Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pergantian tahun Masehi kerap identik dengan hiruk-pikuk perayaan, kembang api, dan berbagai euforia yang melibatkan keramaian. Namun, dalam sebuah pengajian penuh makna, almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi justru mengajak jamaah untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang berbeda: dzikir sederhana, sunyi, dan penuh kesadaran spiritual.

Kiai Ghofur mengisahkan bahwa amalan ini merupakan ijazah dari para ulama yang beliau terima melalui mata rantai keilmuan para habaib, khususnya dari Habib Abdullah bin Abdul Qadir Balfaqih (Balpaki). Tradisi ini tidak riuh, tetapi sarat makna, mengajarkan pentingnya kualitas ibadah dan kehadiran hati dibandingkan jumlah atau panjang bacaan.

Menurut beliau, berbeda dengan Tahun Baru Hijriah yang memiliki doa awal dan akhir tahun dengan bacaan cukup panjang, Tahun Baru Masehi justru disambut dengan amalan yang sangat ringkas, yang sebaiknya dibaca tepat setelah pukul 12 malam. KH. Ghofur menegaskan, “Yang penting lewat jam dua belas. Mau dibaca di masjid atau di rumah, yang penting dibaca.”

Empat Kalimat di Awal Tahun

Amalan yang diajarkan Habib Abdullah Balpaki ini terdiri dari empat kalimat sederhana:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ (3x)

La ilaha illallah dibaca tiga kali

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ ﷺ (1x)

Muhammad Rasulullah  dibaca satu kali

Tanpa hitungan ribuan atau ritual yang memberatkan, kesederhanaan amalan ini justru menjadi kekuatannya. KH. Ghofur menjelaskan, “Barang siapa membaca itu, Allah mengampuni dosa-dosa kecilnya dan mengangkat derajatnya,” mengutip dawuh gurunya.

Lebih jauh, beliau menekankan bahwa ibadah tidak diukur dari panjangnya bacaan, melainkan dari ketulusan hati dan niat yang jujur. Dalam pengajiannya, KH. Ghofur juga menyelipkan kisah jenaka tentang jamaah yang memilih bacaan lebih pendek, namun justru memakan waktu lama, sebuah pengingat bahwa yang ringan belum tentu cepat, dan yang berat belum tentu sulit.

Tahun Baru sebagai Momentum Memperkuat Tauhid

Pengajian ini mengajak umat Islam untuk memaknai pergantian tahun bukan sekadar euforia sesaat, tetapi sebagai momen memperbarui tauhid. Membuka tahun baru dengan kalimat La ilaha illallah berarti menegaskan kembali arah hidup: dari Allah, oleh Allah, dan untuk Allah.

Kiai Ghofur juga mengingatkan bahwa amalan ini tidak kaku, dan memiliki beberapa versi sesuai tradisi ulama dan daerah masing-masing. Intinya satu: menyambut waktu baru dengan dzikir, kesadaran, dan ketenangan hati, bukan dengan kelalaian.

Di tengah hiruk-pikuk pergantian tahun yang kerap riuh, pesan yang disampaikan KH. Abdul Ghofur Nawawi tetap relevan hingga saat ini. Namun kadang yang paling bermakna justru dilakukan dalam diam, dengan kesederhanaan yang sarat hikmah.

Almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi dikenal sebagai tokoh NU yang pernah menjabat Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pohuwato dan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Pohuwato. Semangatnya mengajak umat untuk memaknai pergantian tahun dengan dzikir dan tauhid tetap menjadi teladan bagi banyak jamaah dan Santri-santrinya hingga kini.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik untuk mengevaluasi proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Kota Jambi, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, dampak pembangunan tol terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian utama. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya, menyampaikan bahwa isu dampak tol terhadap […]

  • Forum Perbenihan Tanaman Pangan Gorontalo: Wujudkan Benih Unggul untuk Peningkatan Produksi Pertanian

    Forum Perbenihan Tanaman Pangan Gorontalo: Wujudkan Benih Unggul untuk Peningkatan Produksi Pertanian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo melalui UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP) melaksanakan Forum Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2025 di Manna Cafe n Bakery Gorontalo, Kamis 23/10/2025 . Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi antara seluruh pemangku kepentingan di bidang perbenihan, guna menyamakan persepsi dalam mendukung peningkatan produksi dan […]

  • Sinergi Penguatan SDM Pertanian, Kemnaker RI Isi Talkshow Launching Agrinext Center KOPRI PB PMII

    Sinergi Penguatan SDM Pertanian, Kemnaker RI Isi Talkshow Launching Agrinext Center KOPRI PB PMII

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Dalam upaya mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian dan pangan, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Launching & Talkshow Agrinext Center yang diselenggarakan oleh Bidang Pertanian dan Pangan KOPRI PB PMII. Agenda kolaborasi diselenggarakan di perpustakaan Nasional RI, 20 Juni 2025. Kegiatan bertema “Akselerasi Peran Petani […]

  • Ilmu yang Masuk Angin

    Ilmu yang Masuk Angin

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Di pesantren, ada petuah sederhana: “Ilmu iku kudu manfaat, nek mung pinter tok yo mblenger.” Ilmu itu harus bermanfaat, kalau cuma pintar saja bisa bikin kembung. Sayangnya, sebagian akademisi hari ini tampak bukan kembung karena terlalu banyak makan, tetapi karena terlalu lama tinggal di menara gading, ruang tinggi, dingin, dan jauh dari sawah, laut, serta […]

  • Jokowi Yang Sedang Turun Kelas? (Refleksi tentang Kekuasaan, Politik, dan Kematangan Demokrasi Kita)

    Jokowi Yang Sedang Turun Kelas? (Refleksi tentang Kekuasaan, Politik, dan Kematangan Demokrasi Kita)

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Ini bukan tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Bukan tentang siapa yang patut dibela atau digugat. Tulisan ini tidak berdiri di satu pihak, tidak pula hadir untuk menyokong atau menjatuhkan. Yang ingin disorot di sini adalah sebuah peristiwa politik yang mengandung makna lebih dalam: mantan Presiden Jokowi menggugat pihak-pihak yang menuduh ijazahnya palsu. […]

  • Inilah Pengurus Baru Asosiasi Produsen Benih Indonesia Gorontalo

    Inilah Pengurus Baru Asosiasi Produsen Benih Indonesia Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Para pelaku usaha perbenihan di Provinsi Gorontalo resmi membentuk dan memilih pengurus baru Asosiasi Produsen Benih Indonesia (Asbenindo). Kegiatan ini dihadiri oleh penangkar, produsen benih, serta pengawas benih tanaman dari berbagai kabupaten/kota. Melalui proses pemilihan yang berlangsung secara aklamasi, terpilih sebagai pengurus baru Ketua: Ervan Baga, Wakil Ketua: Umar Etango, Sekretaris: Hitler Datau, dan Bendahara: […]

expand_less