Kader Muda NU Barru Konsolidasi Jelang Konfercab, Dorong Perubahan Kepemimpinan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 86
- print Cetak

Scandy Lumaela, demisioner Ketua PMII Barru, saat menyampaikan pandangan terkait dinamika jelang Konfercab NU Barru.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Barru, dinamika internal organisasi mulai menghangat. Sejumlah badan otonom (Banom) dan kader muda NU Barru menyatakan tengah melakukan konsolidasi untuk mendorong perubahan kepemimpinan serta pembenahan organisasi.
Dorongan tersebut muncul setelah berbagai kalangan menilai NU Barru membutuhkan penyegaran agar kembali aktif menjalankan program keummatan, kaderisasi, dan penguatan sosial kemasyarakatan.
“Kami memastikan akan melakukan konsolidasi bersama kader muda dan Banom NU untuk menghadirkan perubahan dalam tubuh organisasi. Konfercab harus menjadi momentum evaluasi dan regenerasi,” ujar Scandy Lumaela, demisioner Ketua PMII Barru, Selasa (13/5/2026).
Sejumlah Banom NU juga mulai aktif membangun komunikasi lintas kader menjelang Konfercab. Mereka berharap proses konferensi berlangsung terbuka, demokratis, dan tidak didominasi kepentingan kelompok tertentu.
Di tengah dinamika tersebut, berkembang pembicaraan di kalangan kader terkait arah dukungan kepemimpinan dalam struktur PCNU Barru. Sejumlah kader menilai terdapat upaya mendorong figur tertentu untuk maju sebagai Ketua Tanfidziyah pada Konfercab mendatang.
Selain itu, muncul pula wacana perubahan komposisi kepemimpinan di jajaran Rais Syuriah, yang disebut-sebut akan diisi oleh Ketua Tanfidziyah yang menjabat saat ini.
Meski demikian, sejumlah tokoh muda NU mengingatkan agar seluruh dinamika tersebut tetap disikapi secara dewasa dan berada dalam koridor aturan organisasi.
“Perbedaan pandangan adalah hal biasa dalam organisasi besar seperti NU. Yang penting seluruh proses tetap menjaga adab, musyawarah, dan persatuan warga nahdliyin,” kata salah seorang kader PMII Barru.
Banom dan kader muda NU Barru berharap Konfercab mendatang benar-benar menjadi ruang demokrasi organisasi yang mampu melahirkan kepemimpinan baru yang lebih aktif, inklusif, serta mampu menyatukan seluruh elemen NU di Kabupaten Barru.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PCNU Barru belum memberikan tanggapan resmi terkait dinamika dan aspirasi yang berkembang menjelang Konfercab tersebut.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar