Breaking News
dark_mode
Trending Tags

DPP GENINUSA Desak Kapolda Lampung Segera Adili Oknum Penyidik Atas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo – Faizal Habeba, Kordinator Bidang Pendidikan dan Ekonomi, Dewan Pengurus Pusat Gerakan Santri Preuner Nusantara (DPP GENINUSA), mendesak kepada Kapolda Lampung untuk segera memanggil dan proses oknum kepolisian Inisial AIPTU S selaku penyidik yang melalukan tindakan kekerasan (pencekikan) kepada warga Lampung bernama Sadam Husen.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian insial AIPTU S selaku penyidik tidak mencerminkan sebagai lembaga penegak hukum yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Sesuai dengan tugas dan fungsi kepolisian yang diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Kami mendesak kepada Kapolda Lampung segera panggil dan proses oknum penyidik yang melakukan tindakan kekerasan kepada Sadam Husen selaku pelapor”, ucap Faizal, Kamis, 13 Maret 2025.

“Tindakan yang di lakukan oknum penyidik sangat tidak mencerminkan sebagai lembaga penegak hukum , yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia”, Lanjut Faizal.

Faizal juga menambahkan bahwa, jika Kapolda Lampung tidak segera memanggil dan proses oknum penyidik inisial AIPTU S. yang melakukan tindakan kekerasan maka patut di duga kapolda lampung melindungi oknum tersebut.

“jika Kapolda Lampung tidak panggil dan proses oknum penyidik yang melakukan tindakan kekerasan, maka patut diduga kapolda melindungi AIPTU S”, Ungkapnya.

Faizal pun menegaskan jika benar kapolda lampung melindungi oknum AIPTU S, maka DPP GENINUSA akan mendesak dan meminta Kapolri melalui Devisi Profesi Pengamanan (PROPAM) Mabes Polri. untuk segera memanggil dan evaluasi Kapolda Lampung, tutupnya tegas.

Pasalnya, Seorang warga Lampung bernama Sadam Husen (34) di duga mengalami tindakan kekerasan (Pencekikkan) yang dilakukan oleh oknum penyidik inisial AIPTU S di Unit Harda Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Merasa terancam dan mengalami rasa sakit di leher setelah kejadian tersebut, Sadam Husen kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Bidang Propam Polda Lampung pada 10-03-2025.

“Melalui laporan tersebut, dengan harapan adanya proses hukum yang transparan dan tindakan tegas terhadap oknum penyidik yang diduga melakukan pelanggaran”, Tutup Faizal.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader PMII Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah Hingga ke Tingkat Pusat 

    Kader PMII Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah Hingga ke Tingkat Pusat 

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Gorontalo kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap persoalan-persoalan serius yang menghantui daerah. Salah satu aktivisnya, Sandri atau yang lebih akrab disapa Kevin Lapendos, menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal isu-isu strategis, mulai dari dugaan tindak pidana korupsi, pertambangan ilegal, hingga persoalan tata kelola sumber […]

  • Natal, Toleransi, dan Warisan Gus Dur 

    Natal, Toleransi, dan Warisan Gus Dur 

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Perayaan Natal bagi umat Kristiani dan Katolik di Indonesia yang jatuh pada 25 Desember 2025 merupakan momentum sarat nilai spiritual. Ia bukan sekadar peringatan kelahiran Yesus Kristus, melainkan ruang refleksi tentang kasih, perdamaian, dan kemanusiaan. Namun, Natal juga hadir dalam lanskap sosial Indonesia yang lebih luas–sebuah negeri yang tidak pernah kekurangan perayaan. Dari harlah organisasi, […]

  • Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

    Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 295
    • 0Komentar

    NU tidak membangun kekuasaan dengan cara merebut pusat. Ia tidak lahir dari istana, parlemen, atau kantor administrasi. NU lahir dari pinggir—dari desa, dari surau kecil, dari pesantren kampung yang jauh dari kota, dari obrolan yang tidak pernah berniat menjadi wacana besar. Karena itu, teori kekuasaan NU sejak awal berlawanan dengan logika kekuasaan modern yang bertumpu […]

  • BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan photo_camera 2

    BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 485
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pascagempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4) pukul 06.48 WIB. Gempa tersebut dirasakan sangat kuat di Kota Bitung dan sekitarnya, serta hingga ke Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Guncangan yang […]

  • Waspada Normalisasi Kekerasan

    Waspada Normalisasi Kekerasan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini, konten media sosial dipenuhi fenomena yang menggelisahkan: domestifikasi kekerasan. Kekerasan, khususnya dalam rumah tangga, dikemas menjadi hiburan yang mudah dikonsumsi publik. Menariknya, latar rumah tangga dalam video-video ini sangat beragam, mulai dari keluarga mapan, keluarga miskin (terlihat dari kondisi rumah), hingga keluarga yang berpenampilan seperti tokoh agama. Meski biasanya korban kekerasan adalah suami, […]

  • Dari Pasar Ambuwa, Pesan Menjaga Alam dan Masa Depan Gorontalo

    Dari Pasar Ambuwa, Pesan Menjaga Alam dan Masa Depan Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 369
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Pasar Ambuwa di Desa Huntu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (6/6/2026), terasa berbeda dari biasanya. Pasar yang dikelola para seniman setempat itu tidak hanya menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas, tetapi juga dikenal sebagai tempat menikmati beragam kuliner lokal khas Gorontalo. Pasar Ambuwa sengaja dipilih sebagai lokasi peringatan Hari Lingkungan Hidup […]

expand_less