Breaking News
light_mode
Trending Tags

Agenda Kolaboratif SANTRIPRENEUR Talk, Wakil Ketua Komisi X : Kami Dari DPR-RI Akan Tetap Berusaha Agar Pendidikan Menjadi Prioritas

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • visibility 95
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Agenda SANTRIPRENEUR TALKS dengan Tema “Peradaban santri: Berpendidian, Berdaya, Berkhidmat Membangun Negeri” merupakan kegiatan kolaboratif antara Dewan Pengurus Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) dan LPDP PKUMI (Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal) yang diselenggarakan di Aula Masjid Istiqlal pada Jum’at, 14 Maret 2025.

Kegiatan SANTRIPRENEUR TALKS Dibuka secara resmi oleh ketua umum DPP GENINUSA, Zikal Okta Syahtria dan dihadiri langsung oleh Wakil ketua komisi X DPR-RI Fraksi Gerinda, Himmatul Aliyah. Serta ditemani dengan narasumber dari Deputi 2 BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Wakil Rektor III Universitas Mercu buana, Dr. Irmulansati Tomohardjo, M.Si (diwakilkan) dan Lurah LPDP PKUMI, M. Zakaria Drajat, S.Ag.

Ketua umum DPP GENINUSA, Zikal Okta Syahtria, Usai membuka acara, dirinya menyampaikan bahwa santri juga bisa melakukan revolusi mental terhadap Akhlakul Karimah, melakukan bisnis dan mengelola juga memimpin negara.

Selain itu, Khodijah Sebagai Ketua panitia pelaksana kegiatan juga menyampaikan bahwa dalam kesempatan kegiatan ini dengan tujuan membangun peradaban santri sebagai catatan menuju peradaban dunia serta menjadi aktor penggerak pembangunan ekonomi, sosial, pendidikan.

“Hari ini kita berkumpul untuk membangun sebuah peradaban santri yang berpendidikan, berdaya dan berkhidmat untuk negeri. Kata Khodijah.

“Tema ini diangkat oleh panitia untuk mencerminkan harapan besar kita bahwa santri, pelajar dan generasi muda Indonesia 2025 itu tidak hanya menjaga nilai-nilai keislaman, nilai-nilai kebangsaan, tetapi mampu menjadi aktor utama dalam pembangunan ekonomi, sosial, pendidikan, untuk Indonesia emas 2045”, Lanjut Khadijah.

Secara Terpisah, Wakil ketua komisi X DPR-RI, Himmatul Aliyah, mengapresiasi dan mendukung Kegiatan SANTRIPRENEUR TALKS sebagai agenda yang produktif bagi generasi hari ini serta masa depa bangsa.

Himmatul Aliyah menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah hari ini bukan pemotongan anggaran, tapi mengalokasikan anggaran yang lebih produktif dan yang sangat membutuhkan.

“saya di sini diminta untuk memaparkan arah kebijakan Pendidikan di Indonesia. Di dunia pendidikan, sesuai dengan Inpres no 1 tahun 2025, efesiensi tidak menyasar ke dunia pendidikan dan bantuan sosial. Pada prinsipnya beasiswa pendidikan tidak ada efesiensi”, Ucap Himmatul Aliyah, Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Dalam sambutannya, 14 Maret 2025.

“Kalaupun kena, saya yang duluan protes, karena saya bagian dari pemerintah. Kami dari DPR-RI akan tetap berusaha agar pendidikan menjadi prioritas”, Lanjut Himmatul.

Politisi Perempuan itu juga menegaskan, bahwa Pendidikan nasional bertujuan untuk membentuk keimanan, ketakwaan, serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan undang-undang yang berlaku.

“Jadi sebelum cerdas, kita harus punya keimanan dulu. Ketakwaan serta Akhlakul Karimah ataupun akhlak yang mulia juga karakter baik”, Tegasnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa DPR juga ikut menyalurkan dari Kemenpora bantuan usaha untuk pemuda. jika ada yang minat membuka usaha, silahkan ajukan proposal bisa melalui DPR-RI atau langsung kepada Kemenpora.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) menjadi sorotan setelah pertemuan pimpinan ormas Islam dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Jika sebelumnya MUI menyuarakan keraguan, kini organisasi tersebut menunjukkan sikap yang lebih terbuka dengan sejumlah catatan. Wakil Ketua Umum MUI […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Pesantren Kilat Ramadhan The Nusa Institute Tekankan Iman, Akhlak, dan Kesadaran Ekologis Generasi Muda

    Pesantren Kilat Ramadhan The Nusa Institute Tekankan Iman, Akhlak, dan Kesadaran Ekologis Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Lembaga riset dan pengembangan keislaman The Nusa Institute menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H pada 6–8 Maret 2026 di Aula PKUMI kawasan Masjid Istiqlal. Kegiatan ini mengusung tema “Iman Naik, Akhlak Baik, Lingkungan Asri”, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan spiritual, akhlak, serta kesadaran ekologis bagi generasi muda Muslim. Pesantren kilat ini […]

  • Ramai Dikritik, Ini Penjelasan KPK soal Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas

    Ramai Dikritik, Ini Penjelasan KPK soal Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari rumah tahanan (rutan) menjadi tahanan rumah menuai kritik dari berbagai pihak. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai alasan KPK tidak jelas dan prosesnya dilakukan secara tertutup. “Ini mestinya Dewan Pengawas KPK harus segera melakukan proses […]

  • Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

    Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Setiap lebaran tiba, ada satu momen yang selalu kita tunggu dengan antusias: Halal Bi Halal. Di banyak keluarga muslim Indonesia, tradisi ini berarti keliling dari rumah ke rumah, bersalaman, dan menyantap hidangan yang sensasi rasanya tak pernah gagal. Tapi lebih dari itu, ada suasana hangat yang selalu hadir: perasaan diterima kembali, (setelah) apapun yang terjadi […]

  • Ekoteologi sebagai Upaya Resakralisasi Alam

    Ekoteologi sebagai Upaya Resakralisasi Alam

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Refleksi atas Sambutan Menag pada Acara Peringatan Hari Bhakti Pertiwi Widyalaya Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, tampaknya menaruh perhatian yang sangat serius pada gagasan ekoteologi. Dalam berbagai forum resmi Kementerian Agama, beliau secara konsisten memperkenalkan dan mengelaborasi konsep ini. Hampir setiap sambutan selalu membicarakan relasi agama dan lingkungan sebagai tema utama atau tema […]

expand_less