisis

    How Jakarta and Singapore Are Redefining Resilience Amid a Climate Crisis

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Pramono Pido
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta and Singapore exemplify urban centers at the forefront of climate change adaptation. Rising sea levels, increased rainfall, and rapid urbanization are reshaping urban operations across Southeast Asia. In response, governments are advancing the concept of the “smart city,” emphasizing data-driven governance, predictive systems, and digital infrastructure to enhance urban safety and resilience. Despite technological […]

  • UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

    UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Gorontalo tahun 2026 sebesar Rp3.405.144 per bulan. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Senin, 22 Desember 2025, di Rumah Dinas Gubernur. Penetapan UMP ini mengalami kenaikan sekitar Rp183 ribu atau 5,7 persen dibandingkan UMP 2025 yang berada di angka Rp3.221.731. […]

expand_less