Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Lailatul Ijtima’ ke Kemandirian: Pesan Hangat KH. Zulfa Musthofa di Gorontalo

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 551
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Musthofa, menegaskan pentingnya membangun kemandirian organisasi melalui penguatan tradisi keagamaan Lailatul Ijtima’ sebagai fondasi gerakan Nahdlatul Ulama (NU) di daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PWNU Gorontalo pada Ahad, 19 April 2026.

Acara tersebut dihadiri para ulama, kiai, tokoh masyarakat, jajaran pengurus wilayah dan cabang, serta badan otonom NU dari berbagai daerah, termasuk Kota dan Kabupaten Gorontalo, Tomohon, dan Minahasa.

Dalam sambutannya, Kiai Zulfa menekankan bahwa hidupnya kegiatan Lailatul Ijtima’ menjadi salah satu indikator kuatnya organisasi di tingkat akar rumput.

“Ukuran NU di satu daerah itu salah satunya adalah Lailatul Ijtima’-nya hidup. Kalau orang sudah mau berkumpul, dari situlah lahir gerakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari forum keagamaan seperti yasinan, tahlilan, dan pengajian rutin, kerap lahir berbagai inisiatif sosial, termasuk pendirian lembaga pendidikan mulai dari Raudhatul Athfal (RA), madrasah, hingga sekolah berbasis Ma’arif NU.

Lebih lanjut, Zulfa menyoroti pentingnya kemandirian finansial organisasi melalui iuran rutin warga atau i’anah syahriyah. Menurutnya, kontribusi jamaah yang konsisten menjadi kekuatan utama NU, bukan semata bantuan dari pusat.

“Bantuan dari pusat itu tidak akan cukup. Yang paling penting adalah rasa cinta atau mahabbah warga kepada NU. Kalau itu kuat, organisasi ini akan berdiri kokoh,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan praktik serupa yang dilakukan komunitas NU di luar negeri, seperti di Jepang dan Korea Selatan.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Post-Human: Refleksi atas Novel Origin

    Post-Human: Refleksi atas Novel Origin

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Membaca karya-karya Dan Brown selalu terasa seperti memasuki sebuah lorong yang penuh lapisan—lapisan simbol, sejarah, dan makna yang tidak pernah benar-benar tunggal. Ketertarikan saya pada Dan Brown berawal dari menonton film berbasis novelnya The Da Vinci Code dan Angels and Demons, lalu berlanjut membaca Inferno, sebelum akhirnya sampai pada Origin. Selain kekayaan informasi, cara Brown menyusun plot yang padat dan […]

  • GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Provinsi Gorontalo, yang dikomandoi oleh Abdul Wahidin Tutuna, resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan monopoli dalam proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp50,9 miliar di Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo ke Kejaksaan Agung RI, Selasa (15 /7/2025). Laporan tersebut disampaikan langsung di Jakarta, dengan […]

  • Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 455
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pakar analisis media sosial sekaligus Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, menilai platform digital saat ini sebenarnya sudah memiliki kemampuan untuk mendeteksi usia pengguna tanpa harus bergantung pada verifikasi identitas seperti KTP. Hal tersebut disampaikan Fahmi merespons rencana pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang akan menerapkan pembatasan akses anak di bawah […]

  • Jafar bin Abi Thalib: Diplomat Nabi Ke Afrika (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #16)

    Jafar bin Abi Thalib: Diplomat Nabi Ke Afrika (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #16)

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Kita semua pasti sangat mengenal Ali bin Abi Thalib—sahabat sekaligus sepupu Nabi Muhammad. Namanya besar, riwayatnya panjang, dan perannya monumental dalam sejarah Islam. Tapi tahukah Anda? Ada seorang sepupu lainnya yang disebut mirip dengan Nabi, baik dari rupa maupun akhlak, dan sangat dicintai beliau. Ia bukan hanya seorang pejuang, tapi juga diplomat ulung. Namanya Ja’far […]

  • Dosen S2 Pendidikan IPA Gelar Sosialisasi Penggunaan Media Pembelajaran bagi Guru IPA SMP se-Bone Bolango

    Dosen S2 Pendidikan IPA Gelar Sosialisasi Penggunaan Media Pembelajaran bagi Guru IPA SMP se-Bone Bolango

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Faisal
    • visibility 231
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dosen di lingkungan Program Studi S2 Pendidikan IPA melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran IPA bagi guru-guru IPA SMP se-Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tapa, Kamis, (07/08/2025) itu sedikitnya diikuti oleh perwakilan guru IPA dari 16 sekolah. Adapun 16 sekolah tersebut yakni; […]

  • “Syariatisasi” Yang Tidak Seimbang

    “Syariatisasi” Yang Tidak Seimbang

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Saya sangat bersyukur beberapa hari terkahir ini jagat maya cukup sesak dengan diskusi fikih terkait kurban presiden. Ini menarik bagi saya, karena daripada beranda medsos penuh dengan gosip murahan, lebih baik dipenuhi dengan adu argumen fikih. Salah satu yang cukup menarik perhatian publik adalah pertanyaan “apakah APBN bisa disamakan dengan Baitul Mal?” Hemat saya jawabannya […]

expand_less