Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 378
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagi siapa pun yang menelusuri sejarah awal Islam, nama Khabbab bin al‑Arat muncul sebagai salah satu tokoh sahabat yang perannya sangat strategis, meski sering luput dari perhatian umum. Selain karena keteguhan imannya, ia juga dikenal karena pengaruhnya dalam pembinaan sahabat-sahabat Muslim awal, termasuk keterlibatannya dalam peristiwa yang turut memengaruhi hidayah Umar bin al‑Khattab.

Khabbab lahir di Jazirah Arab, kemungkinan dari wilayah Najd, dan berasal dari suku Bani Tamim. Ia mengalami masa muda yang keras: ditangkap dalam serangan suku lain, dijual sebagai budak, dan dibawa ke Mekah. Dalam statusnya sebagai budak, Khabbab bekerja sebagai pandai besi, belajar membuat pedang dan peralatan logam. Keahliannya kemudian membuatnya dikenal dalam masyarakat Mekah sebelum Islam. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia mengenal ajaran Nabi Muhammad SAW.

Menurut banyak sumber sejarah, Khabbab termasuk golongan assabiqunal awwalun. Beberapa riwayat menyebutnya sebagai salah satu dari sepuluh orang pertama yang memeluk Islam, meski beberapa versi lain menempatkannya dalam kelompok enam sahabat awal.

Sebagai budak, keteguhan iman Khabbab diuji oleh situasi dengan sangat berat. Ia mengalami siksaan fisik dari majikannya karena memilih menjadi pengikut Nabi Muhammad.  Segala jenis siksaaan dialami termasuk ia pernah disiksa dengan batang besi panas yang ditempelkan ke tubuhnya. Meski demikian, Khabbab tidak pernah melepaskan keyakinannya.

Selain keteguhan pribadinya, Khabbab juga dikenal sebagai orang yang membantu nabi menyebarkan ayat Alquran kepada sahabat-sahabat. Boleh dibilang semacam “guru ngaji” dalam konteks Arab kala itu.  Ia rutin mengunjungi rumah-rumah sahabat Muslim untuk membacakan ayat-ayat Qur’an yang didapatkan dari Nabi, termasuk di rumah Fatimah binti al‑Khattab, adik Umar bin al‑Khattab, dan suaminya Sa’id bin Zayd.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Tegaskan Wartawan Tak Boleh Langsung Dipidana, Mekanisme Dewan Pers Harus Didahulukan

    MK Tegaskan Wartawan Tak Boleh Langsung Dipidana, Mekanisme Dewan Pers Harus Didahulukan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 355
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa penggunaan instrumen hukum pidana maupun perdata terhadap wartawan yang secara sah menjalankan fungsi jurnalistiknya berpotensi menimbulkan kriminalisasi pers. Karena itu, penyelesaian sengketa pers harus terlebih dahulu ditempuh melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Penegasan tersebut disampaikan Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah saat […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Lailatul Ijtima’, Gus Aniq Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Peradaban

    PWNU Gorontalo Gelar Lailatul Ijtima’, Gus Aniq Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Peradaban

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ dengan menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Musthofa, Ahad (19/4/2025). Katib Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Abdullah Aniq Nawawi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima’ bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi mencerminkan hakikat manusia sebagai makhluk sosial yang harus membangun peradaban secara kolektif. Kegiatan […]

  • PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa pengeroyokan yang dialami Muhammad Akbar (Korban), seorang warga Kabupaten Maros, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan korban mengalami luka fisik, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta […]

  • Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Aksi teror diduga menimpa seorang wartawan media online di Kota Tanjungbalai. Mobil milik korban diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya pada Kamis malam (29/1/2026). Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat berkat bantuan warga sekitar sehingga tidak sempat merambat dan menyebabkan kerusakan lebih parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa […]

  • Kena Semprot! Wali Kota Adhan Dambea Murka Usai Terima Aduan Warga

    Kena Semprot! Wali Kota Adhan Dambea Murka Usai Terima Aduan Warga

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja sejumlah lurah setelah menerima langsung aduan warga melalui pesan WhatsApp. Kemarahan itu disampaikan saat rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Rabu (25/3/2026). “Tadi saja, barusan ada yang WhatsApp ke saya. Kasie Kesra Heledulaa […]

  • Proyek Jalan Akses Stasiun KA Pangkep Diduga Gunakan Material Timbunan Ilegal, Penambang Sebut Ayah Bupati

    Proyek Jalan Akses Stasiun KA Pangkep Diduga Gunakan Material Timbunan Ilegal, Penambang Sebut Ayah Bupati

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PANGKEP, NULONDALO.COM — Proyek pembangunan jalan akses menuju kawasan Stasiun Labakkang dan Ma’rang di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, kini menghadapi pertanyaan serius mengenai asal-usul material timbunan yang digunakan di lapangan. Ketua Umum Perserikatan Journalist Siber Indonesia (PERJOSI), Salim Djati Mamma mengungkapkan, jika peryataan dari La’lang menyebutkan jika semua pemilik tambang tidak memiliki […]

expand_less