Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Gelombang kritik publik terhadap penanganan kasus hukum yang menjerat Hogi Minaya, seorang suami korban penjambretan, akhirnya berujung pada keputusan tegas dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto resmi dinonaktifkan sementara dari jabatannya.

Keputusan tersebut diambil menyusul polemik penetapan status tersangka terhadap Hogi Minaya, yang justru diproses hukum setelah berusaha mengejar pelaku penjambretan terhadap istrinya. Kasus ini memantik reaksi luas masyarakat dan sorotan tajam di media sosial karena dinilai mencederai rasa keadilan publik.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa penonaktifan Kapolres Sleman dilakukan untuk menjamin proses pemeriksaan berjalan secara objektif dan berkeadilan.

“Penonaktifan sementara ini dilakukan semata-mata untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Trunoyudo dalam siaran pers, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas institusi, terlebih dalam kasus yang menyedot perhatian luas masyarakat.

Trunoyudo juga menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap kritik publik dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan serta penegakan hukum.

“Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan prinsip keadilan, tanpa intervensi dan tanpa keberpihakan,” tegasnya.

Kasus Hogi Minaya sendiri kini masih dalam proses pendalaman. Polri menyatakan akan meninjau secara menyeluruh penanganan perkara tersebut guna memastikan tidak terjadi kesalahan prosedur maupun penyalahgunaan kewenangan.

Penonaktifan Kapolres Sleman ini diharapkan dapat meredam polemik sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam menangani perkara yang menyangkut rasa keadilan masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Maccopa Kab Maros

    Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Maccopa Kab Maros

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Nulondalo.com.Maros- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Maros menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Maccopa, Jalan Poros Maros-Makassar, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya dan diikuti Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma, para pejabat utama Polres Maros, para […]

  • Presiden Prabowo Rencanakan Tahun Baru di Lokasi Bencana Sumatra, Jakarta Gelar Perayaan Tanpa Kembang Api

    Presiden Prabowo Rencanakan Tahun Baru di Lokasi Bencana Sumatra, Jakarta Gelar Perayaan Tanpa Kembang Api

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto berencana menghabiskan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di wilayah Sumatra yang terdampak banjir bandang dan longsor. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai konferensi pers penanganan bencana di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). “Direncanakan begitu (tahun baru ke Sumatra),” ujar Prasetyo Hadi, […]

  • Terhibur Sampai Tunduk: Industri Kebudayaan dan Gagalnya Negara Menjadi Fasilitator Keadilan

    Terhibur Sampai Tunduk: Industri Kebudayaan dan Gagalnya Negara Menjadi Fasilitator Keadilan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Dulu orang percaya ilmu pengetahuan dan teknologi akan membawa manusia pada kebebasan. Semakin modern sebuah masyarakat, semakin terbuka pula cara berpikirnya. Rasionalitas dianggap mampu membebaskan manusia dari kebodohan, mitos, dan penindasan. Tetapi hari ini kita justru melihat sesuatu yang dilematis, teknologi berkembang begitu cepat, informasi ada di mana-mana, namun masyarakat semakin mudah diarahkan, digiring, bahkan […]

  • Mencari Jalan Keluar dari Krisis Representasi Politik Indonesia

    Mencari Jalan Keluar dari Krisis Representasi Politik Indonesia

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Dalam krisis yang sedang dihadapi Indonesia Ini, penting untuk selalu Bertanya namun Substansi pertanyaan hari ini bukanlah siapa yang akan menjadi presiden berikutnya, partai mana yang akan menang pemilu, atau koalisi apa yang akan terbentuk setelah pemilihan. Pertanyaan yang jauh lebih mendasar adalah: siapa yang mampu mengorganisasi kekuatan sosial untuk menandingi dominasi uang dalam politik? […]

  • Tahun Baru Hijriyah dan Ilusi Kebangkitan

    Tahun Baru Hijriyah dan Ilusi Kebangkitan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A.
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Setiap tahun, obor dinyalakan. Spanduk dibentangkan. Mimbar-mimbar dipenuhi ceramah tentang hijrah. Tahun Baru Hijriyah datang seperti tamu lama yang selalu disambut dengan hangat. Tetapi, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan, setelah semua perayaan itu terlaksana, apa yang sesungguhnya berubah? Kita selalu menyaksikan perayaan itu, dan kita sadar bahwa sejatinya waktu terus bergerak. Kalender berganti. Namun, […]

  • Penyebab Menteri KKP Jatuh Pingsan Terungkap, Diduga Akibat Kelelahan

    Penyebab Menteri KKP Jatuh Pingsan Terungkap, Diduga Akibat Kelelahan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Penyebab Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono jatuh pingsan saat memimpin upacara pelepasan jenazah di Jakarta akhirnya terungkap. Berdasarkan keterangan pihak KKP, Trenggono diduga mengalami kelelahan akibat aktivitas dan agenda kerja yang padat dalam beberapa hari terakhir. Insiden tersebut terjadi saat Menteri Trenggono memimpin upacara penghormatan dan pelepasan jenazah pegawai KKP […]

expand_less