Nusron Wahid Serahkan Sertifikat Wakaf kepada Nadzir As-Salam Tenjo di Jakarta
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 41
- print Cetak

Suasana penyambutan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid oleh peserta dan tamu undangan saat memasuki aula Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com– Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo menerima sertifikat tanah wakaf dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf yang berlangsung di Meeting Hall Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026).
Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari program percepatan legalisasi aset wakaf yang dijalankan pemerintah untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pemanfaatan aset wakaf bagi kepentingan pendidikan, keagamaan, dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri ratusan nadzir dan pengelola aset wakaf dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Hadir pula Direktur Pesantren Kementerian Agama RI Dr. H. Basnang Said, Divisi Sarana dan Prasarana Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo Andi Palowongi, serta jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.
Bendahara Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo sekaligus nadzir penerima sertifikat wakaf, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN atas dukungan dalam proses penerbitan sertifikat tanah wakaf yayasan tersebut.
“Sertifikat ini bukan hanya dokumen administratif, tetapi juga bentuk perlindungan hukum yang sangat penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat wakaf bagi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhammad Aras Prabowo.
Menurutnya, legalitas aset wakaf menjadi fondasi penting dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam yang berkelanjutan. Dengan adanya sertifikat tersebut, Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo memiliki kepastian hukum yang lebih kuat untuk mengembangkan berbagai program pendidikan dan sosial.
Ia berharap program percepatan sertifikasi tanah wakaf yang dijalankan ATR/BPN dapat terus diperluas sehingga semakin banyak aset umat yang terlindungi dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kemaslahatan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Muhamad Sanwani, yang turut mendampingi tiga nadzir penerima sertifikat wakaf dari Kecamatan Tenjo, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan BPN dalam penyerahan sertifikat wakaf kepada para nadzir. Semoga ke depan percepatan penerbitan sertifikat wakaf semakin lancar,” katanya.
Selain penyerahan sertifikat, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antara para nadzir, lembaga keagamaan, dan jajaran ATR/BPN dalam mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf di berbagai daerah.
Pemerintah berharap tata kelola aset wakaf di Indonesia semakin tertib, profesional, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan sosial, pendidikan, serta ekonomi umat. Penyerahan sertifikat wakaf kepada Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo menjadi salah satu contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga dan mengoptimalkan aset wakaf sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar