Sistem Informasi Akuntansi Langit
- account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 138
- print Cetak

Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak./Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Padahal kalau mengikuti logika akuntansi, Ramadhan itu seperti periode penyesuaian (adjusting entries) dalam laporan keuangan kehidupan. Selama sebelas bulan sebelumnya kita mungkin terlalu sibuk mencatat transaksi dunia: bekerja, berdagang, mengejar target, atau sekadar mengejar diskon tanggal kembar di marketplace.
Ramadhan datang seperti akuntan senior yang berkata dengan tenang, “Mari kita lihat lagi buku besar kehidupan ini. Jangan-jangan ada banyak akun yang perlu disesuaikan.”
Dalam perspektif ini, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah mekanisme pengendalian internal (internal control) terhadap perilaku manusia. Orang bisa saja tidak makan karena tidak ada uang, tetapi puasa adalah keputusan sadar untuk tidak makan meskipun makanan ada di depan mata.
Dalam istilah sistem informasi, ini adalah self-regulating system. Tidak perlu CCTV, tidak perlu supervisor, karena pengawas utamanya adalah kesadaran moral.
- Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Saat ini belum ada komentar