Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ketua JALAN: Jangan Reduksi Tugas Negara dengan Label “Jenderal Baliho”

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 325
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Ketua Jaringan Aktivis Lintas Agama Nusantara (JALAN), Panji Sukma Nugraha, menilai penyebutan “jenderal baliho” kepada Jenderal TNI (Purn), Dudung Abdurachman merupakan narasi yang tidak proporsional karena mengabaikan konteks sejarah dan tanggung jawab institusional negara.

Panji mengatakan, polemik tersebut harus dibaca secara utuh. Menurutnya, ketika Dudung Abdurachman menjabat sebagai Pangdam Jaya, langkah penertiban baliho dan spanduk dilakukan dalam kerangka pelaksanaan tugas negara untuk menjaga ketertiban umum dan menegakkan keputusan pemerintah yang berlaku saat itu.

“Karena itu, tidak tepat jika tindakan yang lahir dari tanggung jawab jabatan kemudian direduksi menjadi label yang bernada merendahkan,” Ucap Panji.

Menurut Panji, kritik dalam negara demokrasi tentu sah. Namun kritik tetap harus berpijak pada fakta, proporsi, dan konteks yang benar agar ruang publik tidak berubah menjadi arena saling merendahkan.

Sebagai Ketua JALAN, Panji juga mengingatkan bahwa tokoh agama, apa pun agama dan latar belakangnya, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keteduhan kehidupan publik.

“Tokoh agama semestinya menghadirkan kesejukan, bukan memperkeruh suasana. Narasi yang menyerang personal dan merendahkan martabat orang lain tidak memberi teladan yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Panji menilai, sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar di ruang publik, ucapan Habib Rizieq seharusnya lebih mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkan.

“Habib Rizieq adalah tokoh dan ulama. Justru karena posisinya itu, saya menilai penyebutan seperti ‘jenderal baliho’ menjadi kurang tepat dan kurang pantas disampaikan ke ruang publik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Indonesia saat ini membutuhkan kedewasaan dalam menyampaikan kritik, kebijaksanaan dalam merespons perbedaan, serta tanggung jawab bersama untuk menjaga suasana kebangsaan tetap teduh.

“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar. Tetapi penghormatan terhadap pengabdian seseorang kepada negara juga harus tetap dijaga,” Ungkapnya.

Panji menegaskan, Dudung Abdurachman saat itu menjalankan kewenangan institusional yang melekat pada jabatannya, bukan bertindak atas dasar kepentingan pribadi.

“Bangsa ini tidak membutuhkan polemik yang terus dipelihara. Yang kita butuhkan hari ini adalah persatuan, ruang dialog yang sehat, dan tanggung jawab bersama menjaga Indonesia tetap teduh,” tutup Panji.

  • Penulis: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Tetapkan Lima Calon Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

    DPR Tetapkan Lima Calon Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang sebelumnya dilakukan oleh Komisi XI DPR RI terhadap […]

  • SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden kepada jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa jabatan 2026–2031. Penyerahan SK dari Presiden Prabowo Subianto tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Momentum ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan Baznas yang akan menjalankan tugas selama lima tahun ke […]

  • UNUSIA Bersama PPATK Tolak Tindak Pidana Pencucian Uang

    UNUSIA Bersama PPATK Tolak Tindak Pidana Pencucian Uang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggelar kegiatan Diskusi Kontemporer GEMA APUPPT (Gerakan Muda Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme) pada Kamis, 6 November 2025, di Kampus UNUSIA Jakarta. Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dan lembaga negara untuk memperkuat literasi keuangan dan menolak segala […]

  • Unggahan Tokoh Muhammadiyah Gorontalo soal Akhlak dan Gerakan Pakai Sarung Tuai Perdebatan di Media Sosial

    Unggahan Tokoh Muhammadiyah Gorontalo soal Akhlak dan Gerakan Pakai Sarung Tuai Perdebatan di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Faisal H
    • visibility 291
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, GORONTALO — Unggahan tokoh Muhammadiyah Gorontalo, Arfan Tilome, terkait pentingnya pembenahan akhlak, moral, dan etika sebelum menginisiasi gerakan mengenakan sarung menuai beragam tanggapan di media sosial, Senin (26/10/2026). Arfan yang menjabat Direktur Pascasarjana Muhammadiyah Gorontalo itu mengingatkan bahwa penggunaan simbol keagamaan perlu diiringi perilaku yang mencerminkan nilai-nilai moral. Ia menyinggung praktik suap, korupsi, dan […]

  • Keutamaan Bershalawat, Guru Helmi Podungge: Satu Shalawat Dibalas Sepuluh Rahmat Play Button

    Keutamaan Bershalawat, Guru Helmi Podungge: Satu Shalawat Dibalas Sepuluh Rahmat

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 465
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Rais Syuriyah PCNU Bone Bolango sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone Bolango, KH. Helmi Podungge atau Guru Helmi, menyampaikan pengajian bertema Keutamaan Bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Pengajian tersebut menegaskan bahwa shalawat bukan sekadar amalan lisan, melainkan jalan keselamatan dan keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam […]

  • Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata menimbulkan persoalan serius. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, ribuan siswa di berbagai daerah mengalami keracunan akibat menu MBG yang banyak menggunakan makanan olahan (Ultra Processed Food/UPF). Hingga 23 Desember 2025, korban keracunan tercatat mencapai lebih dari […]

expand_less