Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Mandulnya Intelektual hingga Salah Paham Membaca Dunia

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 311
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kita sedang terbiasa menilai tanpa benar-benar memahami. Dunia dibaca dari permukaan, sementara fondasinya diabaikan. Kita bicara tentang kemajuan China tanpa menyentuh Marxism-nya, dan mengomentari Iran tanpa mengerti Syiah-nya. Di situlah letak masalahnya: pengetahuan tidak lagi dipakai untuk membongkar, tapi sekadar untuk ikut berbicara, itulah mengapa kebenaran sering kalah cepat dari hal yang sekadar menarik. Di media sosial, yang paling ramai bukan yang paling tepat, tapi yang paling bikin emosi naik—marah, takut, atau merasa paling benar. Pengetahuan jadi seperti barang dagangan: dikemas supaya laku, bukan supaya akurat.

Akibatnya, ilmu yang seharusnya tajam dan membebaskan justru jadi jinak—aman, netral, dan akhirnya tidak banyak berguna di kehidupan nyata.

Yang lebih mengkhawatirkan, para intelektual yang seharusnya jadi penuntun arah sering kali tidak benar-benar hadir. Kampus tetap ramai, riset tetap jalan, tapi suaranya jarang terdengar jelas ketika publik sedang butuh penjelasan yang jujur. Banyak yang memilih hati-hati, sebagian terlalu dekat dengan kekuasaan, dan tidak sedikit yang akhirnya diam. Bukan karena tidak tahu, tapi karena ada yang dipertaruhkan: posisi, relasi, atau akses.

Di situ masalahnya. Pengetahuan jadi kehilangan keberpihakan. Ia tidak lagi berdiri untuk membongkar realitas, tapi sering kali hanya dipakai untuk merapikan penjelasan agar sesuatu yang bermasalah terlihat masuk akal. Ada yang terlibat dalam proyek-proyek tanpa banyak bertanya dampaknya, ada yang masuk ke lingkaran birokrasi dan perlahan kehilangan jarak kritis, dan ada juga yang memilih tidak bersuara sama sekali.

Kalau kita tarik benang dari kegelisahan ini, sebenarnya ada satu hal yang sering kita lewatkan: kita ingin memahami sebuah negara hanya dari hasil akhirnya, tapi malas menyentuh fondasi ideologinya.

Padahal, sulit—kalau bukan mustahil—memahami kemajuan China tanpa masuk ke dalam cara mereka membaca dunia melalui Marxism yang mereka olah sendiri. Begitu juga, kita tidak akan benar-benar mengerti ketahanan dan keberanian Iran tanpa memahami bagaimana Syiah membentuk cara mereka melihat kekuasaan, perlawanan, dan sejarah. Masalah kita hari ini justru di situ: kita ingin menilai tanpa mau memahami.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

    Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Komunitas Molalahu Mulolo yang digagas oleh mantan aktivis tahun 2000 menggelar pertemuan bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, akademisi, dan generasi muda di Aula Kantor Desa Molalahu, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 2 Juli 2026. Pertemuan yang dihadiri sekitar 30 tokoh dari empat desa, yakni Molalahu, Molamahu, Toyidito, dan Ayumolingo, ini menjadi ruang konsolidasi bersama […]

  • IPSI Kabupaten Maros Gelar Try Out Uji Coba Tanding Sebagai Pemanasan Menuju Porprov Bone-Wajo 2026

    IPSI Kabupaten Maros Gelar Try Out Uji Coba Tanding Sebagai Pemanasan Menuju Porprov Bone-Wajo 2026

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Bantaeng, 29 Agustus 2026 – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia [IPSI] Kabupaten Maros menggelar Try Out Uji Coba Tanding Pencak Silat selama 1 hari di Padepokan Puslatkab Bantaeng,Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi 2026 Bone-Wajo Mendatang. Try Out Uji Coba Tanding ini diikuti pesilat Dari 4 […]

  • Intangible Langit

    Intangible Langit

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Dalam dunia akuntansi, ada istilah yang terdengar agak mistis bagi orang awam: aset tidak berwujud atau intangible assets. Ia tidak bisa disentuh, tidak bisa difoto, dan tidak bisa dimasukkan ke dalam karung beras. Tapi nilainya bisa sangat besar. Contohnya merek dagang, reputasi perusahaan, hingga hak paten. Lucunya, dalam kehidupan Ramadhan, umat Islam sebenarnya juga sedang […]

  • Pemkab Gorontalo Gelar Sidang MP-TGR, Dalami Potensi Kerugian Daerah

    Pemkab Gorontalo Gelar Sidang MP-TGR, Dalami Potensi Kerugian Daerah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TGR), Selasa (21/04/2026), di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo. Sidang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Asisten III Setda, Inspektorat, Badan Keuangan, serta Bagian Hukum. Agenda utama sidang adalah melakukan pendalaman terhadap potensi tuntutan ganti rugi […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

  • Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan istighosah sebagai salah satu rangkaian dari Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo . Kegiatan ini berlangsung di Kantor PWNU Gorontalo, dihadiri oleh jajaran pengurus, para kiai, tokoh agama, dan peserta dari berbagai kalangan serta seluruh masyarakat Nahdatul ulama, kamis  (30/10/2025) Istighosah tersebut dipimpin KH. Muhyidin Zeni Wakil […]

expand_less