Sistem Informasi Akuntansi Langit
- account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 136
- print Cetak

Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak./Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam dunia akuntansi modern, kita mengenal istilah Sistem Informasi Akuntansi (SIA)—sebuah sistem yang mengumpulkan, mencatat, memproses, dan melaporkan transaksi keuangan agar organisasi bisa mengambil keputusan yang tepat. Ada server, database, audit trail, hingga sistem pengendalian internal. Semua tampak rapi, logis, dan bisa diaudit.
Namun setiap Ramadhan, umat manusia sebenarnya sedang berhadapan dengan sebuah Sistem Informasi Akuntansi yang jauh lebih canggih: sebut saja Sistem Informasi Akuntansi Langit.
Bedanya dengan sistem akuntansi di dunia, sistem yang satu ini tidak membutuhkan listrik, tidak perlu cloud storage, dan tidak pernah mengalami server down. Bahkan perusahaan teknologi terbesar pun belum tentu mampu menyainginya. Dalam sistem ini, auditor utamanya bukan kantor akuntan publik, melainkan malaikat pencatat amal yang bekerja tanpa libur, tanpa lembur dibayar, dan tanpa pernah melakukan creative accounting.
- Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Saat ini belum ada komentar