Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Ketiga Operasi Roaring Lion, Israel-AS Klaim Kuasai Udara Iran

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat yang diberi nama Operasi Roaring Lion memasuki hari ketiga pada Senin (3/3/2026).

Pemerintah Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan menangkal ancaman nuklir dan balistik Iran, sekaligus melumpuhkan struktur kepemimpinan militer Teheran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampil dalam sebuah video pidato yang direkam di lokasi yang disebut sebagai titik serangan di Teheran. Dalam pernyataannya, Netanyahu menekankan perbedaan sasaran antara kedua pihak.

“Iran menargetkan warga sipil. Kami menargetkan para pemimpin teror,” ujarnya, seraya menyebut operasi tersebut sebagai langkah defensif demi keamanan Israel dan sekutunya.

Di pihak Amerika Serikat, operasi ini disebut sebagai Epic Fury. Washington mengklaim telah menjatuhkan sekitar 2.000 bom pada hari kedua operasi, serta menyatakan telah mencapai “supremasi udara” di atas wilayah Iran.

Pejabat pertahanan AS menyebut target utama meliputi fasilitas militer strategis, instalasi rudal balistik, dan infrastruktur yang diduga terkait program nuklir.

Pemerintah Israel juga secara terbuka menyatakan bahwa operasi ini bertujuan melemahkan struktur kekuasaan Ayatollah di Iran, yang mereka anggap sebagai sumber ancaman jangka panjang bagi stabilitas kawasan dan keamanan global.

Respons Iran

Iran merespons dengan meluncurkan rudal ke sejumlah wilayah Israel, negara-negara Teluk, serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan “balasan proporsional” terhadap serangan yang lebih dahulu dilakukan Israel dan AS.

Teheran membantah tudingan bahwa mereka menargetkan warga sipil secara sengaja, dan menegaskan bahwa serangan diarahkan pada instalasi militer serta fasilitas strategis.

Reaksi Global

Eskalasi konflik ini memicu respons beragam di media sosial, khususnya di platform X. Sebagian pengguna menyuarakan dukungan kuat terhadap Israel dan menyebut operasi tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman nuklir Iran. Di sisi lain, banyak pula yang mengkritik eskalasi militer ini sebagai tindakan yang berisiko memicu perang regional berskala besar.

Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa keterlibatan langsung Amerika Serikat dan serangan balasan Iran terhadap negara-negara Teluk berpotensi memperluas konflik di Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban sipil secara menyeluruh, sementara situasi di kawasan dilaporkan masih sangat tegang.

Komunitas internasional mendesak semua pihak menahan diri dan membuka jalur diplomasi guna mencegah konflik yang lebih luas.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengusulkan untuk diadaptasinya sistem pemilu campuran dalam rangka untuk memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II yang membahas evaluasi Pemilu Serentak 2024 dan penataan sistem pemilu untuk perubahan Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada. RDPU tersebut menghadirkan sejumlah, […]

  • Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara, Rumah Zakat bergerak cepat dengan menerjunkan tim relawan ke lokasi terdampak, Jumat (3/4/2026). Tim respon kemanusiaan dipimpin oleh Koordinator Relawan Rumah Zakat Gorontalo, Sandy Syafrudin Nina, yang telah berangkat sejak pukul 07.00 WITA dari Gorontalo. Dengan estimasi perjalanan darat sekitar delapan jam, […]

  • 80 Tahun Indonesia Merdeka: Gerakan Nurani Bangsa Serukan Pembaruan Demokrasi Dan Keadilan Sosial

    80 Tahun Indonesia Merdeka: Gerakan Nurani Bangsa Serukan Pembaruan Demokrasi Dan Keadilan Sosial

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Dalam momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan refleksi kritis atas perjalanan panjang bangsa sekaligus seruan untuk memperbaiki arah demokrasi, penegakan hukum, kesejahteraan rakyat, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya. Indonesia sebagai negara kepulauan yang dibangun di atas keberagaman budaya, adat istiadat, agama, dan kekayaan alam, terus berupaya mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan: […]

  • Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook. Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut […]

  • Ramadhan, Sutra, dan Kesabaran: Belajar dari Lipa’ Sa’be Bugis

    Ramadhan, Sutra, dan Kesabaran: Belajar dari Lipa’ Sa’be Bugis

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Di tanah Bugis, ada selembar kain yang tidak sekadar kain. Ia adalah cerita tentang kesabaran, ketelitian, dan peradaban yang panjang. Kain itu dikenal dengan nama Lipa’ Sa’be. Di balik setiap helai benang sutra itu, ada tangan-tangan perempuan Bugis yang bekerja dengan ketelitian dan kesabaran. Mereka duduk berjam-jam di depan alat tenun, menggerakkan benang demi benang […]

expand_less