Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH Faruq, wafat pada Ahad (1/3/2026) pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta.

Kabar berpulangnya almarhumah disampaikan langsung oleh suaminya, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan. Pihak keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat agar segala amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT dan diampuni segala khilafnya.

Dilansir dari nu.or.id, Jenazah disemayamkan di RS Fatmawati hingga pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk dishalatkan usai salat zuhur sebelum diberangkatkan ke Jombang, Jawa Timur. Almarhumah direncanakan dimakamkan di Kompleks Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi warga Nahdliyin, khususnya kader Fatayat NU di seluruh Indonesia. Semasa hidupnya, Margaret dikenal sebagai pemimpin perempuan yang tegas, hangat, dan responsif. Ia dikenal tidak pernah menunda pekerjaan organisasi serta cepat merespons dinamika yang berkembang di tengah kader dan masyarakat.

Di bawah kepemimpinannya periode 2022–2027, Fatayat NU memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas peran dalam merespons isu-isu perempuan dan sosial kemasyarakatan. Ia memastikan organisasi tetap relevan dan kokoh menghadapi tantangan zaman.

Margaret terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PP Fatayat NU dalam Kongres XVI Fatayat NU yang digelar 15–17 Juli 2022 di Jakabaring Sport City, Palembang. Saat itu, Ketua Umum periode sebelumnya, Anggia Ermarini, menyebut sosok Margaret sangat dekat dengan kader hingga ke daerah dan dikenal aktif mengawal program organisasi.

Lahir di Jombang pada 11 Mei 1978, Margaret merupakan putri kedua pasangan KH Mohammad Faruq dan Hj Lilik Chodijah Aziz Bisri. Ia menempuh pendidikan di Pesantren Denanyar Jombang sejak tingkat SLTP hingga SLTA, kemudian melanjutkan studi S1 di IAIN Sunan Ampel Surabaya serta pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia dengan fokus Kajian Wanita pada 2009.

Sejak muda, ia aktif berorganisasi, mulai dari IPPNU, PMII, hingga kemudian berkiprah di Fatayat NU. Ia pernah menjabat Sekretaris Umum dan Ketua Umum PP IPPNU, Wakil Koordinator Bidang Ekonomi PP Fatayat NU, serta Sekretaris Umum PP Fatayat NU sebelum akhirnya dipercaya memimpin organisasi tersebut.

Kepeduliannya terhadap isu perempuan dan anak juga tercermin dari kiprahnya sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia periode 2017–2022. Ia juga aktif dalam penelitian bersama Women Research Institute (WRI), dengan fokus pada isu perempuan pesantren, pekerja migran, perempuan dengan HIV, hingga kebijakan perlindungan tenaga kerja perempuan.

Kepergian Margaret Aliyatul Maimunah menjadi kehilangan besar bagi Nahdlatul Ulama dan gerakan perempuan Indonesia. Dedikasi dan pengabdiannya dalam memperjuangkan hak perempuan dan anak akan terus dikenang oleh para kader dan masyarakat luas.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa dan Neraca Hati

    Puasa dan Neraca Hati

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang seperti auditor independen: tidak bisa disuap, tidak bisa dinegosiasi, dan tidak menerima “opini titipan”. Ia hadir untuk memeriksa sesuatu yang sering luput dari laporan keuangan yakni neraca hati. Kalau dalam akuntansi kita mengenal aset, liabilitas, dan ekuitas, maka dalam puasa kita mengenal sabar sebagai aset, nafsu sebagai liabilitas, dan takwa sebagai ekuitas […]

  • Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Oleh : Mukari – (Dosen Sosiologi Fisipol Undar) Perdebatan sengit tentang kredibilitas ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mewarnai ruang publik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun beberapa klarifikasi resmi telah diberikan, masalah ini terus muncul, terutama melalui media sosial dan jaringan komunikasi alternatif. Fenomena ini menunjukkan bahwa tuduhan tersebut telah menjadi bagian dari pertarungan […]

  • Forum 17-an GUSDURian Polman Bahas Stoikisme dan Polemik Tarian Yahudi

    Forum 17-an GUSDURian Polman Bahas Stoikisme dan Polemik Tarian Yahudi

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pelataran rumah Imam Masjid Agung Syuhada, Annangguru Sayyid Ahmad Fadl Almahdaly, pada Senin malam, 28 April 2025. Malam itu, puluhan aktivis dari berbagai latar belakang berkumpul dalam Forum 17-an, sebuah diskusi lintas komunitas yang digagas oleh Komunitas GUSDURian Polman dan jejaringnya, termasuk Lembaga Inspirasi dan Advokasi Rakyat (LIAR) Sulbar, […]

  • Eka Putra B. Santoso/Foto: Istimewa Play Button

    Desain Pemilu, Putusan MK dan masa depan Demokrasi Kita

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Eka Putra B Santoso
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Penulis adalah Pengajar Politik IAIN Sultan Amai Gorontalo Mukadimah Pada penghujung tahun 2025, berita tentang kesepakatan partai-partai besar seperti Gerindra, PKB, Nasdem dan Golkar untuk merumuskan Pilkada lewat DPRD mencuat. Alasan mereka yang utama adalah menekan mahalnya ongkos pilkada dan praktik politik uang dalam kontestasi elektoral. Namun wacana ini tidak hanya bersifat insinuatif namun secara […]

  • PP Gentuma Bina Wajib Retribusi Kepelabuhanan dan Kesyahbandaraan

    PP Gentuma Bina Wajib Retribusi Kepelabuhanan dan Kesyahbandaraan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepatuhan pengguna jasa terhadap kewajiban retribusi, Unit Pelaksana Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan (PP) Gentuma menyelenggarakan Pembinaan Wajib Retribusi Jasa Kepelabuhanan dan Optimalisasi Pelayanan Kesyahbandaraan, Kamis (3/7/2025). Plt. Kepala PP Gentuma Sitti Sabariah Machmud menegaskan pentingnya pemahaman bersama tentang retribusi dalam sambutannya. Sabariah menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) gelar agenda Konsolidasi Offline Bank Sampah sebagai langkah penguatan sinergi dan evaluasi program lingkungan berbasis komunitas. Kamis, 7 Agustus 2025. Dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P, serta jajaran manajemen PT Pegadaian. Agenda konsolidasi ini menjadi salah […]

expand_less