Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 1.904
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Suasana Pondok Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah tampak berbeda pada Senin (8/12/2025) sore itu. Bukan hanya lantunan kajian kitab yang terdengar, tetapi juga dialog hangat tentang sampah, ketahanan pangan, dan masa depan bumi.

Para santri, mahasiswa, hingga perwakilan komunitas duduk bersama menyimak penjelasan tentang bagaimana pesantren dapat menjadi kekuatan besar dalam gerakan pelestarian lingkungan. Hari itu, gerakan Ecopesantren resmi digaungkan di pesantren tersebut lewat kegiatan sosialisasi yang digelar atas kolaborasi Pesantren Burhan Al-Hadharah, Gusdurian Gorontalo, dan Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu.

Di depan para peserta, Djemi Radji Fasilitator Program Ecopesantren, Pembina Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu, sekaligus Co Koordinator Wilayah Gusdurian Sulampapua yang mengawali pemaparannya dengan sebuah pertanyaan sederhana namun mengena:

“Jika kita mencintai Sang Pencipta, mengapa kita merusak ciptaan-Nya?” Kalimat ini langsung mengaitkan konsep pelestarian lingkungan dengan nilai-nilai keislaman. “Pesantren adalah pusat pendidikan karakter. Jika santri memiliki kesadaran ekologis sejak dini, maka mereka bukan hanya menjadi pemimpin spiritual, tetapi juga pelopor pelestarian lingkungan,” tutur Djemi.

Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya sehari penuh untuk santri. Keterlibatan masyarakat umum, mahasiswa, dan komunitas menambah warna tersendiri. Djemi menegaskan bahwa setiap peserta , bahkan yang tidak tinggal di pesantren — dapat membawa pulang konsep Ecopesantren untuk diterapkan di rumah, kos-kosan, hingga organisasi pelajar.

Semangatnya jelas: gerakan lingkungan tidak harus menunggu fasilitas besar, tetapi bisa dimulai dari kehidupan paling sehari-hari. Praktik nyata di lingkungan pesantren Ecopesantren bukan sekadar wacana.

Peserta diajak melihat langsung bagaimana konsep ini mulai diterapkan di lingkungan pesantren. Mereka mengelilingi area pondok untuk menyaksikan pendirian Bank Sampah Plastik sebagai wujud dari Gerakan pengurangan sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi untuk pesantren.

Selain itu, peserta diperlihatkan pembuatan Saptitenk Sampah Organik, yakni konsep pengelolaan limbah dapur agar tidak mencemari tanah dan air, termasuk pemanfaatan lahan pesantren untuk menanam sayuran dan buah sebagai bagian dari ketahanan pangan. Sebagai penutup kunjungan lapangan, setiap peserta menerima bibit tanaman. Buah dan sayuran bukan hanya sekadar hadiah, tetapi simbol komitmen.

Abdul Kadir Lawero, Ketua Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu, menyampaikan bahwa pembagian bibit adalah bagian penting dari strategi gerakan. “Kami berharap peserta memanfaatkan pekarangan rumah, kos-kosan, dan ruang terbuka di sekitar mereka untuk menanam tanaman produktif. Langkah kecil ini akan berdampak besar bagi kesadaran dan ketahanan lingkungan.”

Beberapa peserta bahkan langsung berbincang antusias menyusun rencana menanam bersama di halaman kos atau melakukan gerakan menanam di rumah masing-masing.

Sosialisasi ini bukan penutup, melainkan pintu pembuka. Program Ecopesantren akan berlanjut sepanjang Desember 2025 dengan sejumlah agenda, termasuk Penandatanganan MoU antara pengelola pesantren dan Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu, Diskusi Lingkungan, Kelas Gender, dan Peringatan Haul ke-16 Gus Dur.

Seiring matahari mulai turun sore itu, peserta meninggalkan pesantren sambil menenteng bibit tanaman. Namun lebih dari itu — mereka pulang membawa gagasan, harapan, dan komitmen kecil untuk menjaga bumi. Dari lingkungan pesantren, sebuah gerakan hijau mulai tumbuh. Perlahan, tetapi pasti.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Sumber: Asrar A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Huffazh Peduli Gerak Cepat, Warga Dusun Taipa Terbantu di Tengah Krisis Air Bersih

    Al-Huffazh Peduli Gerak Cepat, Warga Dusun Taipa Terbantu di Tengah Krisis Air Bersih

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Maros mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat, termasuk warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru. Keterbatasan sumber air bersih membuat sebagian warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian terhadap masyarakat kembali hadir. Relawan Al-Huffazh Peduli menyalurkan bantuan air bersih […]

  • Mahasiswa PGMI UNUSIA Sukses Gelar GEMA APUPPT, Dorong Generasi Muda Lawan Pencucian Uang

    Mahasiswa PGMI UNUSIA Sukses Gelar GEMA APUPPT, Dorong Generasi Muda Lawan Pencucian Uang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 244
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) sukses menyelenggarakan kegiatan Gerakan Muda Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (GEMA APUPPT), Kamis (6/11/2025), di Kampus B UNUSIA Parung. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi UNUSIA bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), PT Pegadaian Area Bogor, dan PT […]

  • Akuntansi Program Bantuan Sosial: Efektivitas Penyaluran dan Tantangan Pengawasan

    Akuntansi Program Bantuan Sosial: Efektivitas Penyaluran dan Tantangan Pengawasan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhamad Pauzan
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Bangsa ini memikul tanggung jawab moral yang besar: memastikan setiap rupiah yang dialokasikan untuk program bantuan sosial benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Namun, realitas menunjukkan bahwa akuntansi program bantuan sosial masih menghadapi berbagai tantangan serius. Pertanyaan mendasar yang perlu diajukan adalah: sejauh mana efektivitas penyaluran bantuan sosial, dan apa saja hambatan dalam pengawasannya? Indonesia, […]

  • Santri Pesantren Ndolo Kusumo Dipindahkan, Kemenag Pastikan Pendidikan Tetap Berlanjut

    Santri Pesantren Ndolo Kusumo Dipindahkan, Kemenag Pastikan Pendidikan Tetap Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 456
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Proses hukum terhadap terduga pelaku kekerasan seksual di Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, saat ini tengah ditangani aparat kepolisian. Di sisi lain, Kementerian Agama memastikan keberlanjutan pendidikan para santri tetap menjadi prioritas utama. Direktur Pesantren, Basnang Said, menegaskan bahwa para santri akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah lembaga di Kabupaten Pati. “Pendidikan […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Tegaskan Indonesia Bangkit

    Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Tegaskan Indonesia Bangkit

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa industrialisasi merupakan tahapan krusial dalam kebangkitan […]

  • Polres Pohuwato Amankan Mobil Pengangkut Puluhan Galon Solar Bersubsidi di Buntulia

    Polres Pohuwato Amankan Mobil Pengangkut Puluhan Galon Solar Bersubsidi di Buntulia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 211
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jajaran Polres Pohuwato mengamankan satu unit kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Kamis (11/6/2026). Pengungkapan kasus tersebut bermula saat personel Polres Pohuwato melaksanakan patroli rutin di wilayah Kecamatan Buntulia. Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sebuah kendaraan Suzuki Carry pikap […]

expand_less