Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menag Tegaskan Diplomasi Agama Tak Cukup dengan Deklarasi

  • account_circle Abdul Fajar
  • calendar_month 10 menit yang lalu
  • visibility 11
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, JAKARTA – Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa diplomasi keagamaan Indonesia harus bergerak melampaui deklarasi moral dan diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang berdampak nyata.

Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin dalam peluncuran dan diskusi buku Istiqlal untuk Dunia: Manifesto Perdamaian dari Indonesia di Ruang VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Buku karya Dr. Muhammad Aras Prabowo dan Farid F. Saenong, Ph.D., itu mengembangkan semangat Deklarasi Istiqlal yang ditandatangani Nasaruddin Umar bersama Paus Fransiskus pada 5 September 2024.

Melalui 16 bab pembahasan, buku tersebut mengangkat sejumlah isu, mulai dari perdamaian, dialog lintas iman, ekoteologi, keadilan ekonomi, hingga diplomasi moral Indonesia.

Dalam pidato utamanya, Nasaruddin menekankan bahwa rumah ibadah harus memiliki peran lebih luas daripada sekadar tempat pelaksanaan ritual keagamaan.

“Masjid ke depan itu bukan hanya tempat sujud, tetapi juga tempat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan keumatan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengembangan Istiqlal Global Fund sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan penguatan kemandirian umat melalui pengelolaan sumber daya produktif.

Sementara itu, Farid F. Saenong, Koordinator Staf Khusus Menteri Agama sekaligus salah satu penulis buku, menyebut Deklarasi Istiqlal sebagai bahasa etika universal yang melampaui batas negara dan agama.

Menurutnya, nilai persaudaraan, dialog, dan tanggung jawab ekologis perlu diterjemahkan menjadi kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

Penulis lainnya, Dr. Muhammad Aras Prabowo, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), menyoroti pentingnya transformasi ekonomi berbasis nilai moral dan peran masjid.

“Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa agama dapat menjadi energi moral yang menyatukan manusia,” ungkapnya.

Aras juga mendorong penguatan koperasi komunitas, literasi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta audit dampak sosial. Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas masjid dapat menghasilkan kesejahteraan yang inklusif dan terukur.

Dari perspektif diplomasi publik, Plt. Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Joneri Alimin, M.Si., menilai diplomasi keagamaan Indonesia perlu diarahkan pada kemitraan internasional yang memberikan manfaat konkret bagi kemanusiaan.

Pandangan serupa disampaikan Ahmad Khoirul Umam, Ph.D., Direktur Paramadina Graduate School of Diplomacy. Ia menegaskan bahwa pengaruh moral Indonesia membutuhkan konsistensi kebijakan, kelembagaan, dan keberhasilan nyata, bukan hanya deklarasi.

Diskusi yang dimoderatori Karim Bakri dari Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) itu juga membahas pentingnya pendidikan perdamaian, penguatan ekonomi komunitas, dan pengembangan gerakan rumah ibadah hijau.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kesinambungan Jakarta Understanding hasil International Grand Imams Conference 2026 dengan agenda diplomasi kemanusiaan Indonesia.

Melalui buku Istiqlal untuk Dunia, para penulis berharap masjid, perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas internasional dapat membangun jejaring kerja sama untuk memperkuat perdamaian.

Pesan yang diusung buku ini menegaskan bahwa perdamaian tidak cukup berhenti pada deklarasi, tetapi harus diwujudkan melalui keadilan, pemberdayaan, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

  • Penulis: Abdul Fajar
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Negara untuk Buruh; Refleksi Atas Pernyataan Mensestneg

    Komitmen Negara untuk Buruh; Refleksi Atas Pernyataan Mensestneg

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Nurmawan Pakaya
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Setiap 1 Mei, jalan-jalan ibu kota terasa berbeda. Bukan karena kemacetan, tapi karena gema suara buruh yang menggema dari segala penjuru. Mereka datang bukan hanya membawa spanduk dan bendera serikat pekerja sebagai simbol solidaritas, tapi juga harapan yang terus menyala meski kadang redup oleh kenyataan. Hari Buruh Internasional selalu menjadi cermin tentang siapa kita sebagai […]

  • UU Pemilu Digugat Lagi, Ambang Batas Parlemen Dinilai Inkonsitusional

    UU Pemilu Digugat Lagi, Ambang Batas Parlemen Dinilai Inkonsitusional

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 351
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, gugatan diarahkan pada ketentuan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang dinilai berpotensi inkonstitusional dan mencederai prinsip kedaulatan rakyat. Permohonan pengujian materiil diajukan oleh Koalisi Kawal Pemilu dan Demokrasi Indonesia yang diwakili Miftahol Arifin selaku Ketua […]

  • Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan

    Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 455
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah studi terbaru mengungkap mekanisme baru yang mengatur proses penuaan pada tingkat sel. Para ilmuwan menemukan bahwa ukuran nukleolus, struktur kecil di dalam inti sel, dapat menjadi indikator kapan sebuah sel mendekati akhir masa hidupnya. Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Weill Cornell Medicine menunjukkan bahwa perubahan ukuran nukleolus dapat memengaruhi stabilitas bagian […]

  • 1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah II. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta kelengkapan sarana dan prasarana layanan. Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penataan layanan dalam Program […]

  • Kena Semprot! Wali Kota Adhan Dambea Murka Usai Terima Aduan Warga

    Kena Semprot! Wali Kota Adhan Dambea Murka Usai Terima Aduan Warga

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja sejumlah lurah setelah menerima langsung aduan warga melalui pesan WhatsApp. Kemarahan itu disampaikan saat rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Rabu (25/3/2026). “Tadi saja, barusan ada yang WhatsApp ke saya. Kasie Kesra Heledulaa […]

  • Kader PMII Kota Gorontalo Sandri Siap Datangi Instansi Pusat, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah

    Kader PMII Kota Gorontalo Sandri Siap Datangi Instansi Pusat, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Aroma ketidakadilan dan lemahnya penegakan hukum di daerah tampaknya akan segera mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Dalam waktu dekat, Sandri, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Gorontalo yang dikenal vokal dan konsisten mengawal isu publik, akan bertolak ke Jakarta untuk mendatangi sejumlah lembaga strategis negara. Langkah tersebut, menurut Sandri, adalah bentuk komitmen nyata […]

expand_less