Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Janji Plasma yang Tertunda: Mengurai Polemik Petani dan Tanggung Jawab Perusahaan di Pohuwato

  • account_circle Tri Gunawan Sidiki
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 1.060
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat petani plasma desa binaan di wilayah barat Kabupaten Pohuwato bukan sekadar ekspresi kekecewaan, melainkan cermin dari kesabaran panjang yang mulai mencapai batasnya. Di tengah ketidakpastian yang telah berlangsung hampir satu dekade, masyarakat tetap memilih jalan yang bermartabat untuk menyuarakan haknya. Ini adalah bentuk kedewasaan sosial yang patut diapresiasi, sekaligus sinyal kuat bahwa persoalan ini tidak bisa lagi diabaikan.

Persoalan pembagian plasma yang hingga hari ini belum menemukan titik terang merupakan masalah serius yang menyentuh langsung kehidupan ribuan masyarakat. Sejak awal, kehadiran perusahaan seperti PT IGL dan PT BTL diharapkan mampu membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pola kemitraan. Skema plasma, yang menjadi bagian penting dalam sistem perkebunan, dirancang sebagai jembatan antara kepentingan investasi dan keadilan sosial. Namun dalam praktiknya, harapan tersebut justru berubah menjadi kekecewaan yang berkepanjangan.

Kurang lebih satu dekade masyarakat menanti realisasi janji tersebut. Waktu yang tidak singkat untuk sebuah komitmen yang seharusnya memiliki kejelasan arah dan implementasi. Dalam rentang waktu itu, masyarakat terus bersabar, menaruh kepercayaan, dan berharap bahwa perusahaan akan memenuhi kewajibannya. Namun hingga kini, janji itu belum juga terealisasi.

Ironisnya, di tengah ketidakjelasan terkait hak petani plasma, aktivitas perusahaan tetap berjalan normal. Produksi bahan baku industri wood pellet terus berlangsung, disuplai ke PT Biomasa Jaya Abadi, bahkan menembus pasar ekspor hingga ke Jepang. Artinya, secara bisnis perusahaan tetap memperoleh keuntungan dan menunjukkan keberlanjutan operasional. Di sisi lain, masyarakat yang seharusnya menjadi bagian dari ekosistem tersebut justru belum merasakan manfaat yang sepadan.

  • Penulis: Tri Gunawan Sidiki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dakwah dengan Akhlak, Bukan Amarah: Pesan KH. Hasyim Asy’ari yang Relevan Hingga Kini Play Button

    Dakwah dengan Akhlak, Bukan Amarah: Pesan KH. Hasyim Asy’ari yang Relevan Hingga Kini

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 459
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bagaimana seharusnya Islam hadir di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya menjalankan syariat? Pertanyaan inilah yang menjadi pokok bahasan dalam sebuah pengajian yang digelar secara mendadak dan disiarkan melalui kanal youtube NUtizen Televisi, pada dua tahun yang lalu. Pengajian tersebut disampaikan oleh KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo sekaligus Pengurus Lembaga […]

  • Dana Peliputan Media MTQ Maros Disorot, Diduga Ada Ketidaksesuaian Pembayaran dan Nama ASN dalam Daftar Penerima

    Dana Peliputan Media MTQ Maros Disorot, Diduga Ada Ketidaksesuaian Pembayaran dan Nama ASN dalam Daftar Penerima

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Maros telah berlalu. Namun, penggunaan anggaran untuk peliputan media dalam kegiatan tersebut kini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan terkait transparansi realisasi anggaran serta laporan pertanggungjawaban (LPJ). Informasi yang dihimpun menyebutkan, anggaran peliputan media dalam kegiatan MTQ diduga mencapai sekitar Rp30 juta, dengan keterlibatan kurang lebih 30 […]

  • KPK Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Pemprov Maluku Utara, Gubernur Sherly Tjoanda Diminta Tindak Lanjuti Temuan

    KPK Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Pemprov Maluku Utara, Gubernur Sherly Tjoanda Diminta Tindak Lanjuti Temuan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com, TERNATE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti dugaan monopoli proyek dan berbagai persoalan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, Maruli Tua Manurung, mengungkapkan pihaknya telah menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, untuk membahas langkah-langkah pencegahan korupsi dalam […]

  • Tabungan Emas Nasabah mencapai 1,4 Ton, Pegadaian Kanwil IX Jakarta Menjamin Keamanan Investasi Layanan Bank Emas

    Tabungan Emas Nasabah mencapai 1,4 Ton, Pegadaian Kanwil IX Jakarta Menjamin Keamanan Investasi Layanan Bank Emas

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Emas telah lama menjadi instrumen investasi yang aman dan menguntungkan. Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap emas, Pegadaian menghadirkan Layanan Bank Emas yaitu sebuah layanan yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi dan investasi emas dengan lebih mudah, aman, dan terpercaya. Bank Emas merupakan salah satu inisiatif pemerintah yang terhimpun dalam Asta Cita Prabowo-Gibran dengan tujuan hilirisasi […]

  • MACPLAM-9 Integrasikan Pengetahuan dan Kerjasama

    MACPLAM-9 Integrasikan Pengetahuan dan Kerjasama

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong pentingnya sinergi dan kolaborasi antarwilayah dalam penguatan layanan laboratorium klinik dan diagnostik. Hal ini disampaikan Asisten III Setda Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole, saat mewakili Gubernur Gusnar Ismail pada pembukaan Maluku, Celebes, Papua Clinical Pathology and Laboratory Medicine Annual Meeting (MACPLAM-9) di Ballroom Hotel Aston, Jumat (4/7/2025). Mengangkat tema “Integrating Knowledge, Enhancing […]

  • 1 Muharram, Amor Fati, dan Keberanian untuk Berhijrah

    1 Muharram, Amor Fati, dan Keberanian untuk Berhijrah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriah sebenarnya berawal dari keresahan praktis di era Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu, administrasi negara mulai berkembang pesat, namun kekacauan muncul karena dokumen-dokumen resmi tidak memiliki penanggalan yang jelas. Untuk mengatasi ambiguitas ini, para sahabat akhirnya bersepakat untuk menetapkan sebuah titik tolak waktu yang tak terbantahkan. Mereka memilih […]

expand_less