Viral! Turis Italia Sebut Diancam Dibunuh Setelah Rekam Dugaan Praktik Wisata Hiu Paus di Gorontalo
- account_circle Djemi Radji
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 209
- print Cetak

Unggahan turis asal Italia yang menetap di Australia, Agnese Fontana, di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku mendapat ancaman pembunuhan setelah merekam dugaan praktik wisata hiu paus (whale shark tourism) yang dinilainya tidak etis di Gorontalo. Tangkapan layar/Instagram @aagnesefontana.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko hiu paus tertabrak kapal, mengalami cedera, hingga mengalami perubahan perilaku dalam jangka panjang.
“Memberi makan hiu paus mengganggu perilaku alaminya sebagai satwa migrasi. Hal itu membuat mereka tetap berada di satu lokasi, bukan melakukan perjalanan jauh mencari sumber makanan alami. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terhadap lalu lintas kapal, cedera, serta perubahan perilaku jangka panjang.”
Ia juga mengimbau wisatawan agar tidak mendukung praktik wisata yang dinilai merugikan satwa liar.
“Jangan mendukung praktik seperti ini. Cari tahu terlebih dahulu regulasi mengenai wisata hiu paus. Ada beberapa wisata hiu paus yang dikelola secara etis di berbagai negara, tetapi sejauh yang saya ketahui tidak di Indonesia.”
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola wisata hiu paus yang dimaksud maupun instansi terkait di Gorontalo mengenai pengakuan ancaman pembunuhan yang disampaikan Agnese Fontana.
Demikian pula terkait dugaan praktik pemberian makan hiu paus sebagaimana diungkapkan dalam unggahan tersebut, belum terdapat klarifikasi dari pihak terkait.
Catatan Redaksi: Redaksi masih berupaya menghubungi pengelola wisata, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi yang berwenang di bidang konservasi untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan guna memenuhi asas keberimbangan dalam pemberitaan.
- Penulis: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar