Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com Komisi III DPR RI menegaskan bahwa reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus diarahkan pada penguatan pengawasan internal dan perubahan kultur organisasi, bukan sekadar perombakan struktur. Penegasan ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menuntut Polri menjadi institusi yang bersih, tangguh, dan berpihak pada rakyat kecil.

Melalui Panitia Kerja (Panja) Reformasi Kepolisian RI, Kejaksaan RI, dan Pengadilan, Komisi III DPR RI juga memastikan bahwa kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden, dengan mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kapolri oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan bahwa kesimpulan tersebut sesuai dengan amanat reformasi sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat (2) dan ayat (3) Ketetapan MPR RI Nomor VII Tahun 2000.

“Kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden, serta mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kapolri oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI,” ujar Habiburokhman usai rapat Panja di Gedung Nusantara II, Senayan, Kamis (8/1/2025).

Dalam konteks reformasi, Komisi III menekankan pentingnya reformasi kultural di tubuh Polri, terutama penguatan fungsi pengawasan internal seperti Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). DPR menilai, lemahnya Propam selama ini menjadi salah satu penyebab utama merosotnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Anggota Komisi III DPR RI, Martin Tumbelaka, sebelumnya secara terbuka mengkritik ketidaktegasan Propam dalam menindak pelanggaran anggota. Menurutnya, banyak kasus di daerah berkembang liar dan berujung pada krisis kepercayaan karena pengawasan internal tidak berjalan efektif.

“Percuma bicara reformasi kalau Propamnya tidak tegas. Di situlah kepercayaan publik runtuh,” kata Martin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Reformasi Polri.

Sikap DPR tersebut dinilai sejalan dengan penegasan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan HUT ke-79 Bhayangkara, di mana Kepala Negara menekankan bahwa Indonesia membutuhkan polisi yang bersih, unggul, dan selalu membela rakyat yang lemah dan miskin.

“Negara dan bangsa ini memerlukan kepolisian yang bersih, yang dicintai rakyat, yang selalu melindungi rakyat, terutama mereka yang paling lemah dan paling miskin,” tegas Prabowo dalam amanatnya di Monas, Jakarta.

DPR menilai, pesan Presiden tersebut hanya dapat diwujudkan jika Polri berani membersihkan internalnya secara konsisten dan transparan. Penguatan Propam dipandang sebagai instrumen utama untuk memastikan disiplin, integritas, dan akuntabilitas aparat di lapangan.

Habiburokhman menambahkan, kesimpulan Panja yang telah dibacakan masih merupakan kesimpulan awal. Pembahasan reformasi kelembagaan, termasuk di lingkungan kejaksaan dan pengadilan serta detail reformasi regulasi, akan terus dilanjutkan melalui rapat-rapat lanjutan dengan menghadirkan para ahli.

“Reformasi ini tidak berhenti di Polri saja. Kejaksaan dan pengadilan juga akan dibahas secara mendalam,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • 500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Praktek berpuasa bagi umat Islam selama bulan Ramadan telah berlangsung ribuan kali sejak era Nabi. Khusus untuk kita di Gorontalo, puasa baru berlangsung sekitar 500 tahun. Hitungan “kasar” ini bermula dari tahun 1525 sejak Islam menjadi agama resmi di Gorontalo. Artinya, untuk Gorontalo sendiri, baru 500 kali puasa Ramadan dilangsungkan. Bagi peradaban lain, puasa Ramadan […]

  • JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Sosial dan Ekonomi Umat

    JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Sosial dan Ekonomi Umat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Gorontalo resmi dilantik pada Selasa, 28 April 2026. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Madinah Gorontalo dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi di kawasan timur Indonesia. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum JKSN, Asep Saifuddin Chalim, didampingi Sekretaris Jenderal JKSN, […]

  • NU Gorontalo Bersatu Tolak Simbol dan Gagasan Khilafah oleh Eks-HTI

    NU Gorontalo Bersatu Tolak Simbol dan Gagasan Khilafah oleh Eks-HTI

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Gerakan para eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Gorontalo dinilai telah memanfaat momentum Isu Palestina untuk mengkampanyekan pendirian Negara Islam. Gerakan politisasi isu Palestina oleh eks HTI  juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Di Gorontalo sendiri  ratusan orang mengatasnamakan Santri Peduli Palestina menggelar aksi damai peduli Palestina. Pasalnya aksi tersebut dinilai memanfaatkan isu Palestina untuk […]

  • Rekonsiliasi Langit

    Rekonsiliasi Langit

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua jenis laporan keuangan: laporan kas dan laporan ikhlas. Laporan kas bisa kita cek di mobile banking. Laporan ikhlas? Nah, itu yang biasanya belum diaudit. Di sinilah saya menyebut Ramadhan sebagai momentum “rekonsiliasi langit”—proses mencocokkan saldo amal kita dengan catatan Ilahi, sebelum nanti benar-benar diaudit tanpa SP2DK, tanpa tax amnesty, dan […]

  • Idul Adha: Antara Pengorbanan, Air Mata, dan Harapan Ampunan  Allah

    Idul Adha: Antara Pengorbanan, Air Mata, dan Harapan Ampunan Allah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum agung untuk meneguhkan iman, membersihkan hati, serta merenungi makna pengorbanan dan ketaatan yang diwariskan Nabi Ibrahim alaihissalam dan Nabi Ismail alaihissalam. Di tengah gemuruh dunia yang sering melalaikan manusia dari Tuhannya, Idul Adha hadir mengingatkan kita bahwa kehidupan sejati bukan tentang siapa yang paling kaya […]

expand_less