Sistem Informasi Akuntansi Langit
- account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 136
- print Cetak

Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak./Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Humor khas pesantren sering menggambarkan hal ini dengan cara sederhana. Seorang kiai pernah berkata kepada santrinya: “Kalau kamu makan diam-diam saat puasa, mungkin tidak ada manusia yang tahu. Tapi sistem informasi langit itu canggih. Bahkan niat saja sudah tercatat.”
Santri itu kemudian bertanya, “Berarti niat baik yang belum sempat dilakukan juga tercatat, Kiai?”
Kiai itu tersenyum dan menjawab, “Iya. Itulah satu-satunya sistem akuntansi yang memberi bonus pencatatan sebelum transaksi terjadi.”
Kalau dipikir secara ilmiah, ini adalah konsep yang menarik. Dalam akuntansi dunia, transaksi baru dicatat ketika benar-benar terjadi. Tetapi dalam sistem akuntansi langit, niat baik sudah dianggap sebagai potensi transaksi kebaikan.
Bayangkan jika sistem seperti ini diterapkan dalam ekonomi modern. Perusahaan yang berniat jujur saja sudah mendapat nilai tambah sebelum laporan keuangannya diperiksa.
- Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Saat ini belum ada komentar