Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dampak Kerusakan Ekologis Batang Toru, Direktur APPRI: Bencana Ini Bukan Kebetulan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 332
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir bandang dan longsor kembali meluluhlantakkan Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan. Sungai Batang Toru — nadi kehidupan masyarakat Tapanuli dan habitat terakhir orangutan Tapanuli — meluap luar biasa, membawa batu-batu besar dan gelondongan kayu raksasa dari hulu.

Hal tersebut mendapat perhatian khusus dengan perspektif yang berbeda oleh Direktur Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (APPRI), Jamil Dar Harahap.

“Ini bukan sekadar bencana alam biasa akibat curah hujan tinggi. Ini adalah bencana ekologis yang dapat diprediksi”, Ungkap Direktur APPRI, Jamil Dar Harahap, 27 November 2025.

Dalam satu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru seluas ±163.000 hektare, dalam radius kurang dari 50 km, terkonsentrasi tiga proyek ekstraktif berskala besar yang telah menghilangkan puluhan ribu hektare tutupan hutan primer:

1. PLTA Batang Toru (Proyek Strategis Nasional): Menebang langsung 90–122 hektare hutan primer + ribuan hektare terdampak tidak langsung akibat jalan akses dan terowongan (data WALHI & KLHK 2024–2025).

2. Tambang Emas Martabe – PT Agincourt Resources: Sudah merusak >114 hektare hutan melalui penambangan open-pit, ditambah fasilitas tailing. Ekspansi baru terus berjalan di hulu sungai (Mongabay & WALHI 2025).

3. Konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Toba Pulp Lestari (TPL): Sekitar 37.000 hektare hutan alam di hulu Batang Toru telah dan akan dikonversi menjadi kebun eukaliptus monokultur (data WALHI Sumut 2025).

Total deforestasi dan degradasi di DAS Batang Toru dalam 10–15 tahun terakhir diperkirakan mencapai 50.000–75.000 hektare (Global Forest Watch & Auriga Nusantara, 2025). Hutan primer yang tadinya berfungsi sebagai “spons raksasa” penyerap air kini lenyap. Akibatnya, curah hujan yang sama kini langsung menjadi aliran permukaan dahsyat, memicu banjir bandang dan longsor berulang.

Jamil menyebutkan bahwa, Semua proyek di atas memiliki izin resmi dari pemerintah. Namun izin-izin tersebut diterbitkan secara terpisah tanpa kajian dampak kumulatif yang memadai terhadap satu DAS yang sama — sebuah pelanggaran prinsip dasar pengelolaan lingkungan hidup.

“Bencana ini bukan kebetulan. Ini adalah harga yang harus dibayar ketika kepentingan ekonomi jangka pendek mengalahkan daya dukung alam dan keselamatan warga”, Ucap Jamil.

“Sampai kapan kita akan terus menyebutnya bencana alam”, Tutupnya dengan tegas.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Disebut Kejahatan Luar Biasa, Mahasiswa UMMA Diajak Jadi Garda Terdepan

    Korupsi Disebut Kejahatan Luar Biasa, Mahasiswa UMMA Diajak Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Korupsi kembali ditegaskan sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang mengancam masa depan bangsa. Pesan tegas itu mengemuka dalam Seminar Pendidikan Antikorupsi yang digelar Universitas Muslim Maros (UMMA), Selasa, 9 Desember 2025, di Baruga A Kantor Bupati Maros. Sebanyak 220 mahasiswa dari tiga fakultas mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Seminar […]

  • Dari Biluhu ke Bolsel: Kisah Pemburu Tuna

    Dari Biluhu ke Bolsel: Kisah Pemburu Tuna

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Dua orang nelayan tradisional menempuh lebih dari 200 kilometer pada pertengahan Februari 2025 melalui jalur laut. Mereka berangkat dari kampung halamannya Desa Biluhu Barat, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo menuju Desa Tolondadu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, untuk berburu ikan tuna. Dua nelayan tradisional tersebut bernama Aten Rauf 53 tahun dan […]

  • Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar Festival Green Tumbilotohe yang akan dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Sejumlah lomba pada Festival Green Tumbilotohe tersebut diantaranya lomba Koko’o, Vokalia Religi, Lomba Hamparan lampu antar kecamatan, lomba jalan paling tumbilotohe, Doorprise grebek rumah dan Festival ribuan lampu. Kepada bakukabar.id, Kepala Dinas Pariwitasa, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), […]

  • Saring Sebelum Sharing, Pesan Bhabinkamtibmas Usai Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

    Saring Sebelum Sharing, Pesan Bhabinkamtibmas Usai Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 202
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bhabinkamtibmas Desa Ilomangga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Bripka Efendi Gusasi, SH, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Imbauan tersebut disampaikan usai memfasilitasi mediasi penyelesaian dugaan pencemaran nama baik yang berlangsung di Kantor Desa Ilomangga, Rabu (10/6/2026). Kasus tersebut bermula dari beredarnya […]

  • Menag Nasaruddin Umar Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Masjid Istiqlal

    Menag Nasaruddin Umar Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar dijadwalkan meluncurkan buku berjudul Teladan Sang Menteri pada Senin (6/4/2026) di Aula VVIP Masjid Istiqlal. Peluncuran buku ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual serta kepemimpinan berbasis nilai. Buku karya akademisi UIN Ar-Raniry […]

  • WaliKota Gorontalo Sidak Mobil Dinas, Ternyata Lebih Populer di Kalangan Istri Pejabat

    WaliKota Gorontalo Sidak Mobil Dinas, Ternyata Lebih Populer di Kalangan Istri Pejabat

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak), kali ini menyasar mobil dinas (Mobnas) para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Sidak dilaksanakan dengan mengumpulkan seluruh kendaraan dinas operasional (KDO) di halaman kantor wali kota, Selasa (23/12/2025). Menurut Wali Kota Adhan, sidak dilakukan setelah banyak laporan masuk bahwa Mobnas lebih banyak digunakan […]

expand_less