Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Diduga Terlibat Tambang Ilegal PT. Smart Marsindo di Pulau gebe, KIBAR Desak DPP PDIP Pecat Shanty Alda Nathalia

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Gelombang unjuk rasa besar menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari ini, Jumat, 6 Maret 2026. Massa yang tergabung dalam Koalisi Independen Bersama Rakyat (KIBAR) menuntut tindakan tegas dan pemecatan terhadap Shanty Alda Nathalia, yang menjabat sebagai anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI-P sekaligus menjabat sebagai Direktur PT Smart Marsindo.

Dalam orasinya, KIBAR memaparkan data resmi bahwa PT Smart Marsindo memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi berdasarkan SK Nomor 540/KEP/330/2012 dengan luas wilayah mencapai 666,30 Hektar di Kecamatan Pulau Gebe, Halmahera Tengah. Namun, berdasarkan analisis spasial terbaru, ditemukan fakta hukum yang fatal: seluas 620 Hektar dari total luas lahan tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

“Kami membawa bukti bahwa PT Smart Marsindo diduga kuat menambang tanpa memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang sah. Ini adalah pembangkangan hukum di depan mata, apalagi Direkturnya adalah pejabat publik di Komisi XII yang membidangi energi dan lingkungan,” tegas Korlap Aksi, Edwar, di sela-sela aksi unjuk rasa.

Aktivitas ini juga dinilai melanggar UU Nomor 27 Tahun 2007 jo UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perlindungan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, mengingat Pulau Gebe merupakan ekosistem pulau kecil yang rentan.

Selain isu kerusakan lingkungan, KIBAR juga menyoroti aspek integritas kader partai berlambang banteng tersebut. Shanty Alda Nathalia disebut-sebut dalam pusaran kasus korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, almarhum Abdul Gani Kasuba, terkait dugaan gratifikasi uang tunai senilai Rp250.000.000,00. Dalam putusan pengadilan negeri Ternate No.11/PID.Sus-TPK/2024/PN Tte.

Massa aksi koalisi independen bersama rakyat

Berdasarkan temuan tersebut, KIBAR secara resmi menyampaikan lima poin tuntutan utama dalam aksi hari ini:

1. Mendesak KPK RI untuk segera melakukan upaya jemput paksa terhadap Shanty Alda Nathalia atas dugaan gratifikasi uang tunai sebesar Rp250 juta dalam kasus korupsi mantan Gubernur Maluku Utara.

2. Mendesak DPP PDI Perjuangan untuk segera memberikan sanksi kepada Shanty Alda Nathalia anggota legislatif dari Fraksi PDIP karena keterlibatannya dalam skandal korupsi dan perusakan lingkungan.

3. Menuntut Gakkum KLHK dan Polri untuk segera menindak tegas serta memberikan denda administratif berat kepada PT Smart Marsindo atas eksploitasi seluas 620 hektar di kawasan HPT tanpa IPPKH yang sah.

4. Mendesak DPP PDIP segera mengevaluasi posisi Shanty Alda Nathalia sebagai anggota DPR-RI Komisi XII karena adanya benturan kepentingan nyata sebagai pelaku usaha tambang yang diduga ilegal dan tanpa AMDAL.

5. Menuntut Penghentian Total aktivitas pertambangan PT Smart Marsindo di Pulau Gebe serta menuntut pertanggungjawaban perusahaan atas kerusakan ekosistem pulau kecil yang telah terjadi.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. KIBAR mengancam akan membawa massa yang lebih besar ke gedung KPK dan Kementerian ESDM jika DPP PDI Perjuangan tidak segera mengambil sikap tegas terhadap anggotanya yang diduga merugikan negara dan rakyat tersebut.

  • Penulis: Risman Lutfi
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Rekomendasi NU Gorontalo Terakomodasi di Muktamar ke-35

    Tiga Rekomendasi NU Gorontalo Terakomodasi di Muktamar ke-35

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KABUPATEN GORONTALO, NULONDALO.COM – Tiga rekomendasi yang disampaikan Nahdlatul Ulama (NU) Gorontalo sebelum dan dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama mendapat perhatian dalam forum permusyawaratan tertinggi jam’iyah NU tersebut. Ketiga rekomendasi itu berkaitan dengan percepatan pelaksanaan Muktamar, pembentukan lembaga penyelesaian sengketa internal organisasi, serta perubahan mekanisme pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul […]

  • Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Keputusan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros menaikkan status perkara dugaan tindakan represif oknum anggotanya dari tahap penyelidikan ke penyidikan menuai sorotan tajam dari publik. Meski langkah ini diklaim sebagai bentuk keseriusan institusi, hingga kini belum adanya penetapan tersangka justru memicu kekhawatiran akan adanya upaya perlindungan terhadap pelaku serta pengabaian prinsip Hak […]

  • Jalan Tol Berbayar Tapi Tak Standar, Yasti Mokoagow: BUJT Bisa Dipidana

    Jalan Tol Berbayar Tapi Tak Standar, Yasti Mokoagow: BUJT Bisa Dipidana

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 390
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Anggota Komisi V DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow menegaskan bahwa pengelola jalan tol atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengabaikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dapat dikenai sanksi pidana. Penegasan itu disampaikan menyusul masih banyaknya ruas tol berbayar yang dinilai tidak memenuhi standar pelayanan sebagaimana diamanatkan undang-undang. “Saya harus ingatkan bahwa abai atau […]

  • Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

    Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan Pesan Kebangsaan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait situasi geopolitik global yang semakin memanas. Pesan tersebut disampaikan di Jakarta pada 6 Maret 2026, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan internasional, khususnya setelah serangan Amerika Serikat dan Israel […]

  • Kemenag Sulsel Serahkan SK Redistribusi PPPK, 66 Pegawai Kembali Bertugas di Daerah Asal

    Kemenag Sulsel Serahkan SK Redistribusi PPPK, 66 Pegawai Kembali Bertugas di Daerah Asal

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) redistribusi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan optimalisasi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama. Sebanyak 66 PPPK dari berbagai kabupaten […]

  • (Korupsi) Bisnis Paling Rasional

    (Korupsi) Bisnis Paling Rasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Di negeri ini, senjata api diawasi ketat. Mau punya pistol saja izinnya panjang, bisa lebih panjang dari antrean sembako. Tapi laporan keuangan? Bebas berkeliaran, rapi, wangi, dan sering dielu-elukan, padahal isinya bisa bikin rakyat miskin seumur hidup. Gus Dur mungkin akan bilang, “Senjata itu membunuh orang. Laporan keuangan bisa membunuh akal sehat.” Korupsi pejabat publik […]

expand_less