Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kader Muda NU Barru Konsolidasi Jelang Konfercab, Dorong Perubahan Kepemimpinan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Barru, dinamika internal organisasi mulai menghangat. Sejumlah badan otonom (Banom) dan kader muda NU Barru menyatakan tengah melakukan konsolidasi untuk mendorong perubahan kepemimpinan serta pembenahan organisasi.

Dorongan tersebut muncul setelah berbagai kalangan menilai NU Barru membutuhkan penyegaran agar kembali aktif menjalankan program keummatan, kaderisasi, dan penguatan sosial kemasyarakatan.

“Kami memastikan akan melakukan konsolidasi bersama kader muda dan Banom NU untuk menghadirkan perubahan dalam tubuh organisasi. Konfercab harus menjadi momentum evaluasi dan regenerasi,” ujar Scandy Lumaela, demisioner Ketua PMII Barru, Selasa (13/5/2026).

Sejumlah Banom NU juga mulai aktif membangun komunikasi lintas kader menjelang Konfercab. Mereka berharap proses konferensi berlangsung terbuka, demokratis, dan tidak didominasi kepentingan kelompok tertentu.

Di tengah dinamika tersebut, berkembang pembicaraan di kalangan kader terkait arah dukungan kepemimpinan dalam struktur PCNU Barru. Sejumlah kader menilai terdapat upaya mendorong figur tertentu untuk maju sebagai Ketua Tanfidziyah pada Konfercab mendatang.

Selain itu, muncul pula wacana perubahan komposisi kepemimpinan di jajaran Rais Syuriah, yang disebut-sebut akan diisi oleh Ketua Tanfidziyah yang menjabat saat ini.

Meski demikian, sejumlah tokoh muda NU mengingatkan agar seluruh dinamika tersebut tetap disikapi secara dewasa dan berada dalam koridor aturan organisasi.

“Perbedaan pandangan adalah hal biasa dalam organisasi besar seperti NU. Yang penting seluruh proses tetap menjaga adab, musyawarah, dan persatuan warga nahdliyin,” kata salah seorang kader PMII Barru.

Banom dan kader muda NU Barru berharap Konfercab mendatang benar-benar menjadi ruang demokrasi organisasi yang mampu melahirkan kepemimpinan baru yang lebih aktif, inklusif, serta mampu menyatukan seluruh elemen NU di Kabupaten Barru.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PCNU Barru belum memberikan tanggapan resmi terkait dinamika dan aspirasi yang berkembang menjelang Konfercab tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Soroti Ketidakadilan Anggaran dan Politik Pengakuan Negara

    Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Soroti Ketidakadilan Anggaran dan Politik Pengakuan Negara

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 272
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) menggelar diskusi publik bertajuk “Menguak Politik Pengakuan dan Keadilan Anggaran Pesantren yang Bersyarat” di Aula Kampus A UNUSIA, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk memperkuat argumentasi mahasiswa UNUSIA yang tengah mengajukan Judicial Review (JR) atau uji materiil terhadap Pasal 48 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren […]

  • Dandhy Laksono: Indonesia Sedang Mengalami Krisis Ekstraksi dan Kemunduran Demokrasi

    Dandhy Laksono: Indonesia Sedang Mengalami Krisis Ekstraksi dan Kemunduran Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 343
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Jurnalis dokumenter dan pendiri Watchdoc, Dandhy Laksono, menilai Indonesia tengah menghadapi persoalan serius berupa eksploitasi sumber daya alam yang masif, kemunduran demokrasi, hingga dominasi oligarki dalam politik nasional. Hal itu disampaikan Dandhy dalam podcast Islamitalk #5 yang tayang di kanal Islami.co pada Jumat (22/5/2026). Dalam perbincangan tersebut, Dandhy banyak membahas perjalanan produksi film-film […]

  • Aliansi Pemuda Kalumbatan Gelar Aksi Jilid V, Desak Pemdes Segera Perbaiki Jembatan Rusak

    Aliansi Pemuda Kalumbatan Gelar Aksi Jilid V, Desak Pemdes Segera Perbaiki Jembatan Rusak

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Banggai Kepulauan, nulondalo.com – Aliansi Pemuda Kalumbatan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid V di depan Kantor Desa Kalumbatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (6/7/2026). Aksi tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian perjuangan masyarakat yang telah berlangsung selama lebih dari empat bulan dalam mengawal berbagai persoalan tata kelola pemerintahan desa. Sejumlah isu menjadi sorotan massa aksi, mulai dari dugaan […]

  • Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

    Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Perdagangan gas alam cair (LNG) global mengalami gangguan serius menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah, dengan jalur vital Selat Hormuz praktis terhenti. Situasi ini memicu kekhawatiran krisis energi baru, terutama di kawasan Asia yang sangat bergantung pada pasokan dari Teluk. Data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah tanker LNG menghentikan perjalanan dari dan menuju Qatar […]

  • Dari Dosa Akuntansi ke Selera Politik

    Dari Dosa Akuntansi ke Selera Politik

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Di negeri ini, fraud dan kriminalisasi sering kali seperti dua santri yang duduk satu bangku: kelihatannya berbeda kitab, tapi ujian akhirnya sama-sama bikin deg-degan. Fraud yang awalnya dosa akuntansi, lama-lama naik kelas menjadi dosa pidana. Sementara kriminalisasi, yang mestinya urusan hukum, kadang terasa seperti urusan selera politik. Maka jangan heran, jabatan publik kini sering dipersepsikan […]

  • Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Daniel A. Kalangie
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Narasi umum sejarah Gorontalo paling tidak hanya berkutat pada tiga peristiwa pokok; kisah terbentuknya Duluwo Limo lo Pohala’a, “kepahlawanan” dalam peristiwa 23 Januari 1942, dan cerita Pembentukan Provinsi Gorontalo. Tiga peristiwa pokok ini cenderung dianggap oleh pemerintah, akademisi, maupun awam sebagai pijakan untuk membentuk pengetahuan sejarah Gorontalo. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin tiga peristiwa yang terpaut […]

expand_less