Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

  • account_circle Almunauwar Bin Rusli
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 747
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan ini muncul dari proses perenungan panjang di Kediri. Kedatangan saya di Kediri bukan hanya sekadar lompatan geografis, melainkan sebuah proses penguatan ideologis. Di tanah ini, Munawar Musso terlahir ke dunia, Jenderal Soedirman memimpin pasukan gerilya dan Tan Malaka berpulang kepada Tuhannya. Dari mereka bertiga, saya  belajar bagaimana cara manusia melawan marabahaya. Marabahaya memang selalu datang kapan saja dan saat ini kerisauan itu sedang menimpa saudara-saudara kita dari golongan guru paruh waktu. Upah mereka masih jauh dari kondisi layak. Padahal, dimana bumi dipijak di situ rakyat dipajak. Prabowo berkata, ini paradoks Indonesia.

Saya ingin bilang kalau guru agama bukanlah sapi perah pemerintah yang hanya dipandang sebagai seperempat manusia. Jangan racuni kuping mereka dengan rayuan ikhlas beramal jika kompetensi, kompetisi dan insentif  jarang diberikan. Ini bukan lagi era Romusha, Bung! Hentikan  exploitation de I’homme par I’homme itu. Mustahil Menteri Agama atau Menteri Pendidikan Dasar-Menengah meminta guru agama  menjadi nabi kecil apabila negara sendiri tidak mau berlaku adil. Mungkin saja tangan-tangan kasar mereka hanya mampu memanjatkan doa. Tapi harus kita ingat, tangan-tangan guru itu juga sanggup memberontak.

Di tengah situasi yang semakin asosial, para guru agama tidak lagi berbusa-busa mengajarkan perkara halal-haram, dosa-pahala hingga surga-neraka kepada para siswanya. Tapi, mereka juga sudah mulai mengerti akan nilai-nilai revolusi. Di dalam universitas otak mereka diasah, di dalam masjid hati mereka diluruskan, tapi di dalam politik jiwa mereka benar-benar hidup. Namun, perlu diingat jika guru agama tidak bernafsu membentuk partai kekuasaan. Mereka hanya ingin memutus mata rantai penindasan. Di tengah zaman yang serba keblinger, mereka percaya pada Bacon bahwa knowledge is power.

Mari kita sedikit mundur ke belakang, peristiwa perlawanan Gustavo Gutiérrez di Amerika Latin pada tahun 1960-an misalnya adalah simbol jika ajaran Katolik tidak hanya sekadar tradisi merapalkan doa dibalik ruang sakral gereja melainkan suatu keberanian moral untuk membela nasib manusia dari ketimpangan, kemiskinan dan penderitaan. Melalui teologi pembebasan (1971),Gutierrez memproklamirkan bahwa penjajahan mutlak perlu dilenyapkan dan rakyat miskin tertindas harus segera diselamatkan.  Masalah guru agama dan ketimpangan lahir dari budaya kleptokrasi atau sistem pemerintahan para pencuri. Mereka menciptakan relasi patron-klien, di mana aparatur tunduk pada kepentingan kekuasaan (materi & posisi) demi menyempitkan makna kewarganegaraan. Kleptokrasi merupakan kejahatan eksistensial karena ia merampas hak hidup dan martabat manusia.

  • Penulis: Almunauwar Bin Rusli

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Idul Fitri, Kemenag Sulsel Siapkan Program Ramah Pemudik

    Sambut Idul Fitri, Kemenag Sulsel Siapkan Program Ramah Pemudik

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, memaparkan kesiapan program Ramah Pemudik dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi “Ketupat-2026” di Hotel Harper Makassar, Kamis 5 Maret 2026. Rakor tersebut dibuka Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro dan dihadiri unsur Forkopimda, Pangdam XIV Hasanuddin, serta pejabat lintas instansi. Dalam […]

  • Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo memusnahkan sebanyak 19.754 minuman keras (miras) berbagai jenis, Senin (29/12/2025). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur. Ribuan miras tersebut merupakan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo, serta hasil razia Polresta […]

  • KIBR Desak KPK Adili Ade Irawan, Dirut PT Halmahera Sukses Mineral Atas Dugaan Penyuapan WIUP

    KIBR Desak KPK Adili Ade Irawan, Dirut PT Halmahera Sukses Mineral Atas Dugaan Penyuapan WIUP

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Koalisi Independet Bersama Rakyat (KIBR) Gelar aksi demonstrasi di Kantor PT Halmahera Sukses Mineral dan KPK RI menyoroti persoalan di Maluku Utara Terkait Penyuapan Kepada Eks Gubernur Maluku Utara, almarhum Abdhul Gani Kasuba. Dalam Kasus Tersebut, diduga keterlibatan Direktur Uatama PT Halmahera Sukses Mineral Ade Irawan, Sebagai salah satu pihak yang ikut menyuap AGK. Jakarta, […]

  • Said Aqil Siradj dan Kritik tentang Tambang: Ketika NU Diuji antara Khidmah dan Kekuasaan Play Button

    Said Aqil Siradj dan Kritik tentang Tambang: Ketika NU Diuji antara Khidmah dan Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 223
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nama KH Said Aqil Siradj bukan sosok asing dalam organisasi Nahdlatul Ulama. Selama dua periode memimpin PBNU, ia dikenal sebagai kiai yang vokal dan tak segan mengkritik kebijakan pemerintah, termasuk di era Presiden Joko Widodo, terutama ketika kebijakan dinilai merugikan rakyat kecil dan kaum lemah. Dalam sejumlah pernyataan yang kembali ramai dibicarakan, Said […]

  • Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

    Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

      Nulondalo.com, MAROS — Masyarakat di wilayah hukum Polsek Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibuat resah menyusul adanya informasi mengenai sebuah mobil yang diduga mengangkut bagian tubuh sapi dalam kondisi sudah dipotong. Informasi tersebut diterima awak media dari masyarakat yang mengaku menemukan kendaraan tersebut dalam keadaan mencurigakan. Saat warga mempertanyakan kepada pengemudi mengenai barang yang […]

  • “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Lusiana Putri Ahmadi, M.Ak
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Apakah adil jika seorang penjual nasi kuning yang baru buka tenda kecil depan gang rumah langsung dianggap sebagai “Gajah Bisnis” yang wajib langsung menggunakan tarif pajak umum (pembukuan)? Pertanyaan ini tiba-tiba relevan ketika Pemerintah mengeluarkan “Surat Cinta” yang problematik. PP Nomor 20 Tahun 2026 yang telah disahkan memuat dengan jelas terkait aturan penggunaan PPh Final […]

expand_less