Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka Desak Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Harga Solar di SPBU Mananggu

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka (AGMM) Provinsi Gorontalo menggelar audiensi dengan pihak Pertamina Patra Niaga Gorontalo dan perwakilan PT Arba selaku pengelola SPBU Mananggu pada Kamis (11/06/2026) di kantor Pertamina Patra Niaga Kota Gorontalo.

Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan penjualan BBM jenis solar subsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam audiensi tersebut, AGMM menyampaikan berbagai temuan dan informasi dari masyarakat mengenai dugaan praktik penjualan solar subsidi dengan harga berkisar Rp6.800 hingga Rp7.000 per liter.

Harga tersebut dinilai telah melampaui ketentuan yang berlaku sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, khususnya nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada BBM subsidi.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Pertamina Patra Niaga Gorontalo menyatakan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat maupun aliansi.

Manajer Pertamina Patra Niaga bersama unsur pengawasan yang hadir dalam audiensi menegaskan bahwa apabila ditemukan bukti-bukti yang kuat dan valid terkait dugaan pelanggaran tersebut, maka pihaknya akan segera melakukan investigasi lapangan.

Pihak Pertamina juga berharap masyarakat dan aliansi dapat berperan aktif dalam memberikan informasi yang akurat, disertai bukti-bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut mereka, sinergi antara masyarakat dan pihak pengawas sangat penting dalam memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Namun demikian, suasana audiensi sempat menghangat ketika pihak PT Arba selaku pengelola SPBU Mananggu menyampaikan bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran di lapangan, maka masyarakat dipersilakan melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

Pernyataan tersebut dinilai oleh peserta audiensi sebagai bentuk sikap yang kurang responsif terhadap keresahan masyarakat.

Sejumlah peserta audiensi menilai bahwa jawaban dari pihak PT Arba terkesan menyerahkan sepenuhnya persoalan kepada aparat penegak hukum tanpa menunjukkan komitmen yang kuat untuk melakukan evaluasi internal.

  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skema Ponzi Berkedok Syariah Terkuak, DPR Desak Pemulihan Kerugian Korban DSI

    Skema Ponzi Berkedok Syariah Terkuak, DPR Desak Pemulihan Kerugian Korban DSI

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 216
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dugaan skema ponzi berkedok syariah dalam pengelolaan investasi peer to peer lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kian menguat. Komisi III DPR RI menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka dan proses pemidanaan semata, tetapi harus berorientasi pada pemulihan kerugian para korban. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat […]

  • 1 Muharram, Amor Fati, dan Keberanian untuk Berhijrah

    1 Muharram, Amor Fati, dan Keberanian untuk Berhijrah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriah sebenarnya berawal dari keresahan praktis di era Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu, administrasi negara mulai berkembang pesat, namun kekacauan muncul karena dokumen-dokumen resmi tidak memiliki penanggalan yang jelas. Untuk mengatasi ambiguitas ini, para sahabat akhirnya bersepakat untuk menetapkan sebuah titik tolak waktu yang tak terbantahkan. Mereka memilih […]

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Adagium bahwa Ramadan sebagai bulan yang paling agung dalam Islam merupakan klaim yang diyakini mayoritas umat Islam dunia, tak terkecuali di Indonesia. Diyakini sebagai bulan paling agung lantaran Ramadan adalah bulan wajib untuk berpuasa selama sebulan; diturunkannya Al-Quran (Syahr Ramadan); namanya diabadikan di dalam al-Quran (Qs. 2: 185); bahkan pada bulan ini ada peristiwa Laylahal-Qadr (Qs. 30: 97) yang […]

  • Nahkoda Baru HIPMI PT IAI DDI Maros:Ishak Maulana Siap bersinergi Demi kemajuan Kampus

    Nahkoda Baru HIPMI PT IAI DDI Maros:Ishak Maulana Siap bersinergi Demi kemajuan Kampus

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros– Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) IAI DDI Maros resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti mendatang. Pelantikan ini menjadi tonggak awal kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi sebagai wadah pembinaan, pengembangan, dan pencetak generasi pengusaha muda yang inovatif, mandiri, serta berdaya saing. Dalam suasana penuh semangat dan optimisme, […]

  • Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Oleh : Mukari – (Dosen Sosiologi Fisipol Undar) Perdebatan sengit tentang kredibilitas ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mewarnai ruang publik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun beberapa klarifikasi resmi telah diberikan, masalah ini terus muncul, terutama melalui media sosial dan jaringan komunikasi alternatif. Fenomena ini menunjukkan bahwa tuduhan tersebut telah menjadi bagian dari pertarungan […]

  • Janji Plasma yang Tertunda: Mengurai Polemik Petani dan Tanggung Jawab Perusahaan di Pohuwato

    Janji Plasma yang Tertunda: Mengurai Polemik Petani dan Tanggung Jawab Perusahaan di Pohuwato

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Tri Gunawan Sidiki
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat petani plasma desa binaan di wilayah barat Kabupaten Pohuwato bukan sekadar ekspresi kekecewaan, melainkan cermin dari kesabaran panjang yang mulai mencapai batasnya. Di tengah ketidakpastian yang telah berlangsung hampir satu dekade, masyarakat tetap memilih jalan yang bermartabat untuk menyuarakan haknya. Ini adalah bentuk kedewasaan sosial yang patut diapresiasi, sekaligus […]

expand_less