Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PBNU Percepat Penyelesaian SK, Prioritaskan Cegah Kevakuman Pengurus Cabang

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 303
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Persoalan ratusan Surat Keputusan (SK) pengurus cabang yang sempat mandek akhirnya mulai menemukan titik terang.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan percepatan penyelesaian SK melalui Rapat Harian Tanfidziyah yang digelar pada Rabu, 22 April 2026.

Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, mengatakan bahwa percepatan ini menjadi agenda utama dengan tetap berpegang pada prinsip kemudahan sesuai regulasi.

Menurutnya, prioritas diberikan pada SK karteker dan perpanjangan untuk mencegah kevakuman kepengurusan di tingkat cabang.

“Prioritas ini penting agar roda organisasi tetap berjalan dan pelaksanaan konferensi tidak terhambat,” ujarnya usai rapat di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat.

Amin menjelaskan, tim panel telah melakukan pengelompokan SK berdasarkan statusnya, mulai dari yang telah diterbitkan, dalam proses penandatanganan, hingga yang masih diinput ke dalam sistem Digdaya.

“Alhamdulillah, ada SK yang sudah diterbitkan, ada yang sedang proses tanda tangan, dan ada yang sedang diinput ke Digdaya,” katanya dikutip dari NU Online, Jumat 24 April 2026.

Dalam rapat tersebut, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, juga memberikan arahan agar proses penyelesaian SK mengedepankan prinsip At-Taisir atau kemudahan, selama tetap berada dalam koridor regulasi.

Selain percepatan SK, PBNU turut membahas penyusunan roadmap organisasi untuk 25 tahun ke depan.

Tim penyusun ditargetkan menyelesaikan dokumen tersebut paling lambat akhir Mei 2026, sebelum diuji publik dan dibawa ke forum muktamar.

Agenda lainnya adalah penguatan program ketahanan masyarakat sebagai bagian dari crash program PBNU. Program ini dikoordinasikan oleh Ketua PBNU, Alisa Wahid, dengan melibatkan berbagai organisasi keagamaan.

PBNU menilai, kolaborasi lintas organisasi menjadi penting untuk memperkuat daya tahan sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Dengan langkah percepatan ini, PBNU berharap persoalan administratif yang selama ini menghambat dapat segera teratasi, sekaligus memastikan stabilitas dan keberlangsungan organisasi tetap terjaga.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 509
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Arah kebijakan pendekatan karbon net sink sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya pada tahun 2030 (Indonesia’s Forestry and Other Land Use Net Sink 2030) yang dimandatkan oleh pemerintah Indonesia sebagai pengendalian dampak perubahan iklim khususnya sektor kehutanan. Mandat ini telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor SK.168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2/2022 tentang […]

  • Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

    Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Orang NU punya prinsip sederhana: kalau niatnya ibadah, jangan dibuat ribet. Sayangnya, urusan haji yang jelas-jelas ibadah sering kali justru paling ribet urusannya. Maka ketika Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) lahir, umat pun berharap: “Alhamdulillah, semoga haji tak lagi seperti antre sembako menjelang lebaran.” Tapi apa daya, harapan sering kalah cepat dari realitas birokrasi. Sebagai […]

  • Akuntan Bukan Penjaga Angka, tetapi Penjaga Risiko

    Akuntan Bukan Penjaga Angka, tetapi Penjaga Risiko

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Ketika mendengar kata akuntan, banyak orang masih membayangkan seseorang yang sibuk menghitung angka, menyusun laporan keuangan, atau memastikan setiap transaksi tercatat dengan benar. Pandangan tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi tidak lagi cukup untuk menggambarkan peran akuntan di tengah dunia bisnis yang semakin kompleks. Hari ini, akuntan bukan sekadar penjaga angka. Akuntan adalah penjaga risiko. Angka […]

  • BNPT Ingatkan Generasi Z dan Alpha Waspada Radikalisme di Media Sosial dan Game Online

    BNPT Ingatkan Generasi Z dan Alpha Waspada Radikalisme di Media Sosial dan Game Online

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan bahwa penyebaran paham radikal di era digital dapat terjadi sangat cepat, mulai dari internet, media sosial, hingga game online, yang kini banyak menyasar generasi Z dan Alpha. “Di era digital, paham-paham radikal ini bisa sangat cepat disebarluaskan. Mereka ada yang terpapar melalui media sosial, ada juga yang […]

  • Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan Play Button

    Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 364
    • 0Komentar

    nulondalo.com – KH. Abdullah Aniq Nawawi menegaskan bahwa ijtihad ulama Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang sosial-politik terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan peradaban yang berkeadilan gender. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi Halaqah Fiqih Peradaban PBNU bertajuk; Ijtihad Ulama NU dalam bidang sosial-politik untuk peradaban yang berkeadilan gender, yang digelar tahun lalu. […]

  • Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Hari Jumat tanggal 27 November 2020, Gorontalo untuk kesekian kalinya dikagetkan dengan berita penangkapan oleh Densus 88 terhadaap 7 orang terduga teroris di Kabupaten Pohuwato (Kecamatan Buntulia dan Randangan). Betapa tidak, Gorontalo yang dikenal dengan daerah “Serambi Madinah” yang memiliki falsafah hidup “Adat Bersendi Syara’, Syara’ Bersendi Kitabullah” harus menelan pil pahit atas kejadian ini. […]

expand_less