Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

  • account_circle Almunauwar Bin Rusli
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 641
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sudah berulang kali saya katakan jika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus menjadi antitesis dari kemaksiatan institusional ini. PTKIN tidak boleh menjadi sarang intelektual banci. Seribu intelektual tidak akan  bisa menyelamatkan guru agama apabila di dalam dadanya tidak berkobar-kobar tekad dan semangat untuk merdeka. Jangan biarkan para guru agama bernasib sial seperti Munir dan Marsinah. Oleh sebab itu, melalui manifesto tarbiyah, saya ingin mengajukan beberapa maklumat. Pertama, guru agama harus menyadari bahwa mereka adalah bagian dari kelas pekerja yang tenaganya dieksploitasi untuk memproduksi nilai sumber daya manusia. Dengan demikian, tuntutan upah tidak bertentangan dengan nilai agama. Kedua, guru agama harus membentuk dan memperkuat perkumpulan Pendidik Sosialis Indonesia (PSI) yang independen dengan cara  perundingan bersama. Jika satu guru protes dan dipecat, maka semua guru wajib mogok kerja.

Ketiga, guru agama harus  menuntut transparansi anggaran di lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Hak milik pribadi dari kelas elite (borjuis) yang  mengontrol, memonopoli dan memanipulasi sistem birokrasi harus dimusnahkan. Keempat, guru agama harus menuntut pemerintah untuk mengambil alih tanggung jawab penuh atas kesejahteraan guru lewat nasionalisasi pendidikan. Kelima, guru agama harus beraliansi dengan buruh pabrik, petani, dan tenaga medis agar bisa menghimpun kekuatan maksimal demi menyatukan tuntutan kenaikan  upah layak nasional.

Pada masa-masa mendatang, saya memprediksi bahwa manifesto tarbiyah ini akan menjadi semacam pandangan etis dikalangan  guru agama kelas menengah bawah untuk mencetak khairu ummah  melalui gerakan ta’muruna bil ma’ruf (humanisasi), tanhauna ‘anil munkar (liberasi) dan tu’minuna billah (transendensi) di masing-masing gedung madrasah atau sekolah.  Kata Marx, tugas manusia bukan hanya menafsirkan dunia melainkan mengubah realitasnya. Kata Allah, jika manusia tidak mengubah nasibnya, maka perubahan hanyalah ilusi semata. Sampai di sini, bukankah menjadi “kiri” adalah suatu tindakan yang terpuji? Hasan Hanafi sudah mengulasnya dalam al-Yasar al-Islami (1981).

Sebagai penutup, saya adalah dosen yang bekerja untuk pemerintah. Saya adalah nasionalis yang menghancurkan politik kebencian. Saya adalah Islam yang menyebarkan aroma perdamaian. Saya adalah Marxis, yang menguburkan ketidakadilan.  Masalah ketimpangan finansial yang dialami oleh para guru agama  tidak boleh hanya diperlakukan sebagai konsumsi kognitif semata. Lewat manifesto tarbiyah, mari sama-sama kita hantam hegemoni kleptokrasi  yang mencederai amanat konstitusi.  Soekarno sudah ingatkan jika perjuangannya  lebih mudah karena hanya mengusir penjajah, tapi perjuangan kita akan lebih susah karena  harus menghadapi bangsa sendiri. Kaum guru agama se-Indonesia, bersatulah ! Agar kita bisa berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.  Di dalam pahitnya penderitaan umat manusia, pemikiran-pemikiran revolusioner harus tetap kita jaga.  Sekian !

Penulis : Dosen IAIN Manado/Anggota KPPP MUI Sulawesi Utara

  • Penulis: Almunauwar Bin Rusli

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idham Arsyad Raih Gelar Doktor UB, Tawarkan Model Penguatan Kelembagaan Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Idham Arsyad Raih Gelar Doktor UB, Tawarkan Model Penguatan Kelembagaan Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Ia menegaskan bahwa hasil penelitiannya tidak hanya berhenti sebagai karya akademik, tetapi diarahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan untuk memperkuat ekosistem pangan nasional. “Ketahanan pangan tidak cukup dibangun melalui peningkatan produksi semata. Yang jauh lebih penting adalah membangun kelembagaan petani yang kuat, kemitraan yang adil, akses pasar yang berkelanjutan, serta tata kelola yang mampu […]

  • Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Berdasarkan laporan situasi (situation report), sejumlah wilayah terdampak meliputi Manado, Minahasa Utara, Bitung, hingga Minahasa Tenggara. Di beberapa titik, dilaporkan terjadi kerusakan rumah warga serta gangguan pada infrastruktur air bersih. Sandy menegaskan bahwa relawan di lapangan telah siap bergerak secara terkoordinasi untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak. “Di lokasi bencana, teman-teman relawan sudah menunggu […]

  • Ma’ruf Amin Mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI

    Ma’ruf Amin Mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2025–2030. Pengunduran diri disampaikan melalui surat resmi dan berlaku sejak tanggal penandatanganan. Keputusan ini dipengaruhi faktor usia dan masa pengabdian panjang di MUI. Ma’ruf Amin menilai sudah saatnya membuka ruang bagi regenerasi […]

  • Ramadan Insight 2026: Memperkuat Harmoni Budaya Indonesia–Tiongkok di Masjid Istiqlal

    Ramadan Insight 2026: Memperkuat Harmoni Budaya Indonesia–Tiongkok di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    “Kegiatan ini adalah sebuah kemajuan nyata dalam membangun harmoni. Terlebih lagi dilaksanakan di bulan Ramadhan, yang merupakan momentum spiritual penuh makna. Ini menunjukkan bahwa keberagaman dapat dirayakan dalam suasana damai, saling menghargai, dan penuh kebersamaan,” ujar Mulyono Lodji. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Masjid Istiqlal sebagai simbol moderasi Islam di Indonesia terus membuka ruang bagi […]

  • LAUTRA Tingkatkan Konservasi Laut dan Kesejahteraan Masyarakat

    LAUTRA Tingkatkan Konservasi Laut dan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KBRN, Gorontalo –  Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar menyelenggarakan Rapat Koordinasi pelaksanaan program di wilayah kerja Kawasan Konservasi Perairan Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2025, di Kantor BPSPL Makassar, Sulawesi Selatan. BPSPL merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) […]

  • SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden kepada jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa jabatan 2026–2031. Penyerahan SK dari Presiden Prabowo Subianto tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Momentum ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan Baznas yang akan menjalankan tugas selama lima tahun ke […]

expand_less