Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Organisasi Masyarakat Sipil Gorontalo Mengecam Represi Aparat dalam Aksi 1 September

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Provinsi Gorontalo menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait pembubaran paksa dan penangkapan demonstran dalam aksi yang digelar di kawasan perlimaan Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025).

Mereka mengecam keras tindakan represif aparat yang dinilai sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip demokrasi.

Dalam rilis yang diterima bakukabar.id, Rabu (3/9/2025 itu meyebut, aksi yang awalnya berjalan tertib berubah ricuh saat menjelang waktu magrib di saat massa aksi sedang istirahat terdengar seruan tembakan dari arah aparat kepolisian.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata, menyemprotkan water canon, serta melakukan pengejaran, pemukulan, dan penangkapan terhadap massa.

“Sebanyak 16 orang menjadi korban tindakan represif, 11 di antaranya ditangkap dan hingga Selasa siang (2/9/2025) masih ditahan di Mapolda Gorontalo tanpa alasan hukum yang jelas dan tanpa pendampingan hukum,” demikian pernyataan sikap tersebut.

Para korban dilaporkan mengalami luka memar, bengkak, sesak napas, hingga berdarah akibat kekerasan fisik. Organisasi masyarakat sipil menilai hal ini merupakan pelecehan terhadap harkat martabat manusia sekaligus pelanggaran hak asasi.

Dalam pernyataannya, aliansi organisasi sipil menuntut Kapolda Gorontalo bertanggung jawab serta memastikan adanya sanksi bagi aparat yang melakukan kekerasan.

Mereka juga mendesak Komnas HAM dan Kompolnas melakukan investigasi independen agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, mereka menyerukan reformasi kepolisian secara menyeluruh serta mendesak Presiden, DPR RI, dan DPD RI memenuhi tuntutan rakyat.

Beberapa di antaranya yakni membatalkan R-KUHAP, mengesahkan RUU Perampasan Aset, menghentikan kebijakan anggaran yang memperkaya pejabat, hingga mencabut izin industri ekstraktif di Gorontalo yang dinilai merusak lingkungan dan merampas ruang hidup rakyat.

Aliansi juga meminta peninjauan kembali RTRW Provinsi Gorontalo dan RTRW kabupaten/kota agar tidak mengorbankan lingkungan dan melibatkan masyarakat sipil dalam perencanaannya.

Mereka mendesak pemerintah daerah serta DPRD lebih bermakna melibatkan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan terkait pembangunan dan perizinan.

Secara khusus, mereka juga menuntut wakil rakyat Gorontalo di DPR RI dan DPD RI untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga tuntas.

“Jika tidak, silakan mundur dari jabatan,” tegas mereka.

Adapun organisasi yang menandatangani pernyataan sikap bersama ini antara lain: WALHI Gorontalo, Inhides, WIRE-G, Japesda, Mapala-STA IAIN Sultan Amai, AJI Gorontalo, Gusdurian Kota dan Kabupaten Gorontalo, Mapala Motolomoia UNG, Salam Puan, serta Huntu Art Distrik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Alam Bicara

    Ketika Alam Bicara

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Alam kembali bersuara. Kali ini, ia berteriak lantang lewat banjir bandang dan tanah lonsor yang meluluhlantakkan pemukiman warga di tiga provinsi; Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bukan hanya rumah dan harta benda yang hanyut dan tertimbun, tetapi juga nyawa manusia yang tak bersalah. Berdasarkan data yang dilansir BNPB,  29 November 2025, total 303 orang […]

  • Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

    Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama dari berbagai wilayah di Kabupaten Pohuwato bakal memadati Aula Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kamis malam (4/9/2025), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Mengusung tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Membela Kaum Mustadh’afin dan Menjaga Stabilitas Sosial”, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGo, KNEX, Bank Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Gorontalo […]

  • Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra menyoroti manfaat konkret dari perdagangan karbon bagi daerah, serta mekanisme distribusi manfaat bagi daerah penyumbang penurunan emisi karbon di Indonesia. “Jika perdagangan karbon ini diterima di pusat, apakah kabupaten penghasil karbon seperti di Jambi juga mendapatkan manfaatnya? Bagaimana mekanisme perhitungannya agar mereka mendapatkan hak yang seharusnya?” tanya Cek […]

  • Pemkab Maros Berlakukan WFA Terbatas bagi ASN Selama Libur Nataru 2025

    Pemkab Maros Berlakukan WFA Terbatas bagi ASN Selama Libur Nataru 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kebijakan ini berlaku selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Desember 2025, dengan catatan penerapannya bersifat selektif dan tidak mengganggu pelayanan publik. Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan bahwa tidak seluruh […]

  • Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

    Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali mencatat sejarah penting dalam mencetak generasi ulama berwawasan global. Pada momentum penuh khidmat ini, PKUMI secara resmi mengukuhkan para kader ulama yang terdiri dari 18 mahasiswa program S3, 32 mahasiswa program S2, serta 32 mahasiswa program S2 PKUP. Para peserta berasal dari berbagai penjuru Nusantara, mencerminkan kekayaan budaya, […]

expand_less