Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 345
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Sikap berbeda ditunjukkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam merespons materi stand-up comedy Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono. PKS menilai materi tersebut sebagai bagian dari kritik yang sehat dalam demokrasi, sementara FPI menilai sebagian isi pertunjukan mengandung penistaan agama dan layak diproses hukum.

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menyebut kritik yang disampaikan Pandji merupakan dinamika wajar di ruang publik. Menurutnya, kritik justru dibutuhkan agar demokrasi tetap berjalan secara sehat.

“Kritik itu seperti vitamin bagi demokrasi. Terkadang rasanya pahit dan tidak selalu menyenangkan, tetapi justru dibutuhkan agar demokrasi tetap sehat dan tidak kehilangan arah,” ujar Kholid dalam keterangan tertulis, dikutip nulondalo.com,  (16/1/2026).

Anggota DPR RI itu menegaskan, komedi, satire, dan ekspresi artistik memiliki fungsi sosial penting dalam masyarakat demokratis. Selama tidak mengandung ujaran kebencian, fitnah, maupun ajakan kekerasan, ekspresi seni tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman.

PKS juga meminta aparat kepolisian bersikap hati-hati dan menjunjung prinsip proporsionalitas, keadilan, serta penghormatan terhadap hak-hak konstitusional warga negara dalam memproses laporan terhadap Pandji, agar tidak memicu kegaduhan yang tidak perlu.

Berbeda dengan PKS, Front Persaudaraan Islam (FPI) menyatakan akan melaporkan Pandji Pragiwaksono ke kepolisian terkait materi salat dalam pertunjukan Mens Rea. FPI menilai materi tersebut sebagai bentuk penistaan agama.

Imam Pusat DPP FPI, Ahmad Qurthuby Jaelani, menegaskan bahwa salat merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang tidak boleh dijadikan bahan candaan atau olok-olok.

“Kita tidak boleh menodai, menganggap remeh, apalagi memperolok tentang Allah, ayat-ayat Allah, syiar-syiar Allah, terlebih tentang salat. Karena salat adalah fondasi penting dalam agama Islam,” kata Ahmad, Kamis (15/1/2026).

FPI menilai sejumlah pernyataan Pandji, termasuk soal memilih pemimpin berdasarkan ibadah dan analogi salat dengan keselamatan penerbangan, telah merendahkan makna salat sebagai tolok ukur kesalehan seorang Muslim. Atas dasar itu, pimpinan pusat FPI menerbitkan surat pernyataan sikap resmi tertanggal 12 Januari 2026 yang memuat 15 poin, termasuk rencana menempuh jalur hukum.

Selain meminta Pandji menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam, FPI juga mendesak pemerintah serta platform penayangan Mens Rea, termasuk Netflix, untuk menghapus atau menyensor bagian yang dinilai menistakan ajaran agama.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan tetap memproses setiap laporan masyarakat terkait dugaan penghasutan di muka umum dan penistaan agama. Kepolisian menyatakan akan meminta keterangan para ahli guna menilai perkara tersebut secara objektif berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 531
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional selalu dipenuhi masyarakat yang berburu pakaian baru. Fenomena ini seolah menjadi tradisi yang mengakar, bahwa Lebaran identik dengan baju baru. Bahkan, tak sedikit yang merasa ada yang kurang jika tidak mengenakan pakaian baru saat hari kemenangan tiba. Namun, apakah benar memakai baju baru […]

  • Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui perombakan jabatan struktural, Pemkab Maros melakukan penyegaran organisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (5/1/2025), dan dihadiri oleh jajaran pejabat […]

  • Pendapatan Langit

    Pendapatan Langit

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena unik dalam dunia akuntansi: grafik konsumsi naik, grafik diskon bertebaran, dan grafik kesabaran kadang turun—terutama saat menjelang buka puasa. Namun di balik riuhnya “war takjil” dan promo “beli dua gratis pahala (eh, maksudnya gratis satu)”, ada satu jenis pendapatan yang jarang dicatat dalam laporan keuangan: Pendapatan Langit. Sebagai dosen akuntansi, saya […]

  • SAPMA PP Maros Kritik Mutasi Guru, Minta Bupati Maros Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

    SAPMA PP Maros Kritik Mutasi Guru, Minta Bupati Maros Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAROS, nulondalo.com – Wakil Ketua SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Maros, Haikal Rizan Anwar, mengkritik kebijakan mutasi dan penempatan guru yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros. Menurutnya, kebijakan tersebut diduga belum didasarkan pada kajian yang komprehensif terhadap kebutuhan riil di setiap sekolah. Haikal mencontohkan adanya guru mata pelajaran yang dipindahkan ke sekolah […]

  • Aksi Solidaritas Pemuda dan Warga Bantu Korban Kebakaran di Desa Buti

    Aksi Solidaritas Pemuda dan Warga Bantu Korban Kebakaran di Desa Buti

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – MANANGGU – Sejumlah pemuda dan warga Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, menggelar aksi solidaritas penggalangan dana untuk membantu tiga keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah. Aksi tersebut dilakukan di simpang empat lampu merah, Kecamatan Mananggu, Rabu (19/8/26) Aksi tersebut melibatkan sejumlah elemen pemuda, di antaranya Karang Taruna se-Kecamatan Mananggu, Komunitas Pelajar Mahasiswa […]

  • Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Indonesia sudah lama menerima demokrasi sebagai bentuk. bahkan sejak awal diproklamirkan, demokrasi diterima sebagai instrumen politik utama. Tetapi entah kenapa, selalu terasa ada yang kurang lengkap. Seolah ada satu puzzle yang hilang dan membuat demokrasi kita tak utuh. Yaitu partisipasi publik yang subtantif. Padahal, partisipasi publik adalah mandat utama demokrasi. Selama bertahun-tahun, partisipasi publik dalam […]

expand_less