Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Maros ke Provinsi,Mahasiswa IAI DDI Maros,Raih Juara1Dai Mitra Polri Sulsel 2026

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com,MAKASSAR–Salah satu Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam DDI Maros sekaligus eks Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa IAI DDI Maros Ia berhasil meraih Juara I Lomba Dai Mitra Polri Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, sebuah capaian yang semakin menegaskan konsistensi perguruan tinggi dalam mengembangkan kemampuan di bidang dakwah.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan pada Rabu, 1 Juli 2026, di Aula Mappaoddang Polda Sulawesi Selatan, dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Sebelumnya, kompetisi telah dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026, dan diikuti oleh 24 peserta yang merupakan perwakilan dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Seluruh peserta dinilai oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang dakwah, komunikasi, dan pembinaan keagamaan.

Bagi Sunilkan, prestasi tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dilalui dengan kesungguhan. Pengalaman mengikuti ajang serupa pada tahun sebelumnya pada hari Bhayangkara ke 79 se kabupaten Maros,  itulah yang menjadi bekal berharga untuk terus memperbaiki kualitas materi dakwah,teknik penyampaian,serta kemampuan komunikasi di depan publik upaya tersebut akhirnya mengantarkannya meraih hasil terbaik di tingkat provinsi.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama IAI DDI Maros dan Polres Maros di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menunjukkan kualitas, daya saing, dan kontribusi positif melalui pengembangan kompetensi di bidang keagamaan.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt. atas amanah ini. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua saya atas doa yang tidak pernah putus. Terima kasih kepada guru-guru saya di Pondok Pesantren Yayasan Ahmad Bone (YAHBON), para dosen IAI DDI Maros atas ilmu dan bimbingannya, serta keluarga besar INTELEKTUAL JOKES atas doa, dukungan, dan kebersamaannya. Prestasi ini saya persembahkan untuk semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan saya,” ujar Sunilkan.

Keberhasilan tersebut turut mendapat apresiasi dari Kasat Binmas Polres Maros, AKP Siswandy, S.Sos. Menurutnya, capaian yang diraih Sunilkan merupakan kebanggaan yang turut mengharumkan nama Polres Maros di tingkat Polda Sulawesi selatan Kami mengucapkan selamat kepada Saudara Sunilkan atas prestasi yang diraih. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Polres Maros karena telah membawa nama baik daerah di tingkat Polda Sulawesi Selatan. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan menyebarkan nilai-nilai dakwah yang menyejukkan di tengah masyarakat,” kata AKP Siswandy.

Apresiasi serupa juga disampaikan Rektor IAI DDI Maros, Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa IAI DDI Maros mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya ,Atas nama keluarga besar IAI DDI Maros, kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sunilkan atas prestasi yang diraih. Capaian ini merupakan kebanggaan bagi almamater dan membuktikan bahwa mahasiswa IAI DDI Maros mampu berkompetisi serta mengharumkan nama kampus di tingkat provinsi. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat”ujar Muhammad Azmi.

Menutup keterangannya,Sunilkan mengajak generasi muda untuk tidak pernah berhenti menuntut ilmu dan menjadikan setiap proses sebagai jalan menuju kesuksesan,ungkapnya.

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi Lebaran Ketupat di kawasan Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo, resmi dimulai dengan pelaksanaan doa Bado Ketupat yang berlangsung khidmat di Masjid Al Muttaqin, Sabtu (28/03/2026). Prosesi religius ini dihadiri langsung oleh Sofyan Puhi, didampingi Tonny S. Junus serta Sugondo Makmur. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi yang […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PT Pegadaian terus mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya melalui program Pinjaman Usaha dengan beragam bonus menarik. Nasabah berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp 5 juta dengan berbagai benefit tambahan yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha. Program ini berlaku untuk transaksi baru, baik bagi nasabah baru maupun nasabah eksisting, di outlet Pegadaian Konvensional maupun Syariah. Melalui […]

  • Dugaan Kriminalisasi Warga di Kasus Tambang Banggai Tuai Kritik Aktivis Lingkungan

    Dugaan Kriminalisasi Warga di Kasus Tambang Banggai Tuai Kritik Aktivis Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Pantas Indomining di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kembali menuai sorotan publik. Kali ini, isu dugaan kriminalisasi terhadap warga yang memprotes aktivitas tambang memicu kritik dari kalangan aktivis lingkungan. Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (APPLI) Sulawesi Tengah melalui ketuanya, Aulia Hakim, menyampaikan bahwa masyarakat setempat sejak awal telah […]

  • Eks Kapolres Bima Kota Dipecat Tidak Hormat, KKEP Nyatakan Terbukti Terlibat Narkoba dan Pelanggaran Berat

    Eks Kapolres Bima Kota Dipecat Tidak Hormat, KKEP Nyatakan Terbukti Terlibat Narkoba dan Pelanggaran Berat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap eks Kapolres Bima Kota AKBP DPK resmi menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Putusan tersebut dibacakan dalam sidang etik yang digelar di Gedung TNCC Mabes Polri, Kamis (19/2/2026). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa sidang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga […]

  • Hizbut Tahrir Bangkit, Satkornas Banser NU: Saatnya Pemerintah Mengambil Langkah Tegas

    Hizbut Tahrir Bangkit, Satkornas Banser NU: Saatnya Pemerintah Mengambil Langkah Tegas

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Nulondalo – Organisasi terlarang yang telah dibubarkan pemerintah pada 19 Juli 2017 bernama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali bangkit di beberapa titik di Indonesia. Komandan Satuan Koordinasi Nasional Banser PP GP Ansor, H. Syafiq Syauqi menyampaikan bahwa HTI telah dibubarkan Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM karena bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan mengancam keutuhan NKRI. “GP […]

  • SMA vs S2

    SMA vs S2

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kita mungkin pernah bertanya, mengapa untuk menjadi dosen seseorang minimal pendidikan S2, sementara untuk menjadi anggota legislatif atau pejabat eksekutif termasuk Presiden dan Wapres cukup berijazah SMA? Pertanyaan ini  sering muncul di tengah kita karena peran strategis lembaga eksekutif dan legislative dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi standarnya terlihat minimalis. Sekilas, perbedaan ini memang tampak seperti […]

expand_less