Karang Taruna Majannang Bantah Keras Isu Warga Jatuh di Jembatan
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 25
- print Cetak

Foto: Sakti Formatur ketua karang taruna desa majannang.(Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com, MAROS — Pemberitaan yang dimuat oleh Viraltimes.id terkait kondisi jembatan penghubung antara Desa Mattirotasi dan Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, menuai tanggapan tegas dari pihak Karang Taruna Desa Majannang.
SAKTI, selaku Formatur Ketua Karang Taruna Desa Majannang, secara resmi membantah keras isi pemberitaan tersebut, khususnya klaim yang menyebutkan bahwa telah terjadi beberapa insiden warga jatuh di jembatan tersebut.
Menurutnya, informasi tersebut tidak berdasar dan tidak pernah dikonfirmasi kepada pihak desa maupun Karang Taruna sebagai representasi pemuda setempat.
“Kami menegaskan bahwa tidak benar adanya beberapa warga yang jatuh seperti yang diberitakan. Informasi tersebut tidak pernah kami temukan di lapangan dan sangat meresahkan masyarakat,” tegas SAKTI.
Ia juga menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung menggiring opini publik tanpa verifikasi yang jelas kepada pihak terkait di Desa Majannang.
Lebih lanjut, SAKTI menegaskan bahwa kondisi jembatan tersebut masih dalam kategori layak digunakan oleh masyarakat sebagai akses penghubung alternatif antar desa. Meski demikian, pihak Karang Taruna tetap terbuka terhadap aspirasi masyarakat terkait peningkatan fasilitas, seperti penerangan jalan, demi kenyamanan bersama.
“Kami tetap mendukung adanya perhatian dari pemerintah terkait perbaikan fasilitas umum. Namun, informasi yang disampaikan ke publik harus akurat dan tidak menimbulkan keresahan,” tambahnya.
Karang Taruna Desa Majannang juga mengimbau kepada seluruh media untuk mengutamakan prinsip jurnalistik yang profesional, yakni melakukan verifikasi data dan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum mempublikasikan informasi kepada masyarakat luas.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta tetap menjaga kondusivitas di lingkungan Desa Majannang dan sekitarnya.
- Penulis: Redaksi Nulondalo

Saat ini belum ada komentar