Breaking News
light_mode
Trending Tags

Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

  • account_circle Almunauwar Bin Rusli
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 474
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sudah berulang kali saya katakan jika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus menjadi antitesis dari kemaksiatan institusional ini. PTKIN tidak boleh menjadi sarang intelektual banci. Seribu intelektual tidak akan  bisa menyelamatkan guru agama apabila di dalam dadanya tidak berkobar-kobar tekad dan semangat untuk merdeka. Jangan biarkan para guru agama bernasib sial seperti Munir dan Marsinah. Oleh sebab itu, melalui manifesto tarbiyah, saya ingin mengajukan beberapa maklumat. Pertama, guru agama harus menyadari bahwa mereka adalah bagian dari kelas pekerja yang tenaganya dieksploitasi untuk memproduksi nilai sumber daya manusia. Dengan demikian, tuntutan upah tidak bertentangan dengan nilai agama. Kedua, guru agama harus membentuk dan memperkuat perkumpulan Pendidik Sosialis Indonesia (PSI) yang independen dengan cara  perundingan bersama. Jika satu guru protes dan dipecat, maka semua guru wajib mogok kerja.

Ketiga, guru agama harus  menuntut transparansi anggaran di lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Hak milik pribadi dari kelas elite (borjuis) yang  mengontrol, memonopoli dan memanipulasi sistem birokrasi harus dimusnahkan. Keempat, guru agama harus menuntut pemerintah untuk mengambil alih tanggung jawab penuh atas kesejahteraan guru lewat nasionalisasi pendidikan. Kelima, guru agama harus beraliansi dengan buruh pabrik, petani, dan tenaga medis agar bisa menghimpun kekuatan maksimal demi menyatukan tuntutan kenaikan  upah layak nasional.

Pada masa-masa mendatang, saya memprediksi bahwa manifesto tarbiyah ini akan menjadi semacam pandangan etis dikalangan  guru agama kelas menengah bawah untuk mencetak khairu ummah  melalui gerakan ta’muruna bil ma’ruf (humanisasi), tanhauna ‘anil munkar (liberasi) dan tu’minuna billah (transendensi) di masing-masing gedung madrasah atau sekolah.  Kata Marx, tugas manusia bukan hanya menafsirkan dunia melainkan mengubah realitasnya. Kata Allah, jika manusia tidak mengubah nasibnya, maka perubahan hanyalah ilusi semata. Sampai di sini, bukankah menjadi “kiri” adalah suatu tindakan yang terpuji? Hasan Hanafi sudah mengulasnya dalam al-Yasar al-Islami (1981).

Sebagai penutup, saya adalah dosen yang bekerja untuk pemerintah. Saya adalah nasionalis yang menghancurkan politik kebencian. Saya adalah Islam yang menyebarkan aroma perdamaian. Saya adalah Marxis, yang menguburkan ketidakadilan.  Masalah ketimpangan finansial yang dialami oleh para guru agama  tidak boleh hanya diperlakukan sebagai konsumsi kognitif semata. Lewat manifesto tarbiyah, mari sama-sama kita hantam hegemoni kleptokrasi  yang mencederai amanat konstitusi.  Soekarno sudah ingatkan jika perjuangannya  lebih mudah karena hanya mengusir penjajah, tapi perjuangan kita akan lebih susah karena  harus menghadapi bangsa sendiri. Kaum guru agama se-Indonesia, bersatulah ! Agar kita bisa berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.  Di dalam pahitnya penderitaan umat manusia, pemikiran-pemikiran revolusioner harus tetap kita jaga.  Sekian !

Penulis : Dosen IAIN Manado/Anggota KPPP MUI Sulawesi Utara

  • Penulis: Almunauwar Bin Rusli

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Ratusan Pendamping Desa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, pada Rabu, 16 April 2025. Dalam aksi tersebut mereka menolak Kebijakan Menteri Desa Yandri Susanto yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.040 pendamping desa eks caleg di Pemilu 2024. Koordinator Aksi Robby Maulana menyebut demonstrasi ini […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pemerintah Prabowo Subianto  resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah bersejarah pertama di tingkat nasional, Rabu(22/10/2025). Penurunan harga tersebut dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor […]

  • PA GMNI Haltim Apresiasi kinerja Bupati dan Mendukung Program Pemerintah Halmahera Timur 

    PA GMNI Haltim Apresiasi kinerja Bupati dan Mendukung Program Pemerintah Halmahera Timur 

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Halmahera Timur (PA GMNI Haltim) mendukung Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, bersama Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat dalam melakukan koordinasi dengan Direktorat Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Kementerian Transmigrasi. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua PA GMNI Haltim, Mardedi Totomo pada Rabu (19/11/2025) “PA GMNI memberikan apresiasi serta mendukung kerja kerja pemerintah daerah […]

  • PWNU Gorontalo Gelar PES Esport 2025: Ajang Turnamen Game dengan Total Hadiah Rp10 Juta

    PWNU Gorontalo Gelar PES Esport 2025: Ajang Turnamen Game dengan Total Hadiah Rp10 Juta

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menghadirkan kompetisi seru bertajuk PES Esport 2025 yang akan berlangsung pada 28–30 Oktober 2025 di Pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi, Kelurahan Limba U-I, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Turnamen ini menjadi salah satu terobosan kreatif PWNU Gorontalo dalam menggabungkan nilai-nilai syariah […]

  • Polantas Agama dan Keagamaan, Sebuah Refleksi 78 Tahun Kemenag RI

    Polantas Agama dan Keagamaan, Sebuah Refleksi 78 Tahun Kemenag RI

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Tidak bisa dipungkiri bahwa keragaman merupakan karakter utama bangsa Indonesia. Karakter inilah yang membedakannya dengan bangsa lain yang cenderung homogen. Mengorganisir keragaman bukanlah sesuatu yang mudah. Mengorganisir keragaman membutuhkan metode dan strategi khusus. Tidak mudah menyamakan persepsi tentang kedamaian dan perdamaian. Tidak mudah memberi arti  betapa berharganya nilai-nilai persaudaraan. Tidak mudah memberikan pemahaman tentang pentingnya […]

  • Quiet Confidence dan Seni Menjadi Diri Sendiri

    Quiet Confidence dan Seni Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Saya sering memperhatikan ada orang dengan kekuatan pengaruh batin (inner power) yang terasa kuat, meski kehadirannya nyaris tidak mencolok. Mereka tampil bersahaja, sederhana, tidak berisik, tetapi keputusannya berdampak dan sikapnya membekas. Kehadirannya tidak memaksa perhatian, namun justru membuat orang lain memperhatikan. Mereka tidak haus validasi dan tidak mencari sorotan, tetapi pengaruhnya nyata dan bekerja dalam […]

expand_less