Breaking News
dark_mode
Trending Tags

QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025).

Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia hadir sebagai narasumber untuk memperkenalkan sistem pembayaran digital yang efisien, simpel, dan aman kepada masyarakat Gorontalo.

Perwakilan Bank Indonesia, Genting dari Divisi Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperluas edukasi dan inklusi keuangan berbasis digital di seluruh wilayah Indonesia.

“Terima kasih karena telah mengundang kami menjadi narasumber. Memang sudah menjadi kewajiban kami untuk terus memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai sistem pembayaran, terutama berbasis digital. Salah satu inovasi terbaru yang kami perkenalkan adalah QRIS,” ujarnya.

Ia menambahkan, inovasi sistem pembayaran QRIS bukan hanya difokuskan di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau seluruh daerah termasuk Gorontalo.

“Sistem pembayaran seperti ini tidak hanya terfokus di ibu kota Indonesia, tetapi juga sampai ke seluruh daerah. Itu adalah tugas Bank Indonesia untuk merangkul masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi program pembayaran berbasis digital ini,” jelasnya.

Menurut Genting, QRIS memberikan banyak manfaat, di antaranya efisiensi, kemudahan, dan keamanan dalam bertransaksi.

“QRIS memudahkan masyarakat karena cukup dengan scan, pembayaran bisa langsung dilakukan dengan nilai yang tepat tanpa perlu memikirkan uang kembalian,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan PWNU Gorontalo, Indrawan Modanggu, menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Ekonomi Syariah ini menjadi langkah nyata PWNU dalam menggalang para pelaku usaha lokal agar mampu mengembangkan potensi bisnisnya secara mandiri dan berdaya saing.

“PWNU Gorontalo berkomitmen membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan berjejaring. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM naik kelas dan memiliki akses terhadap sistem keuangan yang sehat,” ujar Indrawan.

Ia menjelaskan bahwa PWNU juga berupaya mendorong terbentuknya ekosistem investasi yang sehat dengan melibatkan berbagai lembaga seperti perbankan, OJK, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai mitra strategis.

“Kami ingin masyarakat mengenal investasi yang legal, aman, dan sesuai prinsip syariah. Karena dengan literasi dan inklusi keuangan yang baik, ekonomi umat bisa tumbuh lebih kuat,” tambahnya.

Indrawan menuturkan, pelaksanaan expo UMKM dalam kegiatan ini juga menjadi ruang kreatif bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya serta memperluas pasar.

“Expo ini adalah bentuk nyata dukungan PWNU terhadap kemandirian ekonomi umat. Kami ingin UMKM di Gorontalo memiliki kesempatan tampil dan dikenal lebih luas,” tutupnya

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proposal yang Menodai Idealisme: Saat PKC PMII Gorontalo Gagal Membaca Luka Pohuwato

    Proposal yang Menodai Idealisme: Saat PKC PMII Gorontalo Gagal Membaca Luka Pohuwato

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Langkah PKC PMII Gorontalo yang diketahui mengajukan proposal kegiatan ke PT. Pani Gold Project (PT. PETS) menimbulkan gelombang kekecewaan dari berbagai kalangan, termasuk dari PC PMII Kota Gorontalo sendiri. Bukan semata soal administratif, tetapi soal nurani — tentang arah perjuangan dan nilai dasar yang menjadi napas organisasi mahasiswa Islam Indonesia: keberpihakan kepada rakyat kecil. PT. […]

  • Jangan Pintar Scroll, Tapi Bodoh Mikir

    Jangan Pintar Scroll, Tapi Bodoh Mikir

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Gus Dur pernah berseloroh, “Kalau kamu tidak bisa menjadi orang pintar, jadilah orang yang berguna.” Di era digital hari ini, kalimat itu perlu sedikit dimodifikasi: kalau kamu sudah punya internet cepat, jangan malah mikirnya lambat. Mahasiswa zaman sekarang itu hebat. Jempolnya lincah, notifikasinya ramai, memorinya penuh—meski sering penuh oleh hal-hal yang tidak terlalu penting. Dalam […]

  • Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

    Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Turmuji Jafar
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Oleh: Turmuji Jafar, Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto Mengawali tahun baru kita di suguhi dengan catatan merah oleh Kementerian Agama (Kemenang) dari hasil asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) akhir tahun 2025, menunjukkan data sebanyak 58,26 persen guru agama Islam tingkatan sekolah dasar (SD) di Indonesia belum fasih dalam membaca Al-Qur’an. Temuan ini berdasarkan asesmen terhadap 160.143 […]

  • “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Lagi-lagi belakangan ini media sosial kita khususnya Facebook, dipenuhi dengan berbagai postingan yang mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan kelompok LGBT di Gorontalo. Banyak pengguna yang mengangkat isu seperti “Tolak LGBT”, “Selamatkan Gorontalo sebagai Serambi Madinah dari Kelompok LGBT”, dan “Hilangkan kaum LGBT dari Bumi Gorontalo”. Fenomena ini mencerminkan adanya gelombang penolakan yang kuat terhadap keberadaan LGBT […]

  • Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata menimbulkan persoalan serius. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, ribuan siswa di berbagai daerah mengalami keracunan akibat menu MBG yang banyak menggunakan makanan olahan (Ultra Processed Food/UPF). Hingga 23 Desember 2025, korban keracunan tercatat mencapai lebih dari […]

  • NU Gorontalo dan Kotak Macis

    NU Gorontalo dan Kotak Macis

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 93
    • 0Komentar

    NU memang terlalu seksi bagi kalangan internal maupun eksternal atau bagi siapa saja yang memandangnya. Apalagi jika dipandang dari luar bangunan ke-NU-an dengan menggunakan frame subjektif, sosial dan politik. Dalam konteks ini, NU tidak hanya sekedar seksi tapi ternyata juga begitu mempesona. Maka tidak heran jika perebutan tampuk kepemimpinan di NU menjadi sesuatu yang sangat […]

expand_less