Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kapal Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna, 32 Orang Selamat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 335
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.comKapal penumpang rute Raha–Maligano tenggelam di Perairan Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (1/2/2026), setelah mengalami mati mesin dan diterjang gelombang saat mendekati Pelabuhan Maligano. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kota Kendari mengevakuasi total 32 orang yang berada di atas kapal, terdiri dari 28 penumpang dan 4 anak buah kapal (ABK).

“Dalam keadaan selamat,” ujar Kepala KPP Kota Kendari, Amiruddin, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Amiruddin menjelaskan, laporan kejadian kapal tenggelam diterima dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Muna pada pukul 17.51 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 18.06 Wita.

Dalam proses evakuasi, tim SAR menghadapi kondisi cuaca berawan yang berpotensi hujan, dengan kecepatan angin sekitar 2 kilometer per jam dari arah utara serta tinggi gelombang berkisar antara 0,75 hingga 1 meter.

“Pada pukul 20.05 Wita kami menerima informasi dari tim di lapangan bahwa seluruh korban, sebanyak 32 orang, telah berhasil dievakuasi dan berada dalam kondisi selamat di darat,” ungkap Amiruddin.

Ia menambahkan, kapal tersebut diketahui bertolak dari Pelabuhan Laiino menuju Pelabuhan Maligano. Saat berangkat, kondisi cuaca dilaporkan masih dalam keadaan baik.

“Namun ketika mendekati Pelabuhan Maligano, kapal mengalami mati mesin dan kemudian dihantam gelombang hingga terbalik dan tenggelam,” jelasnya.

Hingga saat ini, Basarnas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab pasti kerusakan mesin kapal masih dalam penelusuran lebih lanjut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Polres Maros memusnahkan barang bukti (BB) narkoba hasil pengungkapan Satres Narkoba selama tiga bulan terakhir. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, di halaman Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). Total BB yang dimusnahkan mencapai 359 gram dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai Rp500 juta. Polisi menyebut jumlah tersebut setara dengan penyelamatan sedikitnya 7.000 […]

  • Dana Peliputan Media MTQ Maros Disorot, Diduga Ada Ketidaksesuaian Pembayaran dan Nama ASN dalam Daftar Penerima

    Dana Peliputan Media MTQ Maros Disorot, Diduga Ada Ketidaksesuaian Pembayaran dan Nama ASN dalam Daftar Penerima

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Maros telah berlalu. Namun, penggunaan anggaran untuk peliputan media dalam kegiatan tersebut kini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan terkait transparansi realisasi anggaran serta laporan pertanggungjawaban (LPJ). Informasi yang dihimpun menyebutkan, anggaran peliputan media dalam kegiatan MTQ diduga mencapai sekitar Rp30 juta, dengan keterlibatan kurang lebih 30 […]

  • Dari Maros ke Provinsi, Mahasiswa IAI DDI Maros, Raih Juara1 Dai Mitra Polri Sulsel 2026

    Dari Maros ke Provinsi, Mahasiswa IAI DDI Maros, Raih Juara1 Dai Mitra Polri Sulsel 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 231
    • 0Komentar

    nulondalo.com, MAKASSAR – Salah satu Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam DDI Maros sekaligus eks Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa IAI DDI Maros berhasil meraih Juara I Lomba Dai Mitra Polri Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Capaian ini menegaskan konsistensi perguruan tinggi dalam mengembangkan kemampuan di bidang dakwah. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung […]

  • Nahkoda Baru HIPMI PT IAI DDI Maros:Ishak Maulana Siap bersinergi Demi kemajuan Kampus

    Nahkoda Baru HIPMI PT IAI DDI Maros:Ishak Maulana Siap bersinergi Demi kemajuan Kampus

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros– Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) IAI DDI Maros resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti mendatang. Pelantikan ini menjadi tonggak awal kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi sebagai wadah pembinaan, pengembangan, dan pencetak generasi pengusaha muda yang inovatif, mandiri, serta berdaya saing. Dalam suasana penuh semangat dan optimisme, […]

  • Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

    Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Tulisan ini muncul dari proses perenungan panjang di Kediri. Kedatangan saya di Kediri bukan hanya sekadar lompatan geografis, melainkan sebuah proses penguatan ideologis. Di tanah ini, Munawar Musso terlahir ke dunia, Jenderal Soedirman memimpin pasukan gerilya dan Tan Malaka berpulang kepada Tuhannya. Dari mereka bertiga, saya  belajar bagaimana cara manusia melawan marabahaya. Marabahaya memang selalu […]

  • Rahmatan Lil Alamin, Bukan Laknatan Lil Alamin

    Rahmatan Lil Alamin, Bukan Laknatan Lil Alamin

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    (Kader PMII dan Pembina GUSDURian Ternate). Fenomena alam harus dikaji secara mendalam karena memiliki asbab (akibat) dari terjadinya sesuatu, konstruksi makna menggunakan pendekatan hermeneutika memiliki banyak perspektif. Pertama, Ada yang menilai bahwa bencana alam adalah sebuah realitas yang alami dan merupakan hukum alam. Kedua, ada juga yang berpandangan bahwa tidak semua kejadian alam (bencana alam) […]

expand_less