Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Soa Matapure ajak seluruh orang Bobawa Sukseskan Tobo-tobo Safar 2025

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gaung persiapan Tobo-tobo Safar 2025 mulai menggema di Desa Bobawa, Makian Barat, Halmahera Selatan. Tradisi besar yang selalu ditunggu masyarakat ini akan digelar pada 15–20 Agustus 2025 dengan rangkaian acara adat dan budaya yang sarat makna.

Ketua Soa Matapure, Mubin Hi Samsi, menegaskan pentingnya kehadiran seluruh masyarakat Bobawa dalam perayaan tahun ini. Baginya, Tobo-tobo Safar bukan sekadar ritual, melainkan identitas yang menyatukan warga Bobawa di manapun berada.

“Tobo-tobo Safar ini sebagai wujud kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap tradisi. Ana-ana muda ini harus tahu dan terus tong jaga agar bisa tahu jati diri orang Bobawa yang sesungguhnya,” ungkap mubin.

Perayaan Tobo-tobo Safar tahun ini akan diisi dengan agenda yang penuh makna:

* 15 Agustus – Pembukaan acara Tobo-tobo Safar.

* 16 Agustus – naik puncak Kie Besi, sebagai simbol kekuatan dan keteguhan.

* 19 Agustus – Pengukuhan kepala soa serta persembahan makanan soa, sebuah momen sakral yang mempererat ikatan adat.

* 20 Agustus – Puncak ritual mandi-mandi Safar dan ditutup dengan pesta togal pada malam harinya.

Dalam himbauannya, mubin menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya milik warga yang tinggal di Bobawa, tetapi juga untuk orang Bobawa yang berada di berbagai tempat.

“Untuk itu kegiatan Tobo-tobo Safar ini saya himbau kepada orang Bobawa di mana saja berada untuk bisa hadir dan sukseskan kegiatan ini,” tegasnya.

Sebagai bagian dari enam soa yang membentuk Desa Bobawa , yakni Matapure, Tasanif, Tapalaola, Marsaoli, Bangsa, dan Matebe. Soa Matapure dikenal sebagai kelompok yang berasal dari kawasan pegunungan. Perannya tercatat penting dalam perjalanan sejarah desa, sekaligus menjadi pilar dalam menjaga adat dan tradisi.

Kini, melalui Tobo-tobo Safar, masyarakat Bobawa kembali dipanggil untuk meneguhkan jati diri, mempererat persaudaraan, dan menjaga warisan leluhur.

Dengan semangat itu, mubin berharap Tobo-tobo Safar 2025 menjadi ruang pertemuan besar bagi seluruh anak negeri Bobawa untuk pulang, hadir, dan merayakan kebersamaan.

Kontributor : Asril

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Suara Perdamaian Lebih Nyaring dari Arah Komunitas, Bukan Pemerintah?

    Mengapa Suara Perdamaian Lebih Nyaring dari Arah Komunitas, Bukan Pemerintah?

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Dalam dinamika sosial Indonesia, satu hal yang menarik untuk diamati adalah bahwa suara-suara yang paling lantang menyuarakan kerukunan dan perdamaian justru lebih sering datang dari organisasi masyarakat sipil—terutama ormas keagamaan, sosial, dan komunitas-komunitas akar rumput—bukan dari pemerintah. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Ia berakar pada perbedaan mendasar dalam cara berpikir, atau yang sering disebut sebagai […]

  • MBG: Maling Berkedok Gizi atau Benar-Benar Makan Bergizi Gratis?

    MBG: Maling Berkedok Gizi atau Benar-Benar Makan Bergizi Gratis?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Muh Faizal HS
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Ketika gagasan Makan Bergizi Gratis ini muncul sebagi kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka respon dari masyarakat itu berbeda-beda. Ada yang mengatakan bahwa program ini dianggap sebagai langkah progresif untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang mencukupi. Di sisi lain, ada mengatakan program ini mempunyai anggaran yang cukup besar dan […]

  • Membentengi Anggaran Makan Bergizi: Ujian Akuntabilitas dan Integritas SPIP

    Membentengi Anggaran Makan Bergizi: Ujian Akuntabilitas dan Integritas SPIP

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Amrullah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Anggaran publik seharusnya tidak hanya dipahami sebagai deretan angka yang tersusun rapi dalam dokumen resmi negara. Lebih dari itu, anggaran merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah kepada masyarakat, sekaligus ukuran sejauh mana negara mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Oleh karena itu, ketika anggaran dialokasikan untuk program makan bergizi, persoalannya tidak berhenti pada aspek teknis […]

  • Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan soal Sadaka

    Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan soal Sadaka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.220
    • 1Komentar

    Alasan mengapa sadaka ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat Gorontalo beberapa hari ini sederhana: memberatkan. Perbincangan ini juga bukan barang baru. Sebelumnya, jika jeli membaca timeline Facebook, Anda akan menemukan berbagai postingan yang membeberkan keluh-kesah warga soal praktik ini. Masa iya misalnya, kita yang sedang berduka, lalu harus memberi sejumlah uang pada para elit, pembesar, pemangku […]

  • OJK Dorong UMKM Gorontalo Manfaatkan Crowdfunding di Pekan Ekonomi Syariah

    OJK Dorong UMKM Gorontalo Manfaatkan Crowdfunding di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui narasumbernya, Abdul Rahmat, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo agar mulai memanfaatkan skema crowdfunding sebagai alternatif pendanaan di luar sektor perbankan. Hal itu disampaikan dalam kegiatan crowdfunding yang menjadi salah satu rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PES) yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo, […]

  • Satgas Damai Cartenz Tangani Kasus Kekerasan di Paniai, Korban Dirawat Intensif

    Satgas Damai Cartenz Tangani Kasus Kekerasan di Paniai, Korban Dirawat Intensif

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    nulondalo.com–  Satgas Operasi Damai Cartenz bergerak cepat menangani kasus kekerasan terhadap seorang warga di Kali Enaro, Kampung Ekaitadi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Jumat (3/4/2026). Korban berinisial S (55), yang berprofesi sebagai pengemudi ojek, ditemukan dalam kondisi terluka sekitar pukul 15.20 WIT oleh petugas kepolisian yang melintas di lokasi kejadian. Petugas bersama warga setempat segera […]

expand_less