Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pelayanan RSUD La Palaloi Disorot, Bambang Jayanto Desak Bupati Maros Evaluasi Direktur Rumah Sakit

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
  • visibility 88
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM–MAROS— Klarifikasi resmi Humas RSUD dr. La Palaloi terkait polemik pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) kembali menuai perhatian. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Maros, Bambang Jayanto, meminta Bupati Maros, Chaidir Syam, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Direktur RSUD dr. La Palaloi.
‎
‎Desakan tersebut muncul menyusul polemik pelayanan IGD yang menjadi perhatian masyarakat. Bambang menilai, persoalan ini tidak semestinya hanya dilihat dari tindakan petugas di lapangan, tetapi juga harus ditelusuri dari aspek manajemen, sistem pelayanan, komunikasi, hingga tanggung jawab pimpinan rumah sakit.
‎
‎Sorotan Bambang menguat setelah Humas RSUD dr. La Palaloi menerbitkan surat klarifikasi resmi tertanggal 27 Oktober 2026 mengenai kejadian pelayanan IGD.
‎
‎Dalam surat tersebut, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa kapasitas tempat tidur IGD untuk pasien dewasa atau interna sedang dalam kondisi penuh saat pasien datang sekitar pukul 12.00 WITA.
‎
‎Pihak rumah sakit juga menyampaikan bahwa proses pelayanan menghadapi kendala karena pasien disebut belum bersedia menjalani pemeriksaan fisik. Selain itu, komunikasi antara pasien dan dokter disebut belum dapat berlangsung secara optimal.
‎
‎Klarifikasi tersebut turut menjelaskan adanya perbedaan pemahaman antara keluarga pasien dan petugas mengenai ketersediaan tempat tidur yang terlihat di area IGD.
‎
‎Meski demikian, Bambang menilai penjelasan tertulis tersebut perlu diikuti pemeriksaan objektif untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian telah ditangani sesuai standar operasional prosedur (SOP) pelayanan kesehatan.
‎
‎Menurutnya, evaluasi harus mencakup bagaimana petugas berkomunikasi dengan pasien dan keluarga, bagaimana manajemen mengantisipasi keterbatasan kapasitas IGD, serta bagaimana pimpinan rumah sakit menjalankan fungsi pengawasan.
‎
‎Sebagai anggota Komisi III DPRD Maros yang membidangi sektor kesehatan, Bambang meminta Bupati Maros tidak menjadikan surat klarifikasi sebagai akhir dari penyelesaian persoalan.
‎
‎Ia menilai, klarifikasi kepada publik harus dibarengi langkah konkret untuk memperbaiki sistem pelayanan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.
‎
‎Selain substansi klarifikasi, Bambang juga menyoroti bagian penutup surat Humas RSUD yang mengimbau masyarakat menyampaikan pertanyaan, keluhan, maupun pengaduan melalui saluran resmi rumah sakit.
‎
‎Dalam surat tersebut, manajemen menyatakan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta kualitas komunikasi dengan pasien dan keluarga.
‎
‎Namun, menurut Bambang, komitmen tersebut perlu dibuktikan melalui tindakan nyata dan hasil evaluasi yang dapat diketahui masyarakat.
‎
‎Ia meminta Bupati Maros menilai secara objektif apakah langkah yang telah dilakukan manajemen RSUD dr. La Palaloi sudah memadai atau justru membutuhkan pembenahan lebih mendasar, termasuk evaluasi terhadap kepemimpinan direktur rumah sakit.
‎
‎Evaluasi Jangan Berhenti pada Klarifikasi
‎
‎Bambang menegaskan bahwa evaluasi terhadap rumah sakit daerah harus menyentuh akar persoalan, bukan sekadar merespons tekanan publik melalui pernyataan tertulis.
‎
‎”Evaluasi harus menyentuh akar persoalan. Jangan hanya berhenti pada klarifikasi, tetapi harus ada kepastian bahwa pelayanan kepada masyarakat benar-benar diperbaiki dan pengawasan internal berjalan sebagaimana mestinya,” demikian pesan yang ditekankan dalam sikap Bambang.
‎
‎Ia berharap Pemerintah Kabupaten Maros menjadikan polemik tersebut sebagai momentum untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah.
‎
‎Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mengedepankan keselamatan pasien, kepastian prosedur, komunikasi yang humanis, serta penghormatan terhadap hak setiap warga negara.
‎
‎Bambang juga menegaskan bahwa evaluasi bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan memastikan seluruh unsur manajemen menjalankan tanggung jawab secara profesional.
‎
‎Karena itu, ia mendorong Bupati Maros agar menyampaikan hasil evaluasi secara terbuka kepada masyarakat, termasuk langkah perbaikan yang akan dilakukan oleh manajemen RSUD dr. La Palaloi.
‎
‎Dengan demikian, polemik yang berkembang tidak sekadar berakhir pada saling memberikan penjelasan, tetapi menjadi titik awal pembenahan pelayanan kesehatan yang lebih baik, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.u

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bendera HTI Berkibar di Aksi Bela Palestina, Dewan Ahli ISNU Gorontalo: Bentuk Pelanggaran Hukum

    Bendera HTI Berkibar di Aksi Bela Palestina, Dewan Ahli ISNU Gorontalo: Bentuk Pelanggaran Hukum

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Nulondalo – Di beberapa kota di Indonesia pada hari Minggu, 2 Februari 2025 aksi Bela Palestina digelar serentak. Dalam aksi-aksi tersebut massa aksi turut mengibarkan bendera dengan tulisan Arab berwarna putih dan hitam yang lekat dengan kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), kelompok yang sudah dinyatakan terlarang di Indonesia sejak 2017. Dewan Ahli Pengurus Wilayah Ikatan […]

  • Pendidikan Inklusi: Merangkul Perbedaan, Menguatkan Kemanusiaan

    Pendidikan Inklusi: Merangkul Perbedaan, Menguatkan Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 182
    • 2Komentar

    Nulondalo.com. Denpasar- Keberagaman adalah kenyataan yang melekat dalam kehidupan manusia. Tidak ada dua individu yang lahir dengan kondisi yang benar-benar sama. Perbedaan kemampuan, latar belakang sosial, budaya, ekonomi, hingga kondisi fisik merupakan bagian dari mozaik kehidupan yang membentuk masyarakat. Kehadiran kelompok disabilitas dalam perbincangan publik menjadi penanda bahwa masyarakat semakin menyadari kekayaan keberagaman tersebut. Dalam […]

  • Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar Festival Green Tumbilotohe yang akan dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Sejumlah lomba pada Festival Green Tumbilotohe tersebut diantaranya lomba Koko’o, Vokalia Religi, Lomba Hamparan lampu antar kecamatan, lomba jalan paling tumbilotohe, Doorprise grebek rumah dan Festival ribuan lampu. Kepada bakukabar.id, Kepala Dinas Pariwitasa, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), […]

  • GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji

    GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Makassar – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan resmi merilis pernyataan sikap terkait polemik dugaan penyimpangan kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). Ketua GP Ansor Sulsel, Muhammad Ridwan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh kader di daerah tetap berada dalam satu komando yang solid. Ia menyatakan bahwa GP […]

  • Belanja Negara dan Ilusi Kinerja: Apakah Realisasi Anggaran Mencerminkan Keberhasilan?

    Belanja Negara dan Ilusi Kinerja: Apakah Realisasi Anggaran Mencerminkan Keberhasilan?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Dzaky Alfarisi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Setiap akhir tahun anggaran, pemerintah pusat maupun daerah hampir selalu memasuki fase yang sama: perlombaan mengejar target penyerapan anggaran. Narasi yang dibangun ke publik pun cenderung seragam—realisasi belanja mencapai angka tinggi, sering kali di atas 90 persen, dan hal tersebut diklaim sebagai bukti keberhasilan kinerja. Di permukaan, angka-angka ini memang terlihat meyakinkan. Namun, jika ditelaah […]

  • Gusnar Optimistis, Meski Masyarakat Belum Paham, Pidana Kerja Sosial Tetap Jalan

    Gusnar Optimistis, Meski Masyarakat Belum Paham, Pidana Kerja Sosial Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Pidana Kerja Sosial yang direncanakan mulai diberlakukan pada tahun 2026, meski ia menyadari masih banyak masyarakat yang belum memahami hukum baru ini. Dukungan tersebut disampaikan saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah, Kejaksaan, dan Jamkrindo di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (22/12/2025). […]

expand_less