Pertanyaan besarnya adalah siapa yang menguasai teknologi, maka dia mengendalikan, apa kepentingannya, siapa yang diuntungkan?
Kita semua tahu, penguasaan algoritma yang menyangkut infrastruktur data global, platform digital dikuasai segelintir korporasi dan negara. Inilah yang oleh banyak penggiat teknologi babak baru kolonialisme digital.
Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia hanya menjadi pasar data (contohnya kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat, terkait hijrah data konsumen), dijadikan eksperimen teknologi.


Saat ini belum ada komentar