Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jangan Jadi Nahdliyyin Imma’ah

  • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada hadits yang patut direnungkan oleh kita semua, khususnya oleh warga Nahdliyyin yang akhir-akhir ini menyaksikan banyak kejanggalan pada tubuh organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Mulai dari konflik internal hingga kasus-kasus yang menyeret para pengurus dan tokohnya.

Nabi bilang begini:

لا تَكُونُوا إمعة تَقولُونَ إِن أحسن النَّاس أحسنا وَإِن ظلمُوا ظلمنَا

“Janganlah kalian menjadi “imma’ah”. Yaitu orang yang menjadi baik jika orang-orang baik, dan berlaku dzalim saat orang-orang dzalim”

Secara sederhana, Imma’ah adalah pribadi-pribadi yang labil. Jika diingatkan akan kekeliruannya ia menjawab: “si A saja begitu”. Dalan kasus kurban Prabowo lalu misalnya. Ketika yang lain secara elegan adu argumen, ada pihak yang malas berpikir berseloroh: “presiden sebelumnya juga begitu”. Itu salah satu contoh imma’ah.

Contoh lain dari sikap Imma’ah adalah pribadi-pribadi yang mengakui banyak identitas demi kepentingan sesaat. Bertemu warga NU dia mengaku NU, bertemu Muhammadiyah dia mengaku Muhammadiyah. Bertemu tokoh partai A mengaku simpatisan partai A, bertemu tokoh partai B mengaku pendukung fanatik partai B. Bertemu timses A dia mengaku dukung A, bertemu timses B dia mengaku pendukung B. Di kepengurusan NU banyak sekali model begini, apalagi menjelang momentum politik dan menjelang Muktamar NU.

Tapi bukan itu yang hendak ditegaskan dalam tulisan ini. Pada kondisi NU tidak seharum tahun-tahun lalu namanya, jangan menjadi Imma’ah. Jangan hanya bangga mengaku NU saat NU di atas ufuk, lalu enggan mengakuinya ketika NU menghadapi persoalan. Apalagi sampai berubah menjadi kebencian terhadap NU hanya karena kecewa pada sebagian pengurus dan tokohnya.

Dalam kelanjutan hadits di atas Nabi bersabda:
وَلَكِن وطنوا أَنفسكُم إِن أحسن النَّاس أَن تحسنوا وَإِن أساؤوا أَن لا تظلموا

“Akan tetapi mantapkanlah identitas kalian. Apabila orang-orang berbuat baik, kalian berbuat baik. Dan apabila mereka berbuat buruk kalian tidak ikut berbuat zalim”

NU tetaplah NU. Organisasi yang mengeluarkan resolusi Jihad membela dan mempertahankan kemerdekaan. Organisasi yang menaungi ribuan pesantren dan melahirkan banyak Ulama, intelektual serta kader-kader muslim mumpuni. Organisasi yang hingga hari ini masih menjadi tempat dan harapan banyak orang.

Jika ada yang aneh dengan kelakuan pengurus atau tokoh-tokohnya, anggap saja itu cobaan atau adzab bagi kita yang memilih dan menokohkan mereka. Di luar itu, NU sebagai jam’iyyah dan jama’ah tetap patut dicintai.

Karena itu, kerja-kerja organisasi harus tetap jalan. Kaderisasi, kegiatan keilmuan, pelayanan, harus tetap jalan.

Penulis : Pengurus LBM PBNU dan Mantan Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriyah PCNU Maroko
  • Penulis: Abdullah Aniq Nawawi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Adagium bahwa Ramadan sebagai bulan yang paling agung dalam Islam merupakan klaim yang diyakini mayoritas umat Islam dunia, tak terkecuali di Indonesia. Diyakini sebagai bulan paling agung lantaran Ramadan adalah bulan wajib untuk berpuasa selama sebulan; diturunkannya Al-Quran (Syahr Ramadan); namanya diabadikan di dalam al-Quran (Qs. 2: 185); bahkan pada bulan ini ada peristiwa Laylahal-Qadr (Qs. 30: 97) yang […]

  • Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 198
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) menjadi sorotan setelah pertemuan pimpinan ormas Islam dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Jika sebelumnya MUI menyuarakan keraguan, kini organisasi tersebut menunjukkan sikap yang lebih terbuka dengan sejumlah catatan. Wakil Ketua Umum MUI […]

  • Terhibur Sampai Tunduk: Industri Kebudayaan dan Gagalnya Negara Menjadi Fasilitator Keadilan

    Terhibur Sampai Tunduk: Industri Kebudayaan dan Gagalnya Negara Menjadi Fasilitator Keadilan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Dulu orang percaya ilmu pengetahuan dan teknologi akan membawa manusia pada kebebasan. Semakin modern sebuah masyarakat, semakin terbuka pula cara berpikirnya. Rasionalitas dianggap mampu membebaskan manusia dari kebodohan, mitos, dan penindasan. Tetapi hari ini kita justru melihat sesuatu yang dilematis, teknologi berkembang begitu cepat, informasi ada di mana-mana, namun masyarakat semakin mudah diarahkan, digiring, bahkan […]

  • Klarifikasi SPBU Pertamina Patung Kuda Maros: Operator Disanksi, Insiden Jadi Pembelajaran Bersama

    Klarifikasi SPBU Pertamina Patung Kuda Maros: Operator Disanksi, Insiden Jadi Pembelajaran Bersama

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menyusul pemberitaan terkait dugaan praktik tidak wajar dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina kawasan Patung Kuda, dekat Pantai Tak Berombak (PTB), Kabupaten Maros, pihak pengawas SPBU akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Peristiwa yang sebelumnya dilaporkan terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 11.30 WITA itu sempat menimbulkan kecurigaan dari seorang konsumen […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong UMKM Tumbuh Lewat KUPEDES: Pinjaman Cepat, Bunga Ringan, Hingga Rp 500 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong UMKM Tumbuh Lewat KUPEDES: Pinjaman Cepat, Bunga Ringan, Hingga Rp 500 Juta

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta terus memperkuat dukungannya terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) salah satunya lewat layanan KUPEDES. Produk pinjaman produktif ini dirancang untuk memberikan akses permodalan dengan proses cepat, bunga ringan, serta skema angsuran fleksibel. Selasa, 2 September 2025. Melalui KUPEDES, pelaku UMKM dapat memperoleh pinjaman mulai Rp20 juta hingga […]

  • Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Negeri ini kian sering bekerja dengan cara tiba-tiba. Kebijakan lahir mendadak, diumumkan gegap gempita, lalu dijalankan sambil tergesa. Ketika tersandung di lapangan—yang sebenarnya bisa diprediksi sejak awal—negara pun segera masuk ke fase berikutnya: kebisingan klarifikasi. Dua hal ini bukan kebetulan. Negeri Tiba-Tiba dan Klarifikasi yang Ribut adalah pasangan serasi dalam politik kita hari ini. Ambil […]

expand_less