Breaking News
dark_mode
Trending Tags

OJK Diguncang Mundur Massal Pejabat: Alarm Keras dari Dalam Pengawas Keuangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 226
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diguncang pengunduran diri massal pejabat puncaknya. Sejumlah komisioner dan pejabat strategis OJK kompak mundur pada Jumat, 30 Januari 2026, di tengah tekanan berat yang melanda pasar modal nasional. Peristiwa ini memunculkan alarm keras dari dalam lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kondisi pasar keuangan, khususnya pasar modal, yang mengalami gejolak dan penurunan kepercayaan investor. Langkah tersebut diikuti oleh Mirza Adityaswara selaku Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Inarno Djajadi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, serta I.B. Aditya Jayaantara, Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek.

Mundur serentaknya pejabat kunci ini terjadi di tengah sorotan tajam terhadap kinerja pengawasan pasar modal. Dalam beberapa waktu terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan, sementara sentimen investor asing melemah seiring munculnya kritik terhadap tata kelola pasar, transparansi kepemilikan saham, dan rendahnya porsi saham beredar di publik (free float).

Sejumlah sumber di pasar keuangan menilai, tekanan terhadap OJK tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam lembaga itu sendiri. Beban pengawasan yang semakin kompleks, ekspektasi publik yang tinggi, serta dinamika kebijakan pasar modal disebut menjadi kombinasi yang mempersempit ruang manuver pimpinan OJK.

Situasi ini kian menguat setelah sebelumnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengundurkan diri. Rangkaian peristiwa tersebut memperlihatkan adanya persoalan struktural yang lebih dalam, bukan sekadar pergantian individu, melainkan sinyal krisis kepercayaan terhadap ekosistem pasar modal secara keseluruhan.

Pemerintah menegaskan bahwa stabilitas sistem keuangan tetap terjaga. OJK telah menunjuk pejabat pelaksana tugas untuk memastikan fungsi pengawasan, pengaturan, dan perlindungan konsumen tetap berjalan normal sambil menunggu proses pengisian jabatan definitif sesuai ketentuan perundang-undangan.

Bagi banyak pengamat, mundurnya pejabat OJK secara kolektif merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain pengawasan keuangan nasional. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawas tidak hanya dituntut kuat secara regulasi, tetapi juga kokoh dalam tata kelola, independensi, dan kepercayaan publik.

Alarm sudah berbunyi dari dalam. Pertanyaannya kini, apakah reformasi pengawasan keuangan akan benar-benar dijalankan, atau sekadar meredam kegaduhan sesaat di pasar.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik NU Gorontalo Kembali Mencuat, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mengemuka

    Polemik NU Gorontalo Kembali Mencuat, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 95
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polemik di tubuh Nahdlatul Ulama Gorontalo tampaknya belum juga mereda. Dari catatan yang dihimpun redaksi, sejumlah persoalan internal terus bermunculan di organisasi para ulama di ujung utara Pulau Sulawesi tersebut. Beberapa polemik yang sempat mencuat di antaranya pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang disebut-sebut berlangsung secara “diam-diam” di Kota Gorontalo, Konfercab di Kabupaten Boalemo […]

  • Gorontalo Inflasi 0,8 Persen di Juni 2025

    Gorontalo Inflasi 0,8 Persen di Juni 2025

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Pada bulan Juni 2025 Provinsi Gorontalo mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 0,80 persen. Angka ini disumbangkan dari Kota Gorontalo yang mengalami inflasi sebesar 0,77 persen dan dari Kabupaten Gorontalo mengalami inflasi sebesar 0,81 persen. “Inflasi y-on-y Provinsi Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada delapan kelompok pengeluaran,” kata […]

  • Kemarahan di Paruh Ramadan

    Kemarahan di Paruh Ramadan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi. Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial […]

  • Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

    Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Thahira Azzahra
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Triliunan rupiah terus dialirkan dari pemerintah pusat ke daerah setiap tahunnya melalui skema Dana Transfer Daerah. Di sisi lain, realitas yang tampak di sekitar kita justru memperlihatkan kondisi jalan yang rusak, fasilitas kesehatan yang kurang terawat, serta angka kemiskinan yang berjalan tanpa banyak perubahan. Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: sejauh mana dana tersebut benar-benar dirasakan […]

  • Disaksikan Presiden Prabowo, MUI Kukuhkan Pengurus Baru. Berikut Susunannya

    Disaksikan Presiden Prabowo, MUI Kukuhkan Pengurus Baru. Berikut Susunannya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengukuhkan susunan pengurus masa khidmah 2025–2030 dalam sebuah prosesi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026). Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh nasional. Acara yang dirangkaikan dengan kegiatan “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” itu dihadiri […]

  • Sedekah Tanpa Batas: Menag Dorong Filantropi Islam Universal

    Sedekah Tanpa Batas: Menag Dorong Filantropi Islam Universal

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan penekanan khusus mengenai optimalisasi filantropi Islam dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah pada 24 Februari 2026. Menag mengajak umat Islam, khususnya kelompok kaya (aghniya), untuk tidak terjebak pada pemenuhan standar minimal kewajiban agama dalam pembayaran zakat, tapi memperluas kontribusinya melalui instrumen sedekah, infak, hibah, dan wakaf. Hal itu disampaikan […]

expand_less