Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali mencatat sejarah penting dalam mencetak generasi ulama berwawasan global. Pada momentum penuh khidmat ini, PKUMI secara resmi mengukuhkan para kader ulama yang terdiri dari 18 mahasiswa program S3, 32 mahasiswa program S2, serta 32 mahasiswa program S2 PKUP. Para peserta berasal dari berbagai penjuru Nusantara, mencerminkan kekayaan budaya, keragaman perspektif, serta semangat persatuan dalam membangun peradaban keilmuan Islam Indonesia, Sabtu (22/11/2025).

Dalam sambutannya, Direktur PKUMI Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya menegaskan bahwa para alumni dipersiapkan untuk menjadi imam rujukan di masa depan—figur ulama yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga luas dalam ilmu, matang dalam kepemimpinan sosial, dan peka membaca dinamika zaman. Beliau mengingatkan bahwa pengukuhan ini bukan akhir sebuah perjalanan, melainkan awal dari perjuangan intelektual dan pengabdian yang lebih panjang.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., memberikan arahan strategis tentang posisi PKUMI dalam peta keulamaan global. Beliau menegaskan bahwa program PKUP merupakan salah satu bentuk pengkaderan ulama perempuan formal yang sangat jarang dijumpai di dunia. Para alumni, menurut beliau, harus menguasai dua khazanah utama: kitab kuning sebagai dasar tradisi klasik, dan kitab putih sebagai simbol keilmuan modern, sehingga ulama Indonesia tampil sebagai sosok komprehensif yang mampu menjawab tantangan umat secara utuh. Ia juga mendorong pembentukan ikatan alumni PKUMI untuk menjaga kesinambungan kajian turats dan memperkuat jejaring keilmuan.

Acara ini turut diperkaya oleh sesi ilmiah bersama Dr. Mustafa Zahran, Peneliti Internasional Gerakan Islam Kontemporer. Dalam makalahnya yang berjudul “دور العلماء الوسطيين في مكافحة فكرة التطرف الديني” (Peran Ulama Moderat dalam Menangkal Gagasan Ekstremisme Keagamaan), ia menegaskan peran vital ulama moderat dalam melindungi masyarakat dari narasi ekstremisme, serta pentingnya pendekatan keagamaan yang seimbang dan inklusif.

Pengukuhan ini dihadiri oleh tokoh nasional dan internasional, antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemenag RI, serta perwakilan dari Kedutaan Besar Mesir dan Maroko. Kehadiran mereka menunjukkan pengakuan luas terhadap PKUMI sebagai pusat pembinaan ulama moderat yang semakin diperhitungkan di tingkat global.

Dengan pengukuhan tahun ini, PKUMI kembali meneguhkan posisinya sebagai institusi strategis dalam melahirkan ulama masa depan yang berilmu mendalam, berakhlak kokoh, dan berkomitmen mengabdi kepada umat, bangsa, dan dunia. Dari Masjid Istiqlal, harapan besar kembali terbit—bahwa ulama-ulama moderat Indonesia akan terus menjadi cahaya peradaban bagi negeri dan umat manusia.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi LSI dan Fakultas Kehutanan Sukses Gelar Pelatihan GeoInsight 2026

    Kolaborasi LSI dan Fakultas Kehutanan Sukses Gelar Pelatihan GeoInsight 2026

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAKASSAR — Learning Space Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “GeoInsight 2026: Pelatihan Geotagging dan Pemetaan Digital” pada Minggu, 18 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai ini menjadi ruang pembelajaran interaktif bagi peserta dalam memahami pemanfaatan teknologi geotagging dan pemetaan digital berbasis data […]

  • Polemik Julukan “Raja RJ”, Ini Respons Kasat Narkoba Bulukumba

    Polemik Julukan “Raja RJ”, Ini Respons Kasat Narkoba Bulukumba

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, BULUKUMBA — Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Salehuddin, S.H.,M.H memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyoroti dirinya dengan julukan “Raja RJ” serta menyebut adanya puluhan kasus narkotika yang dihentikan saat dirinya bertugas di Polres Maros. Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa sepanjang Agustus hingga Desember 2025, AKP Salehuddin menangani 41 kasus […]

  • Kepedulian Pemerintah dan LSM, Korban Petasan Rakitan Dijenguk di RS Wahidin

    Kepedulian Pemerintah dan LSM, Korban Petasan Rakitan Dijenguk di RS Wahidin

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 191
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros — Seorang anak berinisial MA (8), warga Lingkungan Allu, Kelurahan Baji Pamai, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar setelah menjadi korban petasan rakitan. Peristiwa tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, khususnya pemerintah kecamatan dan elemen masyarakat sipil. Sebagai wujud kepedulian terhadap warganya, Camat […]

  • Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Pada awal tahun 2000-an, di tubuh Nahdlatul Ulama, muncul satu arus pemikiran penting yang digerakkan terutama oleh anak-anak muda NU di level kultural, yang kemudian dikenal sebagai Postradisionalisme Islam. Gerakan pemikiran ini lahir dan tumbuh dari ruang-ruang intelektual dan kebudayaan yang relatif cair. LKiS di Yogyakarta dan Desantara di Jakarta menjadi dua simpul penting yang […]

  • Zakat Salah Catat

    Zakat Salah Catat

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua agenda besar: membersihkan hati dan membersihkan pembukuan. Yang pertama urusan langit, yang kedua sering kali urusan auditor. Di sinilah zakat menemukan relevansinya, bukan hanya sebagai rukun Islam, tetapi juga sebagai “rukun akuntansi sosial”. Sebab, zakat itu jangan sampai salah niat, apalagi salah catat. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, humor bukan untuk […]

  • Budak Ambisi

    Budak Ambisi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Ada begitu banyak manusia meniti karier, namun tanpa sadar, mereka bukan lagi tuan atas dirinya, melainkan budak dari ambisi yang mereka pelihara. Khalid Bin Salih Al-Munif pernah mengingatkan, manusia bisa tenggelam dalam pekerjaan, entah mengumpulkan ilmu atau harta, tetapi tetap saja terjerat sebagai tawanan dari ambisi mereka sendiri. Ambisi yang tak terkendali ibarat api. Ia […]

expand_less